Lifestyle

Ini Dia 24 Fan Theories Mengenai Game of Thrones Season 8

  by: Alvin Yoga       28/4/2019
  • Bagi kamu pencinta berat Game of Thrones, kamu pasti sudah menyaksikan dua episode awal dari musim kedelapan yang ditayangkan oleh HBO. Dan ya, anehnya, belum ada karakter yang meninggal meski dua episode sudah berlangsung. That's kinda weird, but either you've watched it or not, sebelum menonton episode ketiga besok (psst, siap-siap dear, karena menurut kabar yang dikeluarkan HBO, akan ada 40 menit adegan perang yang menegangkan di episode tersebut), mungkin ini saat yang paling tepat untuk membaca teori-teori dari para penggemar Game of Thrones. 

    Bagaimana kira-kira akhir kisahnya? Siapa saja yang akan meninggal? Siapa yang TIDAK akan meninggal sampai akhir cerita? Siapakah yang nantinya akan duduk di Iron Throne? Calm down, berikut ini adalah daftar dari beberapa (tepatnya, 24) teori dan prediksi yang perlu kamu ketahui sebelum menonton episode berikutnya dari Game of Thrones. Simak!




    1. Bran Stark adalah sang Night King. 

    Bran merupakan tipe pria yang tak pernah mencari masalah, berbeda 180 derajat dari Cersei - tapi bisa dikatakan ialah akar dari segala permasalahan soal Night Walker. Kalau saja ia menggunakan kemampuannya dengan bijak dan tidak mencari tahu lebih jauh soal keberadaan Night King, Night King dan pasukannya tak akan mengejar-ngejar dirinya hingga sejauh ini. Lupa dengan adegan tersebut? Tonton cuplikan berikut:



    Kini, dengan kemampuan maha-tahu yang ia miliki, Bran mulai terlihat menjengkelkan. Well, ia memang mengaku bahwa dirinya bukanlah Bran lagi, melainkan sang Three-Eyed Raven, namun apakah ia juga sang Night King? Para anggota komunitas Reddit - aka Redditor - memiliki detail panjang soal hal ini. Cosmo tak akan bercerita panjang lebar, namun kesimpulannya, Bran selama ini terus menerus mengunjungi masa lampau untuk melihat sejarah Night King demi berusaha menghentikannya, namun ia kemudian terjebak dalam diri Night King.

    Tentu saja, Isaac Hemstead-Wright, sang pemeran Bran, mengatakan bahwa teori itu terdengar aneh. "Rasanya tak mungkin mereka berdua adalah karakter yang sama, karena Three Eyed-Raven dan Night King adalah dua makhluk lampau dari sejarah Westeros," ujarnya pada Vulture setelah musim ketujuh berakhir. "Mungkin begini, ada dua karakter dengan kemampuan yang luar biasa hebat, yang satu adalah monster Frankestein yang berusaha untuk mewujudkan cita-cita awal mengapa ia dilahirkan - tentu saja dengan "bumbu" rasa dendam dan sifat brutal. Di sisi lain, ada Bran, yang menggunakan kemampuannya untuk kepentingan orang banyak," lanjutnya. Tentu saja ia mengatakan hal tersebut karena ia masih belum menerima script apapun soal musim kedelapan, jadi well, it's not legit.

    Dalam salah satu wawancara terbarunya bersama Jimmy Kimmel, ketika ditanya apakah Bran adalah orang yang benar-benar baik, ia menjawab, "I don't know. Menurut saya ia adalah sang Three-Eyed Raven, yang tentu saja berpihak pada orang-orang hidup dan bukan mereka yang telah meninggal, tapi..." Jadi apakah Bran bukan Night King? "Saya tak bisa mengkonfirmasi hal tersebut benar adanya, tapi saya juga tak bisa berkata bahwa hal tersebut salah." Ia juga menambahkan, "Siapa yang bilang bahwa Night King adalah orang yang sudah meninggal?" Menyebalkan, kan?



