Beauty

Stop Pencet Jerawat! Ini Bahayanya!

  by: Yovita Pratiwi       3/4/2020
  • Saat jerawat atau komedo muncul, rasanya tak tahan untuk memencetnya. Satisfying, right? Jerawat tumbuh saat pori-pori tersumbat. Hormon, bakteri, minyak, dan sel kulit mati juga dapat memicu dan penyebab timbulnya jerawat.


    Sebetulnya, apa itu jerawat? Bolehkah kamu memencetnya? Mari cari tahu.




    Jenis-jenis Jerawat


    Kulitmu dipenuhi oleh pori-pori, yang dapat tersumbat oleh nanah atau minyak. Setelah itu, timbul jerawat. Tipe-tipe jerawat yang paling umum ialah:


        • Pustula: Jerawat dalam yang sulit dihilangkan. Biasanya berwarna merah dan meradang. Jerawat jenis ini biasanya meninggalkan bekas.

        • Komedo hitam: Ketika kamu memiliki pori terbuka yang tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati, komedo terbentuk. Saat campuran minyak dan sel kulit mati ini terpapar ke udara, pori-pori jadi tampak hitam.

        • Komedo putih: Pori-porimu tersumbat dengan minyak dan sel kulit mati. Hal ini dapat menyebabkan sumbatan putih atau nanah yang terbentuk di bawah kulit. 


    BACA JUGA: 10 Bahan Alami Untuk Menghilangkan Jerawat Dengan Cepat


    Mengapa Kamu Tak Boleh Memencet Jerawat


    Pasti kamu pernah dengar kalau memencet jerawat itu tidak baik. Berikut adalah beberapa alasan mengapa:


        • Memencet jerawat dapat meninggalkan bekas.

        • Memencet jerawat dapat menyebarkan bakteri dan nanah dari pori yang terinfeksi ke pori-pori sekitarnya.

        • Memencet jerawat dapat memperlambat proses penyembuhan alami dari tubuh, sehingga proses penyembuhan jerawat jadi lebih lama. 



        • Secara tak sadar, kamu mendorong nanah dan bakteri lebih jauh ke dalam kulit, sehingga dapat mengakibatkan peradangan.

        • Dibutuhkan tiga hingga tujuh hari untuk jerawat sembuh dengan sendirinya. Ketika kamu memencet jerawat, kamu dapat memperlambat prposes hingga 14 hari. 


    BACA JUGA: 3 Dampak Buruk Memencet Komedo!


    Tak Tahan untuk Memencet Jerawat, Apa yang Harus Dilakukan?


    Kamu telah berusaha menahan diri untuk tidak memencet jerawat. Namun, pada akhirnya kamu memutuskan untuk tetap memencetnya. Paling tidak, lakukan secara benar. Langkah-langkah berikut ini dapat membantu.


    1. Tunggu hingga jerawat matang dan kamu dapat melihat matanya yang berwarna putih. Memencet terlalu dini tak akan berhasil, malah meninggalkan bekas dan terasa sakit.

    2. Cuci tangan hingga bersih. Kamu tak menginginkan bakteri lainnya hinggap di kulit. 

    3. Oleskan obat topikal seperti salicylic acid atau benzoyl peroxide pada jerawatmu. Hal ini dapat membantu melancarkan proses pemencetan.

    4. Sterilkan jarum dengan alkohol. Gunakan jarum untuk menembus kulit tempat komedo putihmu berada. Anda tidak perlu melakukan ini untuk komedo.

    5. Gunakan jari-jarimu atau dua buah cotton bud untuk berikan tekanan pada dua sisi jerawat ke arah “V”. Hal ini akan mendorong nanah atau minyak keluar dari pori-pori yang tersumbat.

    6. Oleskan sedikit alkohol pada area jerawat untuk memastikan tak ada bakteri yang tersebar ke bagian kulit lain.


    (Yovita Pratiwi. Image: Scott Webb on Unsplash)