Beauty

Stretch Mark: Apa dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

  by: Ainjia Phioltia Paat       11/4/2015
  • Ternyata, masih banyak wanita yang belum mengenali bentuk-bentuk permasalahan kulit sehingga masih belum merawatnya secara optimal. Salah satunya adalah stretch mark. Strech mark berbeda dengan selulit. Stretch mark adalah garis-garis atau guratan pada kulit yang disebabkan oleh peregangan kulit secara berlebihan dalam periode yang lama. Munculnya stretch mark dipengaruhi oleh banyak faktor, misalnya kualitas dan elastisitas kulit, nutrisi, hidrasi, kondisi lingkungan, genetika, serta makanan dan minuman yang dikonsumsi.

    Stretch mark tak hanya terjadi pada wanita hamil, tetapi bisa terjadi pada siapa saja yang mengalami perubahan hormon atau perubahan berat badan yang fluktuatif, baik wanita maupun pria. Sementara, selulit disebabkan oleh penumpukan lemak di lapisan hipodermis, sehingga membuat kulit tampak tidak rata, bergelombang atau seperti kulit jeruk. Awalnya, selulit yang muncul akan hanya terlihat jika kulit ditekan, namun pada tahap selanjutnya selulit akan sangat terlihat (kasat mata). Stretch mark dan selulit bisa muncul di area yang sama, seperti pada paha, perut, bokong, lengan dan payudara. Jadi bisa saja seseorang memiliki dua permasalahan kulit ini di tempat yang sama. Agar selulit tereliminasi, diperlukan olahraga secara rutin dengan gerakan yang fokus membakar lemak pada bagian yang beselulit. Sementara untuk mengenyahkan stretch mark butuh upaya lebih. Oops! Lalu bagaimana caranya?


    Cegah sedini mungkin
    Sebelum stretch mark muncul, ada baiknya setiap wanita mempertahankan kelembapan kulit karena kulit yang dehidrasi atau sangat kering mudah untuk menjadi pecah atau retak. Berikut triknya!
    1.Selalu gunakan body lotion setelah mandi pada seluruh tubuh. Memilih sabun mandi yang mengandung moisturizer juga membantu menjaga kelembapan alami kulit.
    2. Setiap malam, aplikasikan body oil, body butter atau body lotion khusus untuk malam hari karena memiliki tekstur lebih rich untuk menjaga agar kulit tetap lembut dan terhidrasi, terutama jika tidur dengan AC.
    3. Hindari stres dan konsumsi makanan yang baik bagi kulit seperti yang mengandung vitamin E, buah-buahan dan sayur-sayuran.
    4. Sebaiknya hindari rokok dan minuman beralkohol karena dapat memengaruhi kurangnya elastisitas kulit.
    5. Jika kulit terasa gatal, usahakan jangan menggaruknya, apalagi dengan kuku yang tajam. Cukup usap-usap atau gunakan antiseptic powder.
    Jika stretch mark sudah terlanjur muncul, gunakan stretch mark cream atau stretch mark oil yang mengandung rosehip oil, almond oil, atau shea butter secara teratur, dua kali sehari. Cara ini berguna untuk membantu mengurangi tampilan warna dan ukuran stretch mark, serta membuat kulit lebih kenyal dan halus. Aplikasikan secara lembut dengan gerakan memutar pada area stretch mark hingga merata. Jangan garuk stretch mark agar tidak memperburuk tampilan kulit.





    Mencegah kemunculan stretch mark atau merawat stretch mark saat masih berwarna merah atau kecoklatan akan membantu memberikan hasil yang lebih baik, dibandingkan dengan memberi tindakan pada stretch mark yang sudah berwarna putih atau keperakan (sudah muncul bertahun-tahun). Stretch mark yang seperti ini, hanya dapat benar-benar dapat dihilangkan dengan teknik laser. (Poppy Septia/AP/Image: various)