Career

Jangan Ucapkan Kata-kata Ini Bila Anda Pimpinan yang Baik

  by: Redaksi       28/4/2015
  • Mau dikenal sebagai bos yang baik? Maka jangan sampai Anda melontarkan kata-kata berikut kepada karyawan Anda. Ingat, dear, pimpinan yang baik dan disukai adalah mereka yang tahu cara merangkai kata-kata yang tak hanya cerdas tapi juga memotivasi.

    “Bersyukurlah Anda punya pekerjaan.”

    Oke, mungkin bawahan Anda melakukan kesalahan, tapi bukan berarti Anda terus-menerus menyodorkan kalimat ini setiap kali hal itu terjadi. Bila Anda memang tidak puas dengan performa mereka, berikanlah SP (Surat Peringatan) atau bila memang kasusnya parah, berhentikan. Karyawan Anda pastinya punya skill tertentu yang membuat mereka di-hire oleh perusahaan, maka bila memang Anda masalah, sebaiknya bicarakanlah dulu baik-baik tentang sumber permasalahan. Tidak gampang, lho hiring orang baru yang berkualitas.



    “Yah aturan perusahaan memang seperti itu.”

    Cosmo paham kalau ada beberapa regulasi perusahaan yang memang tidak bisa Anda ubah. Tapi mengutarakan kalimat ini justru menyiratkan kepasrahan sehingga mengurangi otoritas Anda sebagai pemimpin. Lebih baik katakan Anda akan membicarakan masalah ini langsung ke pihak yang terkait (bagian legal atau HRD, misalnya)—ini akan menunjukkan karakter Anda yang tak gampang lepas tangan.

    “Dari dulu memang kita menangani pekerjaannya seperti ini.”



    Don’t be a dinosaur, ladies. Pengucapan kalimat di atas menunjukkan Anda orang yang resistan terhadap perubahan, padahal justru inovasi dalam bekerja itu diperlukan supaya perusahaan Anda tidak berjalan di tempat dan karyawan Anda pun akan senantiasa merasa tertantang dalam menggarap pekerjaan mereka. Ingat, fresh ideas yang diberikan oleh karyawan Anda mungkin saja merupakan cerminan dari situasi pekerjaan saat ini.

    “Saya dapat komplain dari seseorang.”

    ...namun Anda tidak dapat membocorkan dari siapa komplain tersebut. Hmm, pastinya karyawan yang dipanggil ke kantor Anda akan langsung berspekulasi siapa sang pengadu sehingga nantinya berpotensi menyebabkan lingkungan kerja yang tidak nyaman. Better words to use: “Saya perhatikan kalau...”. Selain netral, kalimat tersebut juga akan menunjukkan Anda peduli terhadap apa yang terjadi di kantor Anda. (Sahiri Loing / SW / Image: nyul / iStock / Thinkstock)