    Satu hal lain yang mendukung pernyataan bahwa Bran adalah Night King adalah karena ia tak muncul di trailer musim kedelapan yang sempat muncul Januari 2019 lalu. Well, bisakah kamu menjelaskan mengapa ia tak hadir dalam cuplikan tersebut ketika SELURUH saudara Stark-nya sedang berada di lorong pemakaman Winterfell? Just in case you don't remember, watch this:



    2. Daenerys mengandung bayi dari Jon Snow.

    Dalam musim pertama, Mirri Maz Duur pernah memberitahu Daenerys bahwa ia mandul, namun Jon Snow mengatakan dalam episode The Dragon and the Wolf, bahwa Mirri tak bisa dipercaya. Di musim ketujuh, ada banyak diskusi yang memaparkan fakta bahwa Daenerys adalah perempuan keturunan Targaryen terakhir dan naga-naganya adalah satu-satunya anak yang bisa ia miliki, tapi hal ini juga menunjukkan bahwa bisa saja penulis GoT sedang merencanakan suatu kehamilan. Well, tak ada yang tak mungkin di Game of Thrones, kan? Plus, Ser Jorah juga sempat mengatakan pada Jon untuk menyimpan pedang Mormont miliknya, Longclaw, untuk keturunannya, yang mungkin saja berarti anak dari Daenerys dan Jon.



    3. Kehamilan Cersei Lannister. Ada banyak teori mengenai hal tersebut.

    A. Cersei sejujurnya sedang mengandung anak dari Euron

    Satu-satunya pria yang terlihat tidur dengan Cerssei di musim ketujuh adalah Jaime, tapi tak bisa dikatakan bahwa ia adalah satu-satunya pria yang ia undang ke kamarnya. Di musim kedelapan, kamu bisa melihat hubungan spesial antara Euron dan Cersei - ia berkolaborasi dengan Euron agar Euron mau membantunya dengan rencana Golden Company.


    B.  Dan tentu saja, itu bukan kehamilan yang palsu.

    Desember 2018 kemarin, Vanity Fair mengatakan bahwa berdasarkan script Game of Thrones dari musim-musim sebelumnya - yang bisa dibaca di Writers Guild of America West - kehamilan Cersei ternyata nyata adanya. Bagi kamu yang merasa curiga bahwa Cersei sedang berbohong mengenai kehamilannya, baca script dari episode Eastwatch (musim ketujuh, episode kelima) ketika Cersei memberitahu Jaime bahwa dirinya sedang mengandung:

    "Ia (Cersei) mengangguk, hal ini benar... Kebahagiaannya menular pada kita semua. Mereka akhirnya memiliki kesempatan untuk memiliki keluarga. Dan kali ini, tak ada yang menghalangi mereka."


    Deskripsi ini adalah adegan ketika Cersei dan Tyrion sedang bertemu:

    "Tyrion menyadari apa yang ia lihat dan mengetahui artinya. Ia tak bisa mempercayai hal tersebut tapi ia tahu bahwa hal ini benar adanya... Cersei tetap diam untuk jangka waktu yang lama, cukup lama untuk membuat Tyrion menyadari bahwa apa yang ia lihat barusan benar adanya. Dan begitu Cersei tahu bahwa Tyrion berpikir demikian, maka tak ada lagi yang perlu ia katakan."



    C. Namun Cersei mungkin saja akan kehilangan anaknya - lagi - di musim terakhir.

    Seperti yang bisa dilihat di trailer yang diluncurkan oleh HBO pada awal Maret 2019 kemarin, Cersei sedang memegang segelas wine dan meminumnya tanpa merasa bersalah.

