Love & Sex

Ini 7 Kesalahan yang Harus Dihindari Setelah Putus Cinta

  by: Alexander Kusumapradja       7/4/2020
  • Cosmo babes, kamu mungkin pernah mengalami putus cinta yang rasa sakitnya sungguh terasa, dan ternyata hal itu memang bisa dibuktikan secara ilmiah dan bukan hanya perasaanmu saja. Dalam sebuah riset yang menggunakan mesin fMRI (alat scan untuk menangkap aktivitas otak ketika diberi tugas tertentu), responden yang baru mengalami putus cinta diminta untuk memikirkan proses putus tersebut sambil melihat foto orang yang telah mematahkan hati mereka. Hasil yang ditemukan para peneliti dari proses tersebut adalah ada bagian otak manusia yang menjadi aktif sama seperti ketika mereka mengalami sakit fisik.

    Makanya, ungkapan lebih parah sakit hati daripada sakit gigi ternyata bukan hanya sekadar lirik lagu saja, tapi ternyata ada benarnya. Kenapa? Karena sakit fisik bisa langsung kita obati atau akan hilang dengan waktu beberapa jam, namun sakit secara emosi akibat patah hati bisa bertahan lama.

    Salah satu penyebabnya adalah karena biasanya kita akan tenggelam dalam pikiran atau melakukan hal yang sebetulnya membuat proses patah hati itu makin parah. Berikut ini adalah 7 kesalahan yang harus dihindari bila kita ingin cepat pulih dari patah hati akibat putus cinta:



    via GIPHY

    1. Memandang Diri Sendiri Secara Negatif

    Salah satu kebiasaan yang sering terjadi adalah, kita cenderung menyalahkan diri sendiri. Kita akan langsung memikirkan kesalahan atau kekurangan yang kita punya dalam menjalani hubungan tersebut dan mengutuk diri sendiri. Terkadang kita juga mengingat kembali semua mantan atau patah hati yang pernah dialami dan berpikir mungkin memang salahnya di kita and we deserve it. Padahal di kondisi tersebut kita sebenarnya sedang menghajar ego dan kepercayaan diri kita yang sedang terpuruk. Berpikir buruk tentang diri sendiri saat patah hati bisa diibaratkan kamu mengalami patah tulang dan malah memukulnya lagi dengan palu. Kita tentu secara naluriah langsung ingin menghibur teman yang sedang patah hati dengan memberi semangat dan kata-kata positif, kenapa kita tidak melakukan hal yang sama untuk diri kita sendiri?

    via GIPHY

    2. Mengungkit Semua Kesalahan Masa Lalu

    Well, manusia tidak ada yang sempurna dan mungkin kamu memang pernah melakukan kesalahan ketika menjalani hubungan. Namun yang bisa kamu pelajari adalah belajar dari kesalahan tersebut alih-alih menyesalinya dan membayangkan skenario lain yang lebih ideal. Nasi telah menjadi bubur, dan daripada menangisi yang sudah terjadi, kenali di mana letak kesalahanmu dan pelajari untuk ke depannya.

    via GIPHY

    3. Mengagungkan Orang yang Telah Membuatmu Patah Hati

    Salah satu cara move on adalah berhenti memandang tinggi mantan dan hubungan masa lalu kalian. Kita harus mengubah persepsi tentang mereka secara realistis, termasuk melihat kekurangan dan sikap yang mereka tunjukkan ketika menjalani hubungan dan proses putus. Kalau kamu hanya mengingat yang bagus-bagus saja dari mantan atau kenangan manis yang pernah kalian alami, hal itu hanya membuat proses move on makin lama.

    via GIPHY

    4. Menutup Hati untuk Orang Lain

    Tentu saja kamu butuh waktu untuk memulihkan diri sebelum move on dan bisa membuka diri pada orang lain. Langsung mencari pelarian alias instant rebound ketika baru putus adalah hal yang sama sekali tak disarankan karena biasanya kamu hanya terbawa nafsu dan tidak berdasarkan logika. Izinkan dirimu untuk pulih dan bernapas, kalau perlu kamu juga bisa menetapkan target kapan kamu siap berkenalan atau memberi kesempatan pada orang lain.



    via GIPHY

    5. Berhenti Melakukan Hal yang Kamu Suka

    Cosmo mengerti, ketika baru putus kamu mungkin malas melakukan sesuatu, termasuk hal-hal yang biasanya menjadi hobimu. Padahal, hal itu bisa membuatmu makin terpuruk dalam kesedihan dan kehilangan sense diri sendiri. Tetapkan waktu berapa lama kamu boleh sedih dan murung sepuas hati, namun setelahnya kamu harus memaksakan diri kembali ke rutinitas dan hal yang membuatmu bahagia. Meskipun kamu belum bisa menikmatinya 100 persen, tapi hal ini bisa menjadi distraksi positif dan mengingatkanmu pada jati dirimu yang sebenarnya sebelum putus atau bahkan sebelum menjalin hubungan dengan sang mantan.

    via GIPHY

    6. Menghindari Kontak dengan Orang Terdekat

    Again, Cosmo paham kamu mungkin malas bertemu orang lain dan memilih mengurung diri di kamar. Hal itu boleh saja, asalkan tidak terus-terusan dan dalam jangka waktu yang lama. Bila kamu sudah puas menangis, izinkan mereka yang benar-benar sayang dan peduli padamu untuk menyemangatimu secara langsung atau kamu yang berinisiatif untuk curhat pada mereka yang kamu percaya. Namun, bila kamu masih sakit hati, kamu boleh kok secara terus terang meminta mereka untuk tidak membahas hal itu sampai kamu siap.

    via GIPHY

    7. Menyimpan Barang Kenangan

    Kamu mungkin pernah dengar ya orang-orang yang menjual barang milik mantan atau yang punya kenangan hubungan yang telah putus tersebut. Hal tersebut ternyata memang disarankan lho. Menyimpan barang-barang seperti foto, tiket nonton, pesan-pesan di ponsel, hadiah hanya akan mengingatkan kita pada hubungan yang sudah berakhir dan membuat kita makin susah move on. Bukan berarti kamu harus membuang semuanya, kamu boleh menyimpan barang-barang tersebut dulu di kotak tertutup dan ketika sudah mulai tenang, kamu bisa membukanya dan memikirkan apakah kamu mau menyimpan atau menyingkirkannya.


    (Alex.K/Image: Larm Rmah on Unsplash)