Better You

Cara Supaya Tak Bosan dengan Orang Rumah Selama #DiRumahAja

  by: Alvin Yoga       2/4/2020
    • Stay at home atau #dirumahaja membuat kita harus bekerja dan belajar dari rumah.
    • Bertemu dengan orang rumah selama 24/7 bisa membuat kita bosan, atau bahkan bertengkar kecil.


    Pandemi virus corona semakin meluas di Indonesia. Hingga artikel ini diturunkan, terdapat 1677 kasus positif virus corona di Indonesia. Pemerintah pun telah mengimbau agar kita bekerja, belajar serta beribadah dari rumah, membuat banyak usaha perkantoran serta kegiatan perkuliahan dilakukan secara daring. Tak hanya itu, pemerintah juga menyarankan kita untuk melakukan social dan physical distancing, yang berarti...Wow. Akan. Ada. Banyak. Sekali. Waktu. Bersama. Orang. Rumah.

    Cosmo tak tahu apakah kamu termasuk tipe orang yang suka berada di rumah seharian atau tidak. Satu hal yang pasti, kamu akan menghabiskan setiap momen di rumah bersama orang-orang rumahmu. Dan tak menutup kemungkinan, kalian akan bertengkar kecil di satu-dua kesempatan. Oke, ralat, di banyak kesempatan. Jika biasanya kamu menghabiskan waktu di kantor dengan rekan-rekan kerja yang sudah terbiasa dengan cara bekerjamu, kini kamu harus berhadapan dengan sayup-sayup suara televisi dari ruang tamu yang terus menyala padahal kamu sedang conference call dari dalam kamar, atau saudaramu yang masuk-keluar kamarmu karena ingin meminjam barang padahal kamu sedang berusaha berkonsentrasi mengejar deadline. Atau mungkin yang lebih parah, kamu harus menghadapi saudaramu yang gemar mengambil camilan yang sedang kamu makan tanpa cuci tangan dulu sebelumnya. UGH! Berikut ini adalah cara supaya kamu tidak berubah menjadi pemarah dalam hitungan hari.




    Saya suka bekerja di ruang tamu supaya tidak tergoda dengan "ranjang" di kamar. Tapi orang rumah saya suka sekali menyalakan TV sepanjang hari, membuat saya hilang fokus. Saya butuh ketenangan, bagaimana mengatakannya?

    Okay, mari kita lihat masalah ini dari sudut pandang orang-orang di rumahmu terlebih dahulu. Kemungkinan terbesar mereka bosan dengan keadaan ini, dan tak ada salahnya menghibur diri dengan menonton Netflix saat bosan. Saran Cosmo, cara termudah untuk menghadapi hal ini adalah dengan menggunakan headphone dan dengarkan musik ketika kamu butuh untuk benar-benar fokus. Kamu mungkin bisa lebih produktif dengan cara ini. Dan mungkin dengan begitu, orang-orang di rumahmu bisa menyadari keadaanmu (Ups, duh, sorry!) dan mengecilkan volume televisi supaya kamu tidak terganggu. Atau justru mereka akan mencari hal lain untuk menghilangkan rasa bosan. Kalau opsi tersebut tidak berjalan dengan baik, coba cara ini: "Bicarakan mengenai jam kerjamu pada orang-orang di rumah, dan jelaskan mengapa kamu butuh ketenangan di jam-jam tersebut," ujar psikolog dan friendship expert Irene S. Levine, PhD. Cosmo yakin mereka akan mengerti dan berkompromi mengenai masalah #dirumahaja ini, dan dengan begini kalian bisa menghindari pertengkaran yang tak perlu.


    Saya termasuk introver dan merasa bahwa situasi ini agak kurang menguntungkan karena saya jadi harus banyak mengobrol dengan orang rumah. Bagaimana caranya supaya saya tidak mendapat banyak gangguan?