    Adegan tersebut bisa menunjukkan banyak hal: Cersei memang tak pernah hamil, atau justru ia sudah kehilangan anaknya namun ia tak memberitahu siapa-siapa. Jika kemungkinan yang kedua yang terjadi, maka sebenarnya hal tersebut bukanlah sebuah kejutan. Kalau kamu menonton musim kelima dan mengingat setiap adegannya dengan baik, Cersei kecil sempat mengajukan tiga pertanyaan pada Maggy the Frog di hutan Casterly Rock. Salah satu pertanyaan yang ia ajukan adalah pertanyaan seputar anaknya, dimana Maggy kemudian menjawab dengan, "Kau akan menikahi seorang raja. Sang raja akan memiliki 20 anak dan kamu memiliki tiga anak," aka anaknya dengan Jaime. Ingin menonton kembali adegan tersebut? Tak perlu bersusah payah mencarinya di internet, Cosmo sudah menyiapkannya di sini:



    4. Jaime akan membunuh Cersei. 

    Musim ketujuh memang meninggalkan banyak sekali pertanyaan dan teori, salah satunya adalah apakah Cersei akhirnya akan dikalahkan, serta siapa yang akan membunuhnya. Kalau kamu sudah menonton semua episode yang tayang, setelah Cersei memaparkan rencananya - bahwa ia akan diam saja dan tak akan membantu The North melawan Night Walker - Jaime kemudian meninggalkan Cersei dan berkuda ke utara. Jika mereka bertemu lagi, bisa jadi Cersei tidak senang dengan apa yang Jaime lakukan. Yes, you can bet it won't be a happy reunion.


    BACA JUGA: 15 Fakta Mengejutkan di Serial Game of Thrones 


    5. Arya-lah yang akan membunuh Cersei.

    Kurang lebih teori ini sama dengan teori di atas, hanya saja dalam skenario ini, Arya telah membunuh Jaime terlebih dahulu untuk mencuri wajahnya, kemudian menggunakan wajah tersebut sehingga ia bisa mendekati Cersei dan membunuhnya. Hal ini tentu akan memenuhi ramalan Maggy the Frog dan Arya akhirnya bisa mencoret nama Cersei dari daftar panjangnya.



    6. Tyrion jatuh cinta pada Daenerys.

    Pada adegan akhir di atas kapal, ketika Jon dan Daenerys berdua di dalam kamar, banyak orang yang bertanya-tanya mengapa Tyrion harus diam-diam mengintip sang Ratu berduaan dengan Jon. Salah satu teori yang muncul adalah bahwa ia sebenarnya jatuh cinta dengan Daenerys dan menyembunyikan perasaan tersebut selama ini, namun kini ia kecewa karena ia memiliki lawan yang sulit ditaklukkan. Tyrion juga cukup terlihat mencurigakan ketika ia mengirim Ser Jorah jauh dari sang Ratu untuk menyembuhkan kutukan greyscale. Begitu juga ketika ia menyarankan Daenerys untuk meninggalkan Daario di Essos karena ia tak ingin Daenerys berada di sekitar orang-orang yang juga mencintainya. Jeremy Podeswa, sutradara dari episode The Dragon and the Wolf mengatakan bahwa Tyrion memang cukup pintar untuk bisa mengatur seluruh hal tersebut, but keep dreaming.

    Dalam salah satu wawancara dengan Entertainment Weekly pada September 201, Peter Dinklage, pemeran Tyrion Lannister, sempat mengatakan bahwa Tyrion sedang merasa "complicated" dengan perasaannya sendiri, terutama karena hubungan personal dan profesionalnya pada Daenerys. "Tentu saja, ia menyimpan perasaan pada Daenerys. Ia mencintai perempuan tersebut - atau ia berpikir bahwa ia mencintainya. Daenerys benar-benar menginspirasi. Tyrion tak yakin dengan perasaannya karena ia tak memiliki banyak pengalaman soal cinta. Ada banyak perasaan jealous yang ia miliki."



