Lifestyle

Catat! Daftar Film Musikal Terbaik Sepanjang Masa

  by: Givania Diwiya Citta       16/4/2020
    • Pemerintah mengimbau untuk belajar, bekerja, beribadah dari rumah demi menekan pandemi COVID-19 di Indonesia.
    • Banyak hal yang tetap bisa membuat kita bahagia selama menjalani self-quarantined di rumah saja, seperti binge-watching film musikal terbaik sepanjang masa.


    Orang-orang yang bilang “benci film musikal” sepertinya harus berpikir dua kali, karena sesungguhnya, ada satu yang cocok untuk setiap orang, lho. Bahkan tahun 2020 saja ada banyak film musikal yang didaftarkan tayang, termasuk blockbuster In The Heights dan remake West Side Story oleh Stephen Spielberg, juga berbagai musikal yang lebih kecil (yang pencinta Broadway nanti-nantikan) seperti The Prom di Netflix dan Everyone’s Talking About Jamie. Sampai semua film itu tayang, siap untuk menerima daftar rekomendasi yang lain? Five, six, seven, eight!




    West Side Story


    Well, kamu memang harus memulai daftar dari yang paling atas, bukan? Meski kita menanti versi remake, tapi romansa dari semua bintang orisinal ini tak akan pernah tergantikan.


    Sweeney Todd: The Demon Barber of Fleet Street


    Coba pertontonkan ini pada siapa pun yang bilang film musikal itu terlalu corny dan terlalu riang bagi mereka.


    Hairspray


    Apakah Cosmo gila jika berpikir adaptasi yang ini underrated? Kita semua tahu, kan, bagaimana setiap musikal Broadway yang diadaptasi jadi film, selalu ada tambahan satu lagu baru yang menjengkelkan? Tapi dalam Hairspray, Cosmo justru menggilai lagu baru itu.


    A Chorus Line


    Panggung musikal ini memenangkan Pulitzer, tidak mengejutkan. Lalu saat diadaptasi jadi film… ia sungguh menunjukkan kegilaan era ’70an. Anehnya cocok untuk semua yang suka So You Think You Can Dance atau The Masked Singer, karena ceritanya adalah tentang kompetisi audisi.


    Singin’ in the Rain


    Nah, yang satu ini amat sangat klasik. Tapi Cosmo maklum kalau akhirnya kamu jadi mengikuti tarian deam ballet itu.


    Hello Dolly!


    Barbra Streisand mungkin lebih dikenal dalam film musikal seperti Funny Girl atau bahkan Yentl, jadi film yang satu ini serasa hidden gem yang low-key. Bonus: Ini cocok untuk para penyuka film Wall-E. Ingat bagaimana Pixar membuka film itu dengan “Put on Your Sunday Clothes”?


    Sunshine on Leith


    Tahukah kamu bahwa ada ‘jukebox’ yang menampilkan George MacKay dari 1917 dan Antonia Thomas dari The Good Doctor (atau Lovesick atau Misfits, jika kamu adalah penggemar tv British). Tontonlah!


    Rocketman


    Teknisnya, ini memang film biopik… tapi sebenarnya ini jelas-jelas film musikal, setuju tidak? Cosmo setuju sekali.


    Mamma Mia: Here We Go Again


    Twist! Mamma Mia yang orisinal memang hebat, sudah pasti, tapi tidak bisa dipungkiri bahwa sekuelnya lebih bagus?? Maaf, bukan Cosmo yang memulainya.


    Cabaret


    Yang satu ini adalah kompetitor kuat dari West Side Story. Jalan ceritanya mungkin tak sekuat itu, tapi tarian dan *emoji api* lagu-lagunya super catchy.


    The Rocky Horror Picture Show


    Musikal yang jenaka, menyeramkan, dan super horny ini amat sangat klasik untuk cult.


    Little Shop of Horrors


    Cosmo akan mereferensikan musikal ini sebagai “The one that taught straight boys in drama club how to riff”.


    Grease


    Tak perlu berpikir terlalu keras tentang politik gender di film yang satu ini. Yang penting adalah musiknya yang juara.


    The Wiz


    Bosan dengan The Wizard of Oz? Coba tonton adaptasi yang satu ini.


    Chicago


    Tepuk tangan untuk “Cell Block Tango”! Lagipula, jika kamu adalah tipe orang yang selalu mempertanyakan “Kenapa, sih, semua dialog harus dinyanyikan jadi lagu?” coba tonton Chicago karena ia membuktikan bagaimana setiap musikal dalam film ini punya sequence yang mulus.


