Better You

Aksi Para Atlet Duathlon di Powerman Indonesia 2018

  by: Alexander Kusumapradja       14/4/2018
  • Menilik dari semakin maraknya kompetisi olahraga yang digelar di Indonesia, tampaknya tren gaya hidup sehat dan aktif berolahraga memang sudah menjadi bagian hidup dari banyak orang, termasuk mereka yang tinggal di kota besar. Salah satu kompetisi olahraga yang baru-baru ini diadakan di Indonesia adalah Powerman Indonesia yang merupakan ajang duathlon berskala internasional. Duathlon? Yup, berbeda dengan marathon, duathlon adalah ajang atletik yang mengombinasikan dua cabang olahraga, yaitu berlari dan bersepeda. Dalam ajang duathlon, peserta akan memulai dengan berlari marathon dari 5-10km yang dilanjutkan dengan bersepeda sejauh 30-60km, lalu diakhiri dengan berlari sejauh 5-10km.

    Terdengar ekstrem? Well, jangan salah, banyak juga perempuan yang ikut serta dalam event yang digelar oleh E-Plus Global ini. Tahun 2018 ini merupakan tahun kedua diadakannya Powerman Series di Indonesia. Sebelum diadakan di Indonesia, Powerman Series telah digelar di 15 kota berbeda di empat benua. Dibandingkan tahun 2017, peserta tahun ini naik ke angka 1.200 peserta, salah satu bukti bahwa duathlon pun semakin diminati di Indonesia.


    Para pemenang kategori Team Relay Classic.




    Digelar di Alam Sutera, Tangerang Banten, dengan iklim yang tentu lebih kondusif dibandingkan tengah kota Jakarta, Powerman Indonesia 2018 memiliki empat kategori, yaitu Individual Classic dan Team Relay Classic (10km-60km-10km) serta individual Short dan Team Relay Short (5km-30km-5km).


    Para pemenang kategori Male Individual Classic.




    Peserta yang mengikuti Powerman Indonesia 2018 ini tak hanya berasal dari Jakarta dan daerah lain di Indonesia, tapi juga atlet-atlet dari luar negeri, termasuk atlet duathlon asal Belanda Thomas Bruin yang kembali datang untuk mempertahankan gelarnya sebagai atlet tercepat di kategori elite di tahun sebelumnya. Keperkasaan Bruin tampaknya belum bisa ditandingi, karena tahun ini pun ia kembali menjadi yang tercepat mencapai garis finish dengan catatan waktu 2 jam 42,7 menit. Di peringkat kedua adalah atlet asal Rusia Ivan Vlasensko dengan waktu 2 jam 47,26 menit. Bagaimana dengan atlet Indonesia? Salah satu atlet nasional cabang triathlon, Jauhari Johan, sukses menjadi peserta asal Indonesia yang tercepat. Ia berhasil menyelesaikan rangkaian lomba dalam waktu 2 jam 52,3 menit dan berada di peringkat ketiga kategori elite.


    Para pemenang female individual classic.


    Tak mau kalah, para atlet perempuan pun menunjukkan ketangguhan mereka. Tahun ini, yang menjadi tercepat di kategori elite adalah Irene Coleto asal Italia dengan catatan waktu 3 jam 12,35 menit, sedangkan di tempat kedua adalah atlet asal Jepang, Airi Sawada dengan waktu 3 jam 15,46 menit. Indonesia lagi-lagi harus berpuas diri di peringkat ketiga yang diraih oleh Eva Desiana dengan rekor 3 jam 21,3 menit.

    Bagaimana ladies, tertantang untuk mencoba ajang ini? Sampai bertemu di Powerman Indonesia berikutnya!

    (Images: Dok. E-Plus Global)