    7. Tyrion akan mengkhianati Daenerys. 

    Penjelasan lain mengapa Tyrion mengintip Daenerys dan Jon berduaan adalah karena ia sebenarnya mengkhianati Daenerys ketika ia berusaha untuk "meyakinkan" Cersei. Atau jika ia sebenarnya belum mengkhianati Daenerys, maka ia sedang berpikir bagaimana cara mengkhianatinya setelah ia melihat Jon dan Daenerys berduaan.


    BACA JUGA: 6 Selebriti Ini Hampir Bermain di Game of Thrones


    8. Tyrion sebenarnya adalah seorang Targaryen (juga).

    Pada episode kedua musim enam Game of Thrones, Home, Tyrion berhasil meyakinkan dua dari naga Daenerys - kedua naga yang dirantai di bawah tanah. Alih-alih membakar hidup Tyrion - seperti yang sering dilakukan olehkedua naga tersebut pada orang lain - Rhaegal dan Viserion sepertinya menyukai kehadiran Tyrion. Di musim kedelapan, kamu bisa melihat bahwa dua naga Daenerys ternyata juga merasakan hal yang sama dengan Jon - yang ternyata bukan seorang Snow melainkan seorang Targaryen. Jadi, mengapa kedua naga tersebut ramah terhadap Tyrion? Apakah kedua hal tersebut hanya kebetulan semata? Apakah kedua naga tersebut merasakan aura Targaryen yang sama dari Tyrion?

    Hal ini tentu saja akan terus menjadi pertanyaan, kecuali para penulis telah menyiapkan flashback yang menunjukkan bahwa Tywin Lannister benar-benar menghamili Joanna Targaryen dan membuatnya mengandung Tyrion. Sambil menunggu flashback tersebut, tonton aksi Tyrion yang sedang membebaskan kedua naga Daenerys di bawah ini:



    9. Melisandre sedang pergi menuju Volantis untuk mengajak pasukan Red Priest bergabung dalam peperangan di Westeros.

    Ketika Melisandre mengunjungi Dragonstone di musim ketujuh, ia memberitahu Lord Varys bahwa ia akan meninggalkan Westeros untuk bertolak ke Volantis. Namun, ia juga menambahkan bahwa suatu hari nanti ia akan kembali ke Westeros karena ia ditakdirkan untuk meninggal di Westeros - sama seperti Lord Varys. Menurut salah satu teori, ia sebenarnya mengunjungi Volantis untuk mengajak pasukan R'hllor bergabung dalam peperangan di Westeros. R'hllor sendiri merupakan pasukan Red Priest yang terkenal membawa pedang mereka yang terbakar api di setiap peperangan. Jika teori ini benar, ia dan R'hllor akan menjadi salah satu sekutu terbaik bagi Daenerys dan Jon dalam melawan Night King.



    10. Nymeria akan kembali hadir dan berperang bersama rekan serigalanya.

    Untuk pertama kalinya (finally), Arya bertemu dengan direwolf kesayangannya di musim ketujuh sejak mereka berpisah di musim pertama. Namun Arya kemudian melepaskan Nymeria dan membiarkannya hidup bebas di hutan karena ia tak pernah menginginkan Nymeria sebagai binatang peliharaan. Namun, kenapa HBO harus kembali memunculkan Nymeria? Menurut teori, Nymeria ditakdirkan untuk membawa pasukan serigalanya di musim kedelapan dan membantu Arya berperang. Well, teori ini cukup meyakinkan, karena butuh dana yang cukup besar untuk membuat animasi para direwolves, jadi tak mungkin HBO membuang-buang uang begitu saja tanpa ada kelanjutan kisah yang menarik. Doesn't the Wolf Army sound nice?



    11. Azor Ahai akhirnya akan muncul.

    "Siapa sih, Azor Ahai?" kalau pertanyaan tersebut muncul di pikiranmu, well, sulit menjawabnya. Pertanyaan tersebut cukup kompleks, karena butuh seluruh buku Game of Thrones untuk menjelaskannya. Namun dari berbagai teori yang muncul, kandidat yang termasuk sebagai Azor Ahai adalah Jon Snow, Daenerys Targaryen, The Hound, Ser Davos, serta Jamie Lannister. Jika musim terakhir serial ini tidak menjawab pertanyaan tersebut, berarti kamu boleh melupakan semua adegan Melisandre yang pernah kamu tonton.


