Lifestyle

Ekshibisi Karya Terbaik dari Kompetisi Kreatif GetCraft!

  by: Givania Diwiya Citta       15/4/2019
  • Awal April lalu menjadi penutup puncak acara kompetisi karya kreatif yang digelar GetCraft selama November 2018 hingga Januari 2019 silam. Dalam periode tiga bulan tersebut, GetCraft selaku marketplace vendor kreatif premium di Asia Tenggara, menyelenggarakan kompetisi terbuka yang memantik interpretasi para kreator konten akan pertanyaan, “Apa jadinya dunia ketika creators menguasai dunia?” Kompetisi ini pun lantas diikuti oleh 125 kreator konten dari enam negara! Seluruh peserta kompetisi ini berlomba-lomba mengkreasikan interpretasi mereka melalui manifestasi karya tulis, fotografi, video, dan desain ilustrasi. Masing-masing peserta pun menerbitkan karyanya secara online, dan karyanya telah dilihat hingga lebih 600 ribu warga internet serta pengguna media sosial. 


    Tanpa diberi batasan untuk berkreasi, setiap peserta mengekspresikan karya sebanyak-banyaknya dan sebaik-baiknya untuk meraih kesempatan memenangkan total hadiah sebesar 100 juta rupiah. Akhirnya, lebih dari 150 karya terkumpul selama periode kompetisi berlangsung. Selanjutnya adalah proses kurasi dan penjurian berlapis oleh panelis yang terdiri dari pemain kelas atas industri kreatif Asia Tenggara (sebut saja The Walt Disney Company Asia Tenggara hingga MullenLowe Filipina!), sekaligus juri-juri internal GetCraft yang tersebar di Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Singapura. And *drum rolls* the best four winners and one grand winner are selected!




    KATEGORI VIDEOGRAFI

    Sineri Film (Indonesia)



    KATEGORI TULISAN

    Peter Imbong (Filipina)



    KATEGORI DESAIN/ILUSTRASI



    Ella Lama (Filipina)



    KATEGORI FOTOGRAFI + PEMENANG UTAMA

    Rahmat Budiman (Indonesia)



    Perayaan terhadap kompetisi ini pun dikemas GetCraft lewat sebuah ekshibisi otentik yang menampilkan 20 karya terbaik (lima besar dari masing-masing kategori) dari para kreator yang sudah berpartisipasi. Ekshibisi yang digelar di Kopi Kalyan Barito, Jakarta, selama tiga hari pada 5 hingga 7 April lalu, juga dibuka oleh penampilan musikalisasi puisi Linda Rahardja serta performa musik folk Sky Sucahyo. Kudos!


    (Image: Dok. GetCraft. Ilustrasi: Maya Rahmawati Putri)