Career

5 Rekan Kerja yang Dapat Menyabotase Karier Anda

  by: Redaksi       30/4/2015
  • Mampu berkerja sama dengan rekan kerja adalah salah satu cara untuk meningkatkan karier. Namun harus diakui, tidak semua rekan kerja di kantor adalah orang-orang yang menyenangkan. Kabar baiknya, Anda memang harus menjauhi mereka, karena mereka bisa saja menyabotase karier yang telah dibangun. Terlebih jika mereka adalah tipe rekan kerja seperti di bawah ini.

    Si Master Delegator

    “Tolong” adalah kata yang paling sering dia ucapkan. Sedikit-sedikit dia akan meminta Anda untuk menolong dirinya. Bahkan, tidak jarang dia memanfaatkan Anda untuk menyelesaikan pekerjaannya. Oh please! Lebih baik tolak permintaan tolongnya. Anda juga masih punya tumpukan pekerjaan di meja.



    Si Ceriwis

    Pekerjaan rekan kerja ini adalah menceritakan tentang harinya... Saat Anda sedang diburu deadline! Jangan segera bersedia untuk mendengarkan celotehannya, dear. Sadar atau tidak, obrolannya dapat memecah konsentrasi. Semakin sering Anda mendengarkan celotehannya, semakin banyak waktu untuk menyelesaikan pekerjaan terbuang. Jadi, tidak ada salahnya untuk menolak ajakannya untuk ngobrol.

     

    Si Tukang Gosip

    Hobinya adalah membicarakan rekan kerja lain selama jam makan siang. Terkadang dia bahkan khusus datang ke meja Anda hanya untuk mengantarkan gosip termutakhir di kantor. Hati-hati, ladies. Rekan kerja seperti ini harus diwaspadai. Meski mengatakan kalau Anda adalah teman terbaiknya di kantor, dia tidak akan berpikir dua kali untuk membicarakan hal buruk tentang Anda ke orang lain. Hal ini karena dia ingin membangun perpecahan di kantor. Tidak perlu alasan lain untuk segera menjauhinya, kan?



    Si Pemalas

    Selalu datang terlambat, tidak pernah membaca e-mail, dan senantiasa menjawab “Saya akan mengerjakannya besok” sudah menjadi tanda yang jelas kalau dia adalah rekan kerja yang pemalas. Berkerja sama dengannya adalah mimpi buruk terbesar Anda. Hal ini karena dia tidak akan menyelesaikan pekerjaannya. Lama-kelamaan sifat pemalasnya dapat menimbulkan stres dan rasa cemas pada Anda. Sebaiknya, katakan dengan jujur kalau sifat pemalasnya sangat mengganggu. Anda juga boleh menegur dan mengingatkan dirinya setiap dia tidak menyelesaikan pekerjaannya dengan baik.

    Si Gila Kontrol

    Setiap ide yang Anda ajukan selalu ditolak mentah-mentah. Memang tidak mudah untuk berkerja sama dengan seseorang yang 'gila kontrol'. Dia menginginkan semua berjalan sesuai dengan keinginannya. Padahal untuk mendapat karier yang gemilang Anda harus melatih daya kreativitas, lho. Kali ini, coba gunakan kata 'kita' alih-alih 'saya' setiap kali mengajukan ide kepadanya. Hal ini akan membuatnya merasa terlibat dalam ide yang Anda ajukan. (Hana Devarianti/IR/Image: various)