    12. Pertarungan antara Clegane - Cleganebowl

    Ada sedikit teaser soal pertarungan panas antara Sandor Clegane aka The Hound dan Gregor Clegane aka The Mountain dalam episode The Dragon and the Wolf di musim kemarin. Dan meskipun mungkin kamu sudah berdebar-debar menunggu pertarungan tersebut berlangsung, namun tak ada yang terjadi di antara mereka, selain hanya saling bertatapan. Di bulan Maret 2019 kemarin, Entertainment Weekly sempat merilis 16 cover yang memberi sedikit bocoran soal musim terakhir Game of Thrones, bersama dengan tulisan besar-besar "GAME OVER". Satu dari sekian banyak cover tersebut adalah The Hound and The Mountain. Apakah Cleganebowl benar-benar akan terjadi? Nampaknya kita harus menunggu terlebih dahulu, apakah The Hound akan selamat dari peperangan besar di The North nanti.



    13. Jon Snow akan selamat dari seluruh peperangan dan memenangkan game of thrones...

    Jika kamu membaca banyak teori soal teaser trailer yang dirilis oleh HBO untuk musim kedelapan mereka, kamu akan setuju bahwa patung Jon di lorong pemakaman Winterfell adalah sebuah bocoran besar mengenai bagaimana serial ini akan berakhir. Dibandingkan dengan patung Arya dan Sansa, Jon lebih terlihat seperti pria tua dengan janggutnya yang panjang dan lebat. Lihat kembali trailer tersebut di sini.





    Namun menurut beberapa orang, hal tersebut hanyalah sebuah teori semata. Sulitnya memahat facial hair membuat patung Jon Snow terlihat lebih tua - there's nothing special.


    14. ...karena Jon Snow adalah fire and ice.

    Seluruh saga Game of Thrones dikenal sebagai A Song of Ice and Fire. Lalu, siapakah api dan es tersebut? Beberapa teori mengatakan bahwa fire melambangkan naga aka Targaryen, sedangkan ice melambangkan wolf atau Stark. Dan berkat informasi terbaru mengenai asal usul Jon Snow - yang ternyata merupakan anak dari seorang Targaryen dan Stark - beberapa fans kemudian berasumsi bahwa Jon Snow-lah yang pantas duduk di kursi Iron Throne karena ialah "fire and ice" tersebut. Afterall, mengapa Lord of Light mau repot-repot menghidupkan kembali Jon Snow jika ia memang tidak ditakdirkan menjadi seorang raja?


    BACA JUGA: 10 Aktor Harry Potter Ini Muncul di Game of Thrones


    15. Sansa Stark dipastikan akan meninggal di musim terakhir.

    Yes, Cosmo setuju bahwa ada "terlalu banyak" Stark yang masih hidup di musim terakhir ini. Tidakkah kamu curiga bahwa setidaknya salah satu dari mereka akan meninggal di musim kedelapan ini? Untuk mendukung pernyataan tersebut, banyak teori yang mengatakan bahwa Sansa akan meninggal, sama seperti ayahnya, Ned Stark, meninggal. Di musim pertama, ketika Robert Baratheon mengunjungi Winterfell dan bertemu dengan Ned Stark, Ned sempat berkata pada Rob," Winterfell is yours." Dalam episode pertama di musim terakhir ini (juga dalam trailer musim kedelapan), Sansa bertemu dan menyapa Daenerys dengan cara yang sama seperti ayahnya di Winterfell. Yes, she said the Exact! Same! Thing! Tak cuma itu, dalam salah satu wawancara dengan Rolling Stone, Maisie Williams memberitahu semua orang untuk BENAR-BENAR memberi perhatian pada musim pertama Game of Thrones karena akan ada hubungan yang erat antara musim terakhir dengan musim pertamanya dulu. Well, bisa jadi inilah salah satu hubungan besar tersebut.



