Love & Sex

13 Fakta Soal Titik Orgasme Wanita Alias Klitoris!

  by: Hana A. Devarianti       18/4/2018
  • Apa yang kamu tahu tentang klitoris? Kalau cuma sebatas tahu ialah yang berjasa bikin kamu mencapai puncak saat beraksi sama si dia, kamu butuh belajar lagi lebih dalam soal area Miss Cheerful yang satu ini. Karena, area yang satu ini sangat luar biasa bagi wanita. Beruntunglah kamu adalah pembaca Cosmo karena kami sudah mengumpulkan fakta soal klitoris yang perlu kamu tahu.


    Nah, berikut adalah 13 fakta soal titik orgasme wanita alias klitoris!




    1. 50% sampai 75% wanita membutuhkan stimulasi pada klitoris untuk mencapai puncak
    Bagi sebagian besar wanita vaginal intercourse saja tidak cukup membawa mereka mencapai puncak. Dan, di sinilah klitoris memegang peran penting!


    2. Menjadi satu-satunya organ manusia yang fungsinya khusus untuk memberikan kenikmatan
    Cuma ada satu tugas dari klitoris: memberikan kenikmatan buat wanita. Good thing for that!


    3. Orgasme berkat stimulasi klitoris melepaskan banyak hormon oksitosin
    Pada tubuh wanita, level hormon mengalami fluktuasi sehingga memungkinkan wanita untuk hamil. Untuk mencegah kondisi tersebut membawa efek negatif buat tubuh, wanita memiliki "tombol reset"... Alias klitoris.

    Dengan mencapai puncak berkat stimulasi klitoris, tubuh akan melepaskan banyak hormon oksitosin a.k.a love hormone. Dan, semakin "nikmat" orgasme kamu, semakin banyak punya oksitosin yang dilepaskan.


    4. Ukurannya lebih besar dari yang kamu pikir

    Dengan mata telanjang klitoris mungkin hanya terlihat seperti tombol kecil. Namun, itu hanyalah 1/4 dari ukuran klitoris wanita. Baru-baru ini, para peneliti telah menemukan kalau volume rata-rata klitoris yang tak terangsang bervariasi antara 1.5 sampai 5.5mm. Wow!


    5. Struktur anatominya mirip Mr. Happy

    Surprise, surprise! Ternyata struktur anatomi dari klitoris tak jauh berbeda dengan Mr. Happy milik si dia. Malah beberapa peneliti menyebut klitoris sebagai Mr. Happy-nya wanita. Yup, klitoris juga memiliki kelenjar, kulup (atau yang lebih dikenal dengan clitoral hood a.k.a "tudung" klitoris), serta batang. Sama halnya seperti Mr. Happy, bukan?

    Hal ini terjadi karena sebenarnya saat dalam kandungan, awal dari jaringan genital pria dan wanita itu persis sama. Jaringan baru tumbuh menjadi Mr. Happy untuk pria dan Miss Cheerful untuk wanita saat kandungan berusia 12 minggu.


    6. Klitoris juga bisa ereksi

    Saat kamu sedang turn on, ukuran klitoris bisa jadi dua kali lipat! Hal ini yang kemudian menekan saraf yang ada di bagian dalam Miss Cheerful yang lalu membawa kenikmatan buat kamu. Tak jauh berbeda dengan kondisi ereksi yang dialami para pria.


    7. Ada 8.000 ujung saraf di klitoris
    Ada alasan mengapa klitoris sangat sensitif dan jadi titik orgasme wanita, ini karena terdapat 8.000 ujung saraf di area yang satu ini. Dua kali dari jumlah ujung saraf yang ada di Mr. Happy. Imagine that!


    8. Klitoris itu "awet muda"

    Klitoris tetap tumbuh meskipun kamu telah melewati masa puber. Bukan cuma itu, area yang satu ini juga tidak "menua". Selain ukurannya yang umumnya jadi lebih besar seiring bertambahnya usia, tidak ada perbedaan fisik antara klitoris berusia 30 tahun dan 70 tahun.




    9. Ukurannya membesar ketika masa subur

    Sebuah penelitian kecil menemukan kalau ukuran klitoris membesar sekitar lima hari sebelum, saat, dan setelah masa subur. Ukurannya akan kembali mengecil saat masa PMS. Ada juga beberapa penelitian awal yang mengatakan kalau ukuran klitoris berubah-ubah sepanjang siklus wanita.

    Walaupun untuk hal yang satu ini perlu dilakukan penelitian yang lebih jauh untuk mengetahui apakah kondisi ini memengaruhi efek "sensasi" pada klitoris.


    10. Posisi klitoris memengaruhi orgasme

    Bukanlah ukuran klitoris yang memengaruhi orgasme wanita. Akan tetapi, jarak antara klitoris dengan Miss Cheerful. Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Sexual Medicine pada 30 wanita menemukan kalau 10 wanita yang kesulitan mencapai puncak cenderung memiliki klitoris yang jaraknya lebih jauh dengan Miss Cheerful mereka.

    FYI, Princess Marie Bonaparte, cucu buyut dari Napoleon Bonaparte, adalah salah satu wanita yang turut melakukan penelitian terhadap hal ini di tahun 1920an. Marie bahkan pernah melakukan operasi untuk mendekatkan klitoris dengan Miss Cheerful-nya demi mengatasi masalah dirinya yang sulit mencapai orgasme. Hanya saja, operasi ini gagal mengobati masalah tersebut.


    11. Kata klitoris berasal dari bahasa Yuniani

    Pernahkah kamu bertanya-tanya dari mana asal kata "klitoris"? Ternyata kata tersebut berasal dari bahasa Yunani yang artinya "kunci". As in, kunci mencapai orgasme wanita.


    12. Ukuran dan bentuknya berbeda pada setiap wanita

    Okay, dengarkan Cosmo ladies. Tidak ada yang namanya ukuran dan bentuk klitoris yang "normal". Karena, sama halnya dengan bagian tubuh yang lain, ukuran dan bentuknya akan berbeda di setiap wanita. Beberapa ada yang besar, sebagian ada yang kecil, terlihat menonjol atau bahkan seperti "bersembunyi". So, don't worry about it!


    13. Ada bunga yang bentuknya menyerupai klitoris, lho

    Penasaran seperti apa bentuk klitoris? Well, ada sebuah bunga yang bentuknya menyerupai klitoris. And guess what, nama latinnya adalah Clitoria ternatea. Yup, nama tersebut terinsipirasi dari organ wanita kamu. Wow, the more you know...



    (Hana Devarianti / SW / Image: arturkurjan©123RF.com)