Love & Sex

5 Cara tetap PDKT dengan Si Dia di Masa Physical Distancing

  by: Alexander Kusumapradja       16/4/2020
  • Girls, banyak di antara kita yang sudah menjalani masa karantina di rumah alias physical distancing selama beberapa minggu dan bahkan sudah nyaris sebulan. Meskipun terkadang memang rasanya lebih menyenangkan tak harus bangun pagi-pagi untuk ke kantor atau kampus, namun tak bisa dipungkiri bahwa kita merindukan rutinitas tersebut dan interaksi sosial secara langsung, termasuk kesempatan untuk berpapasan dengan gebetan kita di kantor atau kampus. Di saat kita tak mungkin membangun koneksi secara fisik dengan Si Dia seperti sekarang, bukan berarti kita tak bisa meneruskan kode-kode PDKT kita dengannya. Bagaimana caranya? Simak bersama yuk!

    via GIPHY



    1. Komunikasi Lewat Direct Message

    Kalau sebelumnya kamu masih merasa ragu atau malu untuk mengirim direct message duluan ke dia, ini mungkin saat yang tepat untuk melakukannya. Mulai dengan langkah sederhana seperti mengomentari atau bertanya tentang hal yang ia posting di Instagram atau Twitter dan coba bangun obrolan dari situ. Atau bila kamu memang sudah cukup akrab sebelumnya, kamu bisa inisiatif duluan bertanya kabarnya dengan sesimpel ungkapan “Hei, apa kabar?” sambil bertanya soal kondisinya saat ini dan bonding dengan topik seputar karantina dan isu hangat lainnya. Bila obrolan kalian berjalan lancar, hal ini bisa menjadi awal untuk obrolan yang lebih panjang dan personal. Namun, bila ia terkesan cuek atau lama membalas padahal kamu tahu ia mungkin sedang di rumah saja, well, maybe he’s just not that into you dan kamu pun boleh menurunkan ekspektasimu atau mundur teratur.


    2. Undang Dia ke Grup Chat

    Masih belum berani untuk tatap muka one-on-one dengan dia via Zoom atau FaceTime? Bila kalian punya lingkar pertemanan, kegiatan, atau minat yang sama, kamu bisa coba mengajak dia untuk masuk ke grup chat karena banyak orang yang merindukan hubungan sosial dengan teman-teman mereka saat ini. Jadwalkan video call dengan grup ini dan pastikan gebetan kamu juga diajak. Dari mulai sekadar ngobrol iseng hingga topik yang lebih spesifik (seperti membicarakan film atau buku misalnya) bisa makin mendekatkan dan membuat kalian saling mengenal. Jaga agar tetap kasual untuk sekarang sembari kamu makin terbiasa berkomunikasi dengannya.

    via GIPHY

    3. Cari Ide Aktivitas yang Bisa Dilakukan Bersama

    Bila hubungan kalian sudah semakin dekat dan makin mengenal satu sama lain, kalian bisa janjian untuk melakukan suatu hal bersama meskipun fisik kalian terpisah jauh. Kalian bisa janjian untuk menonton film atau serial TV di waktu yang sama sambil melakukan video call atau chat untuk berbagi komentar tentang yang sedang kalian tonton atau bila kalian termasuk penggemar game, kalian bisa janjian main bareng dengan sistem internet yang bisa menghubungkan banyak pemain untuk main bareng dengan genre beragam, dari yang menguji adrenalin hingga yang relaxing seperti Animal Crossing. Waktu bonding ini bisa menjadi awal dari hubungan yang lebih lanjut ketika keadaan sudah kondusif dan kalian bisa bertemu secara langsung.




    4. Beri Kejutan Manis Untuknya

    Adalah hal yang wajar untuk merasakan kecemasan dan stress di masa-masa pandemi Corona yang tak kita harapkan ini. Gestur-gestur manis bisa menjadi penambah semangat untuk siapa saja di masa sekarang, termasuk gebetanmu. Kamu bisa mengejutkannya dengan mengirim makanan kesukaannya atau memberi rekomendasi musik, buku, film yang akan ia suka. Besar kemungkinan ia akan menghargai kejutan tersebut sekaligus menangkap sinyal-sinyal yang kamu kirimkan. Tapi ingat, lakukan dengan wajar dan jangan berlebihan ya, nanti bisa-bisa ia justru merasa tak nyaman dan menganggapmu terobsesi dengannya.

    via GIPHY

    5. Membuka Diri dan Berterus Terang

    Bukan berarti kamu harus langsung terbuka dan jujur mengungkapkan perasaanmu ke dia, tapi Cosmo paham di situasi seperti sekarang kamu mungkin justru makin menggebu dan tak sabar untuk membiarkan ia tahu perasaanmu. Bila insting kamu bilang ini saat yang tepat untuk confess perasaan ke dia, jangan langsung melawan perasaan itu mentah-mentah tapi juga jangan langsung gegabah. Coba pikirkan dulu skenario yang mungkin terjadi dan hanya kamu yang paham sudah sejauh mana hubungan di antara kalian. Bila hubungan kalian dirasa sudah cukup dekat dan nyaman namun dia belum ada tanda-tanda untuk nembak duluan, kamu bisa mengambil inisiatif baik secara gamblang atau melalui kode. Kemungkinannya memang bisa terbagi dua: ia membalas perasaanmu, menolak dengan cara baik, atau justru membuat hubungan kalian menjadi awkward dan akhirnya menjauh. In the end, apa yang kita butuhkan adalah penjelasan mau dibawa ke mana hubungan ini dibanding cuma hanya berandai-andai menunggu. Setuju?


    (Alex.K/Image: Chandra Daru Nusastiawan on Unsplash )