Career

Ada “Silent Killer” di Kantor Anda. Tahu Siapa?

  by: Silvya Winny       8/4/2015
  • “Silent killer” di kantor?? Hmm, terdengar sangat horor ya. Cosmo bukannya mau menakut-nakuti, tapi pada kenyataannya memang ada lho aktivitas yang diam-diam akan “membunuh” Anda jika dilakukan terus menerus dalam jangka panjang. Dan aktivitas tersebut adalah....duduk. Yup, here’s what you need to know!

    1. Topik ini pertama terungkap setelah National Geographic melakukan studi tentang penyebab risiko kesehatan terbesar yang dihadapi oleh para pekerja kantor. Dan jelas yang paling mengejutkan adalah the simple act of sitting. Duduk terlalu lama dapat memperlambat sirkulasi darah ke seluruh tubuh, pengurangan pembakaran kalori menjadi satu per menit, dan risiko terkena penyakit kronis seperti jantung, diabetes tipe 2, beberapa jenis kanker, hingga dementia. Masih malas berdiri?

    2. Menurut laporan yang diterbitkan pada Annals of Internal Medicine, duduk terlalu lama berpotensi menganggu proses pengolahan serta penyerapan gula dan lemak dalam tubuh. Tentunya ini merupakan kabar buruk bagi para couch potatoes yang kerap duduk depan televisi selama berjam-jam sembari mengudap potato chips. Well, no wonder...



    3. Apa yang harus Anda lakukan? Mudah sih solusinya: get your ass up! “Berdirilah lalu bergerak selama satu hingga tiga menit setiap setengah jam,” ujar Dr. I-Min Lee dari Harvard Medical School. “Tentu Anda bisa memasang alarm pada ponsel untuk mengingatkan Anda. Kuncinya adalah membuat hal ini menjadi suatu kebiasaan tanpa Anda harus memikirkannya lagi, seperti menggosok gigi.”



    4. And here’s an inspiration for you, dear: beberapa kantor di Amerika yang sadar akan potensi buruk duduk terlalu lama sekarang menyediakan standing desk bagi para karyawannya, lho. Bila mayoritas pekerjaan Anda dilakukan dengan laptop, then this must be an easy thing to do. Atau jika Anda naik commuter line, mungkin sudah saatnya Anda memberi tempat duduk Anda pada wanita tua yang baru masuk gerbong—selagi muda, tentunya Anda punya lebih banyak energi untuk berdiri, kan? (Sahiri Loing / IR / Image: AmmentorpDK / iStock / Thinkstock)