    Ah, yes. Dilema klasik bagi para introver yang tak suka banyak mengobrol. "Katakan bahwa kamu butuh lebih banyak privasi selama jam kerja karena pekerjaanmu kini menjadi lebih rumit. Di luar jam kerja, kamu bisa mengatakan bahwa kamu butuh beristirahat. Pastikan saja kamu tak benar-benar menghindari mereka selama seharian penuh," ujar Irene. "Gunakan trik membaca buku ketika kamu bosan dan ingin keluar kamar, atau cari film yang bagus yang bisa kalian tonton bersama dimana kalian tak perlu banyak mengobrol."


    Saya dan adik tinggal dalam satu kamar, dan kami berdua bekerja dari rumah. Sayangnya, dia sering virtual meeting setiap hari, padahal saya juga perlu melakukan telepon atau video-chat. Apa yang harus saya lakukan?

    "Catat: Sekecil apapun kamarmu - bahkan kalau kamarmu adalah kamar terkecil yang pernah ada di dunia - kamu membutuhkan dua tempat kerja yang terpisah," ujar Holland Haiis, productivity expert dari How Life Unfolds. Mungkin kalian harus membuat sekat seperti meja kantor ASAP, atau salah satu dari kalian harus menyerah dengan menggunakan meja lipat, atau mungkin salah satu dari kalian harus pindah ke ruangan lain jika memungkinkan. Juga, minta saudaramu untuk menggunakan headset ketika sedang online meeting sehingga kamu tidak terlalu terganggu. Cosmo tahu mungkin pilihannya kurang ideal, tapi yang pasti kalian harus menciptakan sekat atau jarak yang bisa membuat pihak lainnya tidak terlalu terganggu ketika sedang menelepon—dan, uh, berinvestasilah dengan membeli noise-canceling headphones.




    Saya rasa saudara saya tidak menganggap serius pandemi ini dan sering mengambil camilan saya tanpa cuci tangan terlebih dahulu. Yang lebih buruk, ia juga jarang sekali membersihkan tangan. Apakah saya harus mengingatkannya?

    Absolutely!” ujar Irene. “Jika ada orang di rumah Anda yang tidak menganggap serius virus ini, termasuk jarang mencuci tangan, ini adalah kabar yang buruk bagi seluruh isi rumah." Shasta Nelson, penulis The Business of Friendship: Making the Most of Our Relationships Where We Spend Most of Our Time, mengatakan "Cari waktu yang tepat supaya kalian bisa bicara dengan serius. Jangan terpancing emosi jika orang rumah terlihat menyepelekan masalah ini, karena well, bagaimanapun juga kalian satu tim, dan kalian akan tinggal bersama untuk waktu yang rasanya lamaaaaa sekali. Which you are. Jaga nada bicara, dan buat pembicaraan tersebut sesantai mungkin meski topiknya serius. Katakan bahwa kalian saling bergantung satu sama lain dan perlu saling menghargai satu sama lain, also keep remind them that you're in this together."


    Saya sudah menikah, dan saya khawatir saya bersama pasangan akan bosan dengan kehadiran satu sama lain, dan pada akhirnya kami bertengkar karena masalah kecil. Bagaimana caranya supaya hal ini tidak terjadi?

    Valid. Super valid. "Masalah terbesar dengan work from home atau bekerja di rumah adalah hal-hal yang biasa membuat kalian merindukan satu sama lain—semisal ketika pasangan menjemput atau mengantarmu ke kantor, atau ketika kalian saling mengucapkan 'Good luck!' sebelum akhirnya kalian berpisah—kini tak ada lagi," ujar Darcy Sterling, sang relationship expert dari acara realita televisi Famously Single. "Jadi kalian harus berpura-pura untuk tetap melakukannya, dan berusahalah untuk bekerja di tempat yang terpisah supaya kalian benar-benar merasa sedang bekerja di kantor." Untuk membuat hubungan kalian tetap fresh, atur waktu-waktu tertentu supaya kalian tetap bisa bertemu dan mengobrol, seperti di jam makan siang atau makan malam, dan bicarakan apa yang terjadi hari itu selama sedang bekerja. Usahakan untuk tidak mengobrol di jam kerja supaya kalian tidak cepat bosan.


    Bagaimana? Sudah siap bekerja dari rumah?

    (Artikel ini disadur dari cosmopolitan.com / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Alvin Yoga / Image: Cosmopolitan US / Katie Buckleitner)