Better You

10 Tips Praktis Agar Tidak Terkena Virus Flu

  by: Kezia Calesta       2/4/2020
    • Sakit flu dan pilek biasa merupakan dua hal yang berbeda, dan kamu patut mempelajari perbedaannya.
    • Terapkan gaya hidup yang lebih sehat dengan 10 tips praktis dari Cosmo agar kamu tidak terkena virus flu.

    Apakah kamu berpikir sakit flu sama dengan pilek biasa? Nope, ini saatnya untuk mempelajari perbedaannya! Pilek merupakan infeksi saluran pernapasan atas yang disebabkan oleh virus, sedangkan influenza adalah infeksi virus yang lebih sulit disembuhkan karena penyakit ini menyerang sistem pernapasan secara menyeluruh, mulai dari hidung, tenggorokan, hingga paru-paru.



    Menurut Kavita Shanker-Patel, MD, “Flu TIDAK sama dengan pilek biasa, maka kebiasaan mencuci tangan saja tidak cukup.” Semua bergantung kepada diet dan tempat yang kamu kunjungi – khususnya jika kamu memilih untuk menghabiskan waktu dengan seseorang yang sedang sakit flu. Untungnya, meskipun kamu sudah tertular, kamu masih bisa sembuh jika mulai menjalani gaya hidup sehat. Berikut 10 tips dari Cosmo untuk mencegah atau menyembuhkan sakit flu.

    1. Keluarkan sisi introvert kamu.

    Bila musim flu sedang melanda, hindari keramaian sebisa mungkin. “Bila kamu bisa membatasi keberadaanmu di tengah orang-orang banyak, maka kamu juga mengurangi risiko terkena sakit flu,” jelas Dr. Shanker-Patel. Flu dapat menyebar dengan cepat, khususnya dalam ruangan indoor seperti bioskop, hotel, tempat olahraga, hingga restoran. So, it’s better to Netflix and chill at home.

    2. Jika bisa, bekerjalah dari rumah.

    Tidak semua orang dapat work from home, tapi jika kamu sudah merasa tidak fit seperti biasanya, ambillah kesempatan ini untuk beristirahat di rumah sambil bekerja. Takut mengecewakan bos? Remember that your health is YOUR priority. Menurut Dr. Caroline Sullivan dari Columbia University School of Nursing, “Satu hari beristirahat di rumah saja dapat membantu tubuhmu pulih dengan lebih cepat.” Maka dari itu, lebih baik gunakan satu hari untuk WFH dibandingkan terkena sakit flu selama satu minggu… dan menularkan virus tersebut ke orang-orang sekitar.


    Baca Juga: Psst, Ini Tips Work from Home untuk Kamu yang Cepat Bosan


    3. Dapatkan vitamin D.

    Menurut riset oleh Cambridge University Press, kekurangan vitamin D dapat memberikan dampak buruk terhadap sistem imun dan meningkatkan risiko flu. So, selain meluangkan sedikit waktu untuk berjemur di bawah sinar matahari, perbanyak konsumsi suplemen atau ikan salmon, sari buah jeruk asli, susu, jamur, dan kuning telur.

    4. Perbanyak konsumsi sayur dan probiotiik.

    Saatnya mencari buah dan sayuran yang kaya akan antioksidan! Tomat, ubi, bayam, stroberi, dan brokoli sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, makanan kaya probiotik seperti yogurt dan tempe juga dapat mendukung sistem imun dan menyehatkan usus.

    5. Jaga jarak dengan orang yang batuk atau bersin.

    Virus flu merupakan parasit yang berada dalam sekresi pernapasan, dan virus tersebut dapat bergerak lewat udara dalam tetesan air liur sejauh satu meter sebelum jatuh ke tanah. Maka dari itu, penderita flu yang sedang bersin dapat mencemari udara sekitar kamu dan menularkan flu. It’s best to stay away!


    Baca Juga: Terserang Flu? Ini Fakta, Gejala & Cara Jitu Menanganinya!



    6. Jangan menyentuh wajahmu.

    Menyentuh permukaan yang terkontaminasi tidak akan menyebabkan sakit, karena virus tidak bisa masuk lewat kulit – virus tersebut harus masuk lewat membran mukosa lewat mulut atau hidung. Maka dari itu, risiko terkena flu lebih besar jika kamu memiliki kebiasaan menyentuh wajah.

    7. Bersihkan area-area yang banyak disentuh orang.

    Virus flu dapat singgah di berbagai permukaan selama 24 jam. “Jika kamu tinggal serumah dengan seseorang yang sakit flu, hampir semua permukaan dalam rumah tersebut sudah tercemar oleh virus.” Scary! Maka dari itu, bersihkan area yang sering disentuh seperti gagang pintu, charger smartphone, tombol lampu, keyboard, permukaan meja makan atau meja kerja, dan lain-lain. Selain itu, anjurkan orang di sekitar kamu untuk langsung membuang tisu mereka sendiri setelah digunakan.

    8. Jangan berbagi makanan atau minuman dengan orang yang sakit.

    Obviously, menukar air liur lewat makanan dan minuman akan memindahkan virus tersebut ke dalam mulutmu. Namun ingat, ini artinya kamu juga sebaiknya tidak berciuman dengan pasangan jika ia sedang menunjukkan gejala flu.

    9. Dapatkan waktu tidur yang cukup.

    “Mendapat tidur yang berkualitas merupakan kebiasaan baik untuk meningkatkan sistem imun secara optimal dan mencegah virus pernapasan seperti flu,” jelas Dr. Adalja. Menurut National Sleep Foundation, orang dewasa sebaiknya menghabiskan 7 tingga 9 jam untuk tidur setiap malam.


    Baca Juga: Berapa Lama Waktu Tidur Ideal yang Anda Butuhkan?

    10. Cegah flu dengan vaksin.

    Vaksin influenza dapat dilakukan sebagai salah satu pencegahan flu yang paling manjur. Menurut Centers for Disease Control and Prevention, vaksin mendorong tubuhmu untuk melepas antibodi yang dapat melindungi tubuhmu dan melawan tiga atau empat virus. “Meskipun sudah divaksin, risiko terkena flu masih ada… yet it’s less likely to be severe, dan kemungkinan untuk terkena pneumonia pun jauh lebih kecil,” jelas Dr. Appel.

    (Image: doc. John Francis / Cosmopolitan US. Artikel ini disadurkan dari cosmopolitan.com. Perubahan minor telah dilakukan oleh editor.)