    16. Selama ini, Samwell Tarly sedang menceritakan kisah Game of Thrones.

    Teori bahwa Samwell sedang menulis dan membacakan kisah Game of Thrones mulai banyak dibicarakan ketika Sam dan Archmaester Ebrose berbincang di perpustakaan Citadel di musim ketujuh:

    Ebrose: "Kalau kamu ingin menulis sejarah, Tarly, kau harus banyak melakukan penelitian. Kalau kamu ingin orang-orang membaca sejarahmu, kau butuh sedikit gaya. Aku tidak menulis The Chronicles of the Wars Following the Death of King Robert I hanya supaya buku itu bisa berada di rak dan tidak dibaca.

    [Sam menggelengkan kepalanya ketika Ebrose menyebutkan judul kisah tersebut]

    Ebrose: "Kamu tidak suka dengan judulnya? Kalau begitu, nama apa yang ingin kau berikan pada kisah tersebut?"

    Sam: "Mungkin sesuatu yang lebih... puitis."

    Mungkin sesuatu seperti, A Song of Ice and Fire? Hmmm??? Lihat kembali adegan tersebut di bawah ini:



    Salah satu penulis di Reddit bahkan memberi teori bahwa jika Sam benar-benar sang penulis/narator, ia juga akan memainkan peran yang sangat besar di episode terakhir: "Sam sebenarnya sedang menulis sebuah kisah dan adegan terakhir nanti adalah ia sedang menutup buku tersebut setelah menceritakan kisahnya pada seseorang, mungkin saja cucunya, dan Sam sebenarnya adalah seorang pria yang berbeda - yang mungkin saja akan diperankan oleh George R. R. Martin, sang penulis asli Game of Thrones.

    Wishful thinking, maybe, tapi bicara mengenai GRRM, ia memang sering membandingkan dirinya dengan Samwell lebih dari satu kesempatan selama beberapa tahuh terakhir. "Aku mirip sekali dengan Samwell Tarly. Aku suka Sam. Ia adalah karakter yang luar biasa," ujarnya di tahun 2014 silam. "Aku memang ingin sekali menjadi seperti Tyrion, tapi Sam sepertinya Sam lebih cocok dengan karakterku yang sebenarnya. Anak bertubuh besar yang senang membaca dan tidak suka naik tangga, ya itu aku," tambahnya.


    17. Sang Night King adalah Symeon Star-Eyes.

    Alih-alih memiliki pupil biasa, sang Night King memiliki pupil dengan tujuh-sudut bintang di matanya. Perhatikan baik-baik, karena hal ini menghubungkannya dengan Symeon Star-Eyes, sang kesatria dari buku yang memiliki mata berwarna biru safir dengan pupil berbentuk bintang. Dan Bran pernah menjelaskan bahwa kesatria ini "memiliki tongkat panjang dengan ujung pisau tajam di kedua ujungnya, dan ia mampu memutar tongkat tersebut dengan tangannya sambil menusuk dua orang dalam sekali waktu." Cosmo tak yakin kamu ingat, tapi sang Night King adalah seorang penyihir DENGAN tongkat panjang sebagai senjatanya.



    18. The Night King adalah sang Stranger. 

    Teori lain mengenai mata Night King: adalah bahwa motif mata tersebut berada di kaca-kaca berwarna tepat di belakang Iron Throne. Motif mata tersebut merupakan sebuah referensi untuk Faith of the Seven, dan jika kedua hal ini betul-betul saling berhubungan, maka Night King bisa jadi adalah sang Stranger. Dalam universe Game of Thrones, Stranger adalah satu dari tujuh dewa yang melambangkan kematian. Hello! The Night King kill literally everyone and has an army of the death!

