Love & Sex

Pengakuan Pria Ketika Diajak Menonton Film Fairy Tale

  by: Redaksi       13/4/2015
  • Setahun terakhir ini banyak film bergenre fairy tale yang rilis di bioskop. Mulai Into the Woods yang mendapatkan tiga nominasi Oscar, Cinderella yang meraih sukses di box office, hingga Pan yang akan rilis bulan Juli mendatang.

    Anda mungkin sudah merencanakan menonton film tersebut dengan pasangan. Namun, tunggu dulu, dear. Apakah si dia benar-benar menikmati film tersebut? Atau melakukannya hanya karena ingin menyenangkan Anda? Ini dia pengakuan sesunggungnya dari beberapa pria yang diajak menonton film fairy tale dengan pasangannya.

    “Saya tidak tega menolak permintaan pasangan saat dia mengajak nonton film fairy tale, jadi saya berpura-pura menikmatinya. Padahal saya berusaha menahan kantuk selama berada di dalam bioskop. Saya tidak memperhatikan film tersebut sama sekali.”
    - Diko, 24 Tahun.

    “Tentu saja saya akan berusaha mengajak pasangan menonton film yang lain terlebih dahulu. Meskipun usaha tersebut selalu gagal karena pasangan selalu memaksa untuk menonton film fairy tale yang dia inginkan.”
    - Dola, 21 tahun.

    “Saya mau menemani pasangan untuk menonton film fairy tale, asalkan dia berjanji untuk menemani saya nonton film action superhero.”
    - Angga, 27 tahun.


    “Tidak masalah menonton film fairy tale bersama pasangan, yang penting adalah menghabiskan waktu bersama dia. Belum tentu semua film fairy tale berbau romantis ala wanita, kan? Beberapa film fairy tale ada juga yang digarap secara dark dengan berbagai aksi seru di dalamnya.”
    - Jeihan, 21 tahun.

    “Kalau hal tersebut dapat menarik perhatian wanita incaran, saya tidak akan menolaknya. Saya bahkan akan memperhatikan isi film tersebut agar bisa membahasnya setelah selesai menonton. Dia pasti akan kagum dengan saya.”
    - Bayu, 23 tahun.

    “Sejujurnya, saya diam-diam menyukai film fairy tale tersebut. Tetapi, karena takut dianggap tidak jantan oleh pasangan, akhirnya saya pun mengatakan film tersebut tidak bagus, hahaha!”
    - Sandy, 26 tahun.

    (Hana Devarianti / VP / Image: various)