Lifestyle

Sudahkah Kamu Menyebut 13 Tempat di Dunia Ini Dengan Benar?

  by: Alvin Yoga       23/4/2019
  • Ketika kamu mengunjungi sebuah tempat asing untuk pertama kali (katakan saja untuk berlibur), merupakah hal yang lumrah untuk mengetahui tradisi yang biasa dilakukan orang-orang lokal - tak terkecuali mempelajari beberapa kalimat dalam bahasa setempat, sebut saja kata "Terima kasih"; "Tolong" dan "Maaf". Selain ketiga kata tersebut, ada baiknya kamu juga mempelajari pelafalan nama negara atau lokasi yang kamu kunjungi dengan benar. Mengapa? Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan oleh para turis adalah menyebutkan nama negara atau lokasi yang mereka kunjungi dengan salah. Padahal, keinginanmu adalah mempelajari budaya mereka. Ingat baik-baik, tak semua tempat harus dieja dalam bahasa Inggris. Beberapa tempat menggunakan pelafalan dalam bahasa Perancis atau bahasa setempat. Berikut adalah beberapa nama lokasi yang sering salah sebut. Apakah Anda pernah melakukan salah satu di antaranya?


    1. Versailles, Prancis

    Meski menjadi lokasi yang paling banyak dikunjungi oleh para turis ketika berkunjung ke Prancis, destinasi ini ternyata menjadi salah satu yang paling sering salah disebut. The Palace of Versailles, yang terkenal akan Hall of Mirrors dan juga taman labirinnya, sering dibaca dengan "ver-sails". Padahal dalam bahasa Prancis, dua huruf terakhir yaitu L dan S, tidak dibaca, sehingga penyebutan nama istana ini adalah "ver-sahy" atau "ver-sigh". Aturan ini juga berlaku untuk penyebutan Marseilles ("mar-say").




    2. Edinburgh, Skotlandia

    Kalau kamu adalah penggemar besar British Royal Family, kemungkinan besar kamu tahu cara pengucapan yang tepat untuk Edinburgh. Pangeran Philip, dengan gelarnya Duke of Edinburgh, dibaca "ed-in-buhr-uh", atau "ed-n-bruh" jika kamu ingin membacanya dengan cepat seperti orang-orang British.


    3. Brisbane, Australia

    Tak perlu menyusahkan diri dengan melafalkan "Bris-bane". Penduduk Australia biasanya menyebut kota ini dengan menghilangkan huruf vokal "a" dan menyebutnya dengan "bris-b'n".


    4. Cannes, Prancis

    Tempat diselenggarakannya festival film terkenal tersebut tidak dibaca dengan "ka-nes" atau "kans" melainkan "kan".


    5. Leicester, Inggris

    Yang satu ini agak membingungkan karena mengandung cukup banyak silabel, namun penduduk Inggris biasa menyingkatnya dengan menghilangkan suku kata di bagian tengah, sehingga alih-alih terdengar "lay-ces-ter", kota ini justru dibaca "les-ter". Penyebutan nama tersebut dipercaya mulai dilakukan sejak abad ke-18, berdasarkan catatan dari William Johnston dalam A Pronouncing and Spelling Dictionary yang menyebutkanbahwa huruf "c" tidak dibaca.


    6. Bondi Beach, Australia

    Satu lagi lokasi dari Australia yang pelafalannya sulit dibaca. Bondi Beach adalah tempat yang cukup terkenal, dan dalam halaman website tourism-nya, disebutkan dengan jelas bahwa penduduk asli Australia selalu menyebutnya dengan sebutan "bon-die", bukan "bon-dee".


    7. Laos

    Negara dengan empat huruf ini memang terlihat mudah dibaca, namun ternyata kebanyakan orang justru salah menyebutnya. Setidaknya, ada dua penyebutan yang kurang tepat mengenai negara tetangga ini, yaitu "Lao" dan "La-os". Pelafalan yang tepat ternyata sama seperti membaca "blouse" namun tanpa huruf "b", yaitu seperti "laus".




    8. Ibiza, Spanyol

    Dalam bahasa Spanyol, "z" dibaca seperti melafalkan "th" dalam bahasa Inggris - yang membuatnya terdengar eksotis. Dengan kata lain, kamu harus membacanya dengan "ee-bee-tha".


    9. Gstaad, Swiss

    Pelafalan dari "Gstaad" sendiri ternyata masih sering menjadi perdebatan. Namun menurut penduduk sekitar, dua penyebutan yang mereka anggap benar adalah "guh-shtaat" atau "shtahd".


    10. Oaxaca, Meksiko

    Bahasa Spanyol terbukti sangat membingungkan. Kota di Meksiko ini bahkan sering masuk dalam salah satu daftar "World's Top 10 Most Mispronounced Places". Huruf "x" dalam kota ini ternyata tidak memegang peranan penting, sehingga penyebutan yang tepat justru "wah-hock-uh" atau "wah-ha-ca".


    11. Seychelles

    "Bukan dibaca seperti seashells," tulis sebuah Seychelles News Agency. Penduduk pulau ini sering mendapati para turis salah menyebut nama negara mereka dengan "sea-shells" atau bahkan "say-sheels". Penyebutan yang tepat ternyata adalah "say-shel". Bonus fakta untukmu: penduduk Seychelles disebut dengan Seycheelois, atau "say-shel-waa".


    12. Maldives

    Bukan "mahl-dives" atau "mal-deeves". Pembacaan yang tepat justru sama seperti menyebut "mall", yaitu "mawl-deevz".


    13. Glasgow, Skotlandia

    Dengarkan cara grup musik asal Swedia, ABBA, ketika menyebut Glasgow. Ketika sang vokalis, Frida, menyanyikan versi pertama dari Super Trouper, ia mengatakan: "When I called you last night from Glasgow."  Penyebutan "-gow" ternyata lebih seperti "go" dan bukan "gaw".


    (Alvin Yoga / FT / Image: Dok. Syd Sujuaan on Unsplash / Ilustrasi: Severinus Dewantara)