    Plus, jangan lupa bahwa Arya sempat menyebutkan dalam trailer di musim kedelapan ini: "Aku kenal sang Kematian. Kematian (Death) memiliki banyak rupa. Aku tak sabar untuk melihat rupa yang satu ini."



    19. Grey Worm akan meninggal.

    Tak lama setelah trailer musim kedelapan ini rilis, para penggemar Game of Thrones mulai berspekulasi mengapa ciuman antara Grey Worm dan Missandei (tepat sebelum perang) ditampilkan dengan nyata, compared to, let's say, ice dragon. Dalam Reddit, salah satu penggemar berpikir bahwa Grey Worm mungkin akan meninggal karena menyelamatkan Missandei:

    "Menurutku, karakter Grey Worm banyak sekali berkembang, dari yang tadinya hanyalah seorang 'mesin pembunuh' menjadi seorang yang betul-betul peduli dengan Missandei - hingga rela melakukan apapun demi perempuan tersebut. Setelah melihat trailer tersebut, saya menjadi semakin yakin, ia mungkin akan mati karena menyelamatkan Missandei."

    Well, Game of Thrones memang tak pernah membiarkan kita memiliki akhir yang bahagia semenjak musim pertamanya, kan?


    20. Weirwood Tree mungkin akan menjadi salah satu kunci untuk menghabisi Night King.

    Game of Thrones memang tak menampilkan banyak kisah mengenai pohon misterius dan magis tersebut. Namun pohon ini memiliki banyak sejarah dengan berbagai karakter Game of Thrones: mulai sejak Children of the Forest menciptakan Night King untuk pertama kalinya, sampai Bran yang mengunjungi Three-Eyed Raven yang tinggal di bawah perlindungan pohon tersebut. Bahkan, sejak Bran Stark kembali ke Winterfell sebagai Three-Eyed Raven, ia menghabiskan banyak waktu di godswood, terutama di depan sang weirwood tree.

    Menurut kisah Westerosi, weirwood tree adalah salah satu hal yang paling magis dan paling tua di Westeros. Beberapa pohon tersebut memiliki ukiran seperti bentuk wajah yang sedang menangis, yang nampaknya dibuat oleh para Children of the Forest, ketika bersekutu dengan First Man ribuan tahun yang lalu saat White Walkers pertama kali menginvasi daerah mereka. Meski tak ditampilkan secara jelas, sepertinya weirwood tree memiliki kekuatan tertentu untuk melawan White Walkers, sama seperti ketika pohon tersebut menjaga Three-Eyed Raven. Jika hal ini benar adanya, maka keputusan Bran untuk tetap berada di Winterfell adalah suatu hal yang tepat.

    Meski tak dijelaskan dari mana pohon tersebut mendapatkan kekuatan magisnya, namun weirwood tree yang berada di Winterfell adalah salah satu pohon terakhir yang berada di Westeros. Ketika kaum Andals menginvasi tanah Westeros dan mengalahkan First Men, mereka juga memperkenalkan agama mereka pada penduduk, membuat Faith of the Seven mengalahkan Old Gods. Sebagai salah satu cara untuk mengalahkan kepercayaan lama tersebut, mereka memotong pohon weirwood dan juga godswood, membuat keberadaan pohon tersebut menjadi semakin langka.

    Belum banyak yang berbicara soal teori ini, namun jika hal ini benar adanya, ketika yang lain sibuk mempersenjatai diri mereka dengan dragonglass dan Valyrian Steel untuk melawan White Walkers, mungkin saja weirwood tree memegang peranan penting - karena Bran memaksa bahwa dirinya harus berada di sekitar pohon tersebut ketika berperang melawan Night King di episode depan. Mari kita lihat kebenaran hal tersebut besok!


