Career

Tips Membangun Usaha Startup

  by: Hana A. Devarianti       25/4/2016
  • Akhir-akhir ini banyak muncul perusahaan startup yang dibangun oleh wanita muda. Melihat kesuksesan yang mampu diraih oleh mereka, mungkin telah mendorong Anda untuk turut membangun perusahaan startup yang inovatif. Jika terpikir untuk melakukannya, cek dulu tips Cosmo di bawah ini.

     

    Temukan dan Kembangkan Ide



    Tidak sulit kok menemukan ide yang menjadi jati diri dari perusahaan startup. Coba mulai dengan melihat masalah sederhana yang ada di lingkungan sekitar juga dari hal-hal yang menjadi passion diri. Jika telah menemukannya, jangan dibiarkan begitu saja. Kembangkanlah, dan hal tersebut dapat menjadi ide brilian yang mampu menjawab masalah dan memenuhi passion Anda.

     

    Buka Wawasan

    Bukan hal yang mengejutkan ketika Anda menemukan bahwa ide yang ingin dikembangkan telah “diambil” oleh perusahaan lain. Namun, bukan berarti ide tersebut harus ditinggalkan. Coba buka wawasan dan pelajari kembali target audience perusahaan Anda. Tidak menutup kemungkinan ada hal-hal baru yang dapat menjadi kesempatan bagi perusahaan akan dibangun.

     

    Temukan Partner



    Tidak perlu menjadi one-person show dalam perusahaan, jika memang ada hal-hal yang tidak Anda kuasai dengan baik. Temukanlah partner yang dapat mengisi kekosongan tersebut, yang juga bisa menjadi sahabat diskusi yang baik. Tentu, ini dapat membantu Anda untuk membangun perusahaan startup yang diimpikan.

     

    Bangun Network

    Membangun network menjadi hal yang penting saat mendirikan perusahaan startup. Bahkan, ini menjadi hal pertama yang harus dilakukan setelah menemukan ide. Jangan ragu untuk datang ke acara seminar atau workshop tentang perusahaan startup. Tidak menutup kemungkinan Anda akan bertemu dengan orang-orang yang dapat membantu perusahaan di kemudian hari.

     

    Latih Kemampuan Menjual

    Untuk membangun perusahaan, tentu diperlukan investor yang mau “menitipkan” uangnya. Ini yang membuat Anda harus lihai menjual perusahaan saat mempresentasikannya kepada investor. Coba mulai dengan menyatakan masalah yang ingin dipecahkan oleh perusahaan Anda. Ini akan memudahkan para investor untuk memahami perusahaan. (Hana Devarianti/VP/Image: /shutterstock/clickphotos)