Better You

8 Gejala Penyakit Jantung yang Harus Diketahui Wanita

  by: Hana A. Devarianti       10/4/2018
  • Ladies, tahukah Anda kalau ternyata penyakit kardiovaskular atau yang lebih dikenal dengan penyakit jantung lebih mematikan buat wanita jika dibandingkan dengan penyakit kanker. Yup, penyakit yang menyerang jantung dan pembuluh darah ini adalah penyebab kematian nomor satu di dunia, baik itu untuk pria maupun wanita. Malah, berdasarkan data dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), satu dari tiga wanita Indonesia meninggal karena penyakit yang menyerang jantung dan pembuluh darah ini. Yikes!


    Nah, gejala penyakit jantung pada wanita berbeda dengan gejala pada pria yang  dikenal di masyarakat. Gejala yang dialami lebih "halus", tidak sampai bikin Anda mengenggam dada layaknya serangan jantung di film-film Hollywood. Beberapa gejala dapat muncul berbulan-bulan sebelum serangan jantung terjadi, sehingga sering kali wanita tidak menyadari akan kondisinya. 




    Seperti apa gejala penyakit satu ini? Berikut adalah delapan gejala penyakit jantung yang perlu diketahui wanita:


    1. Angina (Nyeri pada Dada)

    Ini adalah gejala yang paling umum dari penyakit ini, baik itu untuk wanita ataupun pria. Namun, pada pria rasa nyeri hanya terjadi pada dada sebelah kiri. Sedangkan, pada wanita rasa nyeri sering kali menyebar pada kedua dada hingga rahang, leher, tenggorokan, atau bahu. Pada banyak kasus, terdapat pula sensasi panas atau terbakar ketika bagian tubuh yang terasa nyeri tersebut disentuh.

    2. Sesak Napas

    Selain nyeri pada dada, ini pun jadi gejala yang kerap dialami para wanita yang menderita penyakit jantung. Kesulitan bernapas atau sesak yang dirasakan biasanya terjadi secara tiba-tiba. Rasa sesaknya mirip seperti setelah melakukan lari jarak jauh padahal Anda sedang tidak bergerak atau melakukan kegiatan fisik yang berat. Tanda lainnya yang perlu diwaspadai adalah Anda akan semakin sulit bernapas ketika tiduran dibandingkan berdiri atau duduk.


    Baca juga: Penyakit Pada Payudara Selain Kanker


    3. Nyeri pada Ulu Hati

    Gejala yang juga sering muncul adalah rasa nyeri pada ulu hati. Gejala yang satu ini mirip dengan gejala maag, yaitu rasa nyeri seperti ada tali yang mengikat kuat di bagian ulu hati. Rasa nyeri juga sering disertai mual.


    4. Sulit Tidur

    Para wanita yang menderita penyakit jantung sering mengalami masalah sulit tidur. Mereka kerap terbangun di malam hari karena kesulitan bernapas. Beberapa ada yang terbangun karena mengalami nyeri di dada atau karena jantung berdebar dengan kencang.


    5. Mudah Lelah

    Mudah lelah adalah salah satu gejala penyakit jantung yang khas pada wanita. Rasa lelah yang dirasakan lebih dari sekadar setelah seharian bekerja di kantor, ya. Melainkan, sampai-sampai bikin Anda tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari yang sederhana, misalnya saja naik dan turun tangga, pergi ke kamar mandi, atau berbelanja.




    Baca juga: Rahasia Sehat Wanita dari 5 Negara


    6. Mudah Cemas

    Mudah merasa cemas berlebihan tanpa alasan yang jelas juga bisa jadi gejala dari penyakit jantung buat wanita. Berdasarkan laporan yang diterbitkan oleh BMJ Publishing Group yang dimuat pada National Center for Biotechnology Information (NCBI) Amerika Serikat, 35% wanita merasa cemas dan stres lebih daripada biasanya saat akan mengalami serangan jantung.


    7. Sakit Kepala

    Ketika jantung tidak dapat memompa darah dengan baik, suplai darah ke otak pun berkurang. Sehingga, mereka yang menderita penyakit jantung sering mengalami sakit kepala atau pusing. Selain sakit kepala, kondisi ini juga dapat menyebabkan pingsan.


    8. Keringat Dingin

    Keringat dingin saat merasa gugup atau stres memang normal. Namun, apabila terjadi mendadak saat tidak melakukan hal apapun yang bikin cemas, ada kemungkinan kalau ada yang tak beres pada jantung Anda.


    Jika pernah atau sering mengalami beberapa gejala di atas, Cosmo sarankan untuk segera ke dokter. Ini penting agar dokter dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui kondisi Anda serta jenis pengobatan yang perlu dilakukan.

    (Hana Devarianti/SW/Image: puhhha©123RF.com)