    21. Theon akan meninggal demi menyelamatkan Bran.

    Sama seperti kisah cinta Missandei dan Grey Worm yang sepertinya akan berakhir tragis, cuplikan terakhir dari episode kedua kemarin menunjukkan bahwa kisah Theon nampaknya juga akan berakhir tragis, terutama setelah ia memutuskan bahwa ia akan melindungi Bran di weirwood. Banyak penggemar yang mengatakan bahwa ini adalah karma yang akan ia dapatkan setelah ia berusaha untuk membunuh Bran dulu. Dan lagi, jika memang Bran diincar oleh Night King, maka tak ada satu pun yang bisa melawan Night King di dekatnya selain Theon. Well, it was nice knowing you, Theon...


    22. Theon akan mengubah Bran menjadi White Walker.

    Salah satu teori yang belakangan ini sedang ramai dibicarakan adalah bagaimana Bran mampu mengalahkan Night King. Menurut para fans, teori yang paling menarik adalah dengan cara mengubah Bran menjadi White Walkers - sehingga kemampuan Bran menjadi sama hebatnya seperti Night King, atau mungkin lebih hebat, karena ia adalah sang Three-Eyed Raven. Lalu bagaimana cara Theon mengubah Bran menjadi Night King?

    Menurut teori tersebut, Theon akan menusukkan dragonglass ke tubuh Bran yang terikat di weirwood tree - cara yang sama seperti Children of the Forest menciptakan Night King - dan mengubahnya menjadi Lightbringer.


    23. Night King tak bisa dibunuh dengan api - termasuk api dari naga-naga Targaryen...

    Beberapa dari kamu mungkin sudah menyadari hal tersebut, bahwa Game of Thrones telah berkali-kali menunjukkan bahwa api tak bisa membunuh Night King. Di episode kedua musim terakhir kemarin, Jon Snow berencana untuk mempertahankan sang naga berada di dekat Bran, sehingga ketika Night King datang mengincar Bran, kedua naga tersebut bisa membakar Night King hidup-hidup. Tentu saja Bran ragu rencana tersebut akan berjalan mulus. Ia sudah pernah melihat bahwa Night King pernah melewati api yang diciptakan oleh Children of the Forest tanpa terluka sedikit pun, plus Night King juga pernah berjalan di atas api yang diciptakan oleh naga Daenerys di episode terakhir musim ketujuh kemarin. Membunuhnya dengan api? Jon, please.


    24. ...karena Night King juga adalah seorang Targaryen.

    Teori terakhir ini benar-benar akan membuatmu sakit kepala. Namun jika diperhatikan lebih jelas, teori ini mungkin benar adanya. Pertama, Night King mampu mengendarai ice-dragon, dan karena hanya keturunan Targaryen yang bisa melakukannya, maka kemungkinan besar ia juga seorang Targaryen. Kedua, (kali ini perhatikan baik-baik) Night King selalu berusaha untuk menunjukkan hal tersebut lewat simbol yang ia tinggalkan. Lihat foto di bawah ini, ketika Jon menemukan kumpulan bangkai kuda di utara Wall pada musim ketiga:



    Kemudian lihat yang satu ini, di mana Children of the Forest menciptakan Night King untuk pertama kalinya di musim keenam kemarin. Pohon weirwood yang berada di tengah dikelilingi dengan kumpulan batu-batu yang membentuk motif serupa:



    Kali ini, lihat simbol tersebut muncul berupa ukiran di gua dragonglass di Dragonstone pada musim ketujuh kemarin:



    Dan terakhir (jangan kaget), lihat simbol Targaryen berikut ini:



    Coincidence much? We don't think so.


    Jadi, karena Night King adalah seorang Targaryen, maka seperti yang dikatakan oleh Daenerys: Ia juga berhak atas kursi Iron Throne.

    Apakah kamu sependapat dengan Cosmo? Mana menurutmu teori yang benar?

    Selamat menebak-nebak, dear!


    (Alvin Yoga / FT / Image: Dok. HBO, Courtesy of Cosmopolitan US)