Better You

Oops! Ini Dia 4 Fase Menstruasi yang Perlu Kamu Ketahui!

  by: Giovani Untari       9/4/2019
  • Miss Cheerful punya banyak fakta unik dan menakjubkan. Termasuk soal menstruasi dan apa yang terjadi di baliknya. Sudah siap menyingkap secara detail siklus kamu? Please have a seat!

    Nyaris setiap bulannya, periode menstruasi menyapa para perempuan. Thank God, jika siklusmu terjadi tanpa harus melalui hal seperti nyeri, kram, keringat dingin, lelah berlebihan, emosional, dan juga jerawat. Kebanyakan dari kita tidak menyadari apa yang terjadi pada internal tubuh dan organ kewanitaan selama siklus menstruasi, bukan? Nyatanya siklus ini terbagi menjadi empat kategori yaitu: fase menstruasi, persiapan ovulasi, ovulasi, serta peluruhan sel telur. Mari lebih dekat dengan siklus monthly gift kamu berikut ini:




    FASE 1 : PRE-OVULASI

    What happens with your body:



    Hari terakhir masa menstruasimu, tubuh mempersiapkan diri untuk melakukan ovulasi atau pembuahan. Selama siklus ini kamu akan cenderung lebih bahagia dan memiliki mood yang stabil (a perfect time to romantic holiday and Friday party). Hal ini terjadi lantaran meningkatnya hormon estrogen dalam tubuh. Tidak hanya soal mood, estrogen yang tinggi juga mampu menebalkan dinding rahim yang mendukung indung telur untuk siap menerima kehamilan. 


    FASE 2: OVULASI

    What happens with your body: 



    Dr. Rebecca Brightman, seorang obgyn di New York City menjelaskan bahwa selama proses pembuahan (ovulasi), folikel di salah satu ovarium akan pecah dan melepaskan sel telur. Ia pun lantas akan bergerak ke rahim. Jika dinding rahim kamu mengalami kontak dengan sperma, maka memperbesar kemungkinan untuk hamil. Pada fase ovulasi pula, tubuh  akan menghasilkan kadar estrogen yang tinggi dan memicu dorongan seksual besar dibanding biasanya.


    FASE 3 : PELURUHAN 

    What happens with your body: 





    Tubuh mulai menghasilkan hormon baru yaitu progesteron. Hormon ini akan memastikan rahim terus membangun lapisannya. Namun jika sel telur tidak dibuahi, kadar estrogen dan progesteron akan menurun. Rahim akhirnya mulai memecahkannya sel telur yang tidak dibuahi tersebut. Lalu lapisan tebal dan darah akan terbentuk dan siap meninggalkan tubuhmu. Ini pertanda tubuh tengah memasuki masa menstruasi. Dalam fase ini peningkatan progesteron memengaruhi banyak hal seperti tingkat stres, bad mood, sensitivitas, kecemasan, hingga efek bloating.


    FASE 4 : (FINALLY) PERIOD!

    What happens with your body: 



    Hari pertama menstruasi terhitung sebagai awal dari siklus menstruasimu Tidak heran jika pada fase ini kamu mungkin mengalami kram dan rasa nyeri di area bawah perut. Ini terjadi karena kontraksi otot yang terlalu kuat dan menekan pembuluh darah di sekitar organ reproduksi. Akhirnya pasokan oksigen ke rahim jadi berkurang dan menimbulkan rasa sakit. Dari sisi ini juga ada alasan mengapa energimu ada di titik terendah. “If you feel it, atasi dengan mengonsumsi ibuprofen sebagai pereda nyeri atau konsultasikan dengan dokter,” saran Dr. Rebecca Brightman.


    Images: Unsplash.com, tenor.com.