Beauty

Alasan Kenapa Wajah Kamu Berjerawat Selama Social Distancing

  by: Dheniel Algamar       7/4/2020
  • Untuk kamu yang beruntung dapat melakukan work from home selama masa pandemi corona ini, mungkin kamu sudah melakukan banyak hal seperti mengunduh seluruh aplikasi streaming berbayar, menonton serial K-drama paling populer, dan tak berhenti memakan persediaan kudapan selama seminggu. Atau mungkin hanya Cosmo saja yang melakukan hal tersebut?

    Salah satu masalah yang sering muncul selama masa social distancing atau #dirumahaja saat ini adalah munculnya jerawat atau breakout.

    Yup, meskipun faktanya para perempuan tak menggunakan banyak makeup selama social distancing dan terhindar dari polusi karena kegiatan commute sehari-sehari, namun nyatanya kulit kita pun tetap tampak tidak bahagia. Oh no!



    Untuk mengetahui alasan kenapa kita harus berjuang memerangi masalah kulit di masa ini, Cosmo pun berbicara dengan Pamela Marshall, seorang pakar klinis kecantikan dan co-founder Mortar and Milk untuk membantu menjawab problematik tersebut.


    KENAPA KULIT WAJAH SAYA BERJERAWAT?

    "Ada banyak sekali faktor yang menyebabkan masalah kulit wajah ini,” jawab Pamela. "Akan tetapi, penyebab utama biasanya dari stres, pola makan, kekurangan vitamin D, dan kebersihan.” 

    "Ketika badan kita mengalami stres maka hormon kortisol akan dikeluarkan. Apabila hormon kortisol ini tinggi, produksi hormon estrogen pun menjadi rendah. Ketika estrogen berkurang, ini akan menyebabkan hormon androgen (hormon pria) meningkat dan akan mengirimkan sinyal ke kelenjar minyak untuk memproduksi lebih banyak minyak.” Ini bukan pertanda yang baik, menurut saya.

    “Pori-pori kita tidak menyukai sesuatu yang terlalu berlebihan,” ujar Pamela. “Karena itu, pori-pori akan membengkak dan meradang, menimbulkan jerawat.”

    Memang stres bisa jadi faktor utama penyebab masalah kulit kamu (thanks a lot for that!), tetapi pola makan tak dijaga dan mengonsumsi makanan cepat saji pun tidak akan membantu mengurangi stres, malah jadi pemicu timbulnya jerawat.

    “Mengonsumsi makanan cepat saji mungkin terasa nikmat secara seketika namun justru akan mengotori dan merusak usus kamu, yang kemudian akan merusak kulit,” tuturnya.

    Brilian.

    Tetapi tunggu dulu, masih ada dua faktor lagi jadi penyebab timbulnya jerawat pada kulit, dan yang pertama adalah kekurangan vitamin D akibat dari terlalu banyak menghabiskan waktu di dalam rumah.

    “Vitamin D sangat penting untuk perkembangan sel dalam tubuh, jadi kurangnya aktivitas di luar ruangan otomatis akan menigkatkan kadar kebutuhan akan vitamin D,” ujar Pamela. Vitamin D juga memiliki peran penting untuk mengurangi inflamasi pada kulit seperti yang kita telah pelajari sebelumnya, dan membantu mencegah timbulnya jerawat.



    Terakhir, mungkin kamu merasa saat ini telah berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga kebersihan (sampai kulit tangan pun bersisik akibat terlalu banyak mencuci tangan), namun bisa dimengerti apabila rutinitas perawatan kulit wajah pun terkadang sering terlupakan selama masa social distancing di rumah.


    LALU, BAGAIMANA KAMU MEMERANGI MASALAH INI?

    Saat ini kita sedang berada di suatu kejadian yang belum pernah kita hadapi sebelumnya, dan mengatasi tekanan seperti sekarang ini tentu tidaklah mudah, seperti yang dijelaskan Pamela.

    “Memang sangat mudah untuk berkata kepada seseorang, 'practice mindfulness' atau ‘jangan stres', tetapi mempraktikkan saran tersebut ke dalam sebuah aksi ternyata sangat sulit. Yang paling mudah untuk mengatasi stres adalah dengan memastikan diri sendiri untuk menjaga pola makan sehat dan teratur. Ini tentu akan mengingatkan saya, setidaknya saya telah berbuat baik untuk badan saya.”

    Untuk menjaga hormon kortisol agar tetap terkontrol, cobalah untuk melakukan kegiatan yang ingin kamu lakukan dan bersikap baik terhadap diri kamu. Banyak sekali kegiatan yang bisa dilakukan untuk mengalihkan pikiran, mulai dari mendengarkan podcast, belajar memasak, berolahraga, dan masih ada 8 cara lain untuk membuat kamu tidak panik

    Soal pola makan, Pamela menyarankan untuk makan makanan yang tinggi nutrisinya. Makanan seperti seperti ikan, keju, telur dan jamur sangat kaya akan vitamin D, sehingga dapat membantu meningkatkan asupan yang diperlukan tubuh kamu saat social distancing di rumah saja.

    Soal kebersihan kulit, Pamela merekomendasikan untuk mencuci seprai kamu setiap minggu (terutama karena kamu mungkin banyak menghabiskan waktu di atas tempat tidur). Jika tidak, cobalah untuk mencuci sarung bantal kamu seminggu sekali.

    Dan yang terakhir, pertahankan rutinitas perawatan kulit kamu – membersihkan, mengelupaskan sel-sel kulit mati, melembabkan, dan jangan lupa untuk menggunakan SPF. Ingat, meskipun kamu tidak beraktivitas di luar ruangan, tetap saja wajah kamu masih terdapat keringat, sebum, dan kotoran yang menumpuk setiap hari. 

    Jadi ingat untuk selalu memerhatikan kulit kamu dan dirimu setiap hari.

    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan.com/UK / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Dheniel Algamar / Ed. / Opening image: 123rf.com )