    Enchanted


    Mengapa Amy Adams tak main film musikal lagi?! Mungkin Cosmo perlu mengingatkan betapa bagusnya film ini. Menurut Cosmo, “How Does She Know” mungkin masih jadi salah satu lagu terbaik yang pernah ada dalam film.


    High School Musical


    Cosmo tentu juga penggemar berat High School Musical 2 dan Senior Year. Tapi sulit untuk mengalahkan yang orisinalnya, yang menciptakan Disney Channel Original Movie, dan membuat film remaja-yang-bernyanyi keren lagi, jauh sebelum Glee.


    Willy Wonka and the Chocolate Factory


    Jangan pernah ada yang menyebut tentang reboot Tim Burton. Tak mungkin ada yang bisa membuatnya.


    Across the Universe


    Akan menggelegar jika kamu menonton yang satu ini setelah menyaksikan Evan Rachel Wood di Westworld, tapi film garapan Julie Taymor ini sangat magis.


    Sing Street


    Mencoba mencari musikal yang lebih karismatik daripada film coming-of-age Irlandia tentang para laki-laki yang memberontak pada guru mereka dan mulai membuat band yang menyalin semua lagu ’80an? Cuma ini satu-satunya.


    Once


    Masih di teritorial yang sama, film indie romatis Irlandia ini akan melelehkan hati kamu sekaligus menenangkan kamu dengan lagu-lagu Glen Hansard yang indah.




    That Thing You Do


    Hanya anak-anak ’90an yang ingat musikal cute tentang band remaja yang melonjak ke ketenaran ini.


    The Last Five Years


    Anna Kendrick dan Jeremy Jordan memerankan pasangan yang bertemu, menikah, dan bercerai dalam rentang waktu lima tahun. Lagu-lagu Anna mulai dari akhir, sementara lagu-lagu Jordan mulai di awal, dan keduanya duet saat di tengah-tengah. Heartbreaking.


    Mary Poppins


    Tonton ini untuk menemukan aksen Cockney lucu dari Dick Van Dyke, dan untuk menikmati musikal yang menghangatkan hati meskipun ceritanya sedih sekaligus konyol saat masuk ke bagian serius. Mary Poppins Returns juga cukup bagus, kok!


    Hedwig and the Angry Inch


    Ini juga musikal klasik yang melambungkan lagu-lagu rock ke level yang baru.


    Were the World Mine


    Inilah film indie yang underrated, yaitu film yang terinspirasi dari A Midsummer Night’s Dream. Ceritanya adalah tentang seorang laki-laki yang mendendam pada para perundungnya, pokoknya sangat tahun 2008.


    A Little Night Music


    Musikal ini punya Elizabeth Taylor dan Diana Rigg (Olenna “Tell Cersei It Was Me” Tyrell dari Game of Thrones) di dalamnya.


    My Fair Lady


    Cosmo juga jadi ingin mencari satu profesor phonetics untuk “memperbaiki” aksen, dan yang bisa agak sedikit bersikap galak. Ouch.


    Moulin Rouge!


    Ini film untuk semua anak yang menyanyikan “Come What May” saat ada ajang unjuk bakat di SMP!


    Dreamgirls


    Film ini bahkan sudah jadi musikal yang bagus, ditambah lagi pemerannya adalah Beyoncé? Lalu kita pun jadi dibuat berpikir apakah plot cerita mencerminkan karier Bey? Dan juga Jennifer Hudson yang pergi dari sana? Game changer.


    The Muppet Movie


    Kamu layak menonton The Muppet Movie dengan kejayaan musikalnya.


    Pitch Perfect


    Film yang pertama sangat bagus, dan saat Ben Platt mulai bernyanyi di akhir… astaga, Cosmo menangis. 


    La La Land


    Akhir cerita ini anehnya sangat bikin depresi, bahkan bagi film yang didasarkan pada romansa Old Hollywood. Dan Cosmo tak akan pernah melupakan fakta bahwa lagu di atas ini adalah tentang *catat* pentingnya networking, tapi hei! Film ini hampir menang Best Picture Oscar.


    The Umbrellas of Cherbourg


    Karena kita sudah membicarakan La La Land, Cosmo juga harus menyebutkan film Prancis yang jadi inspirasi film tersebut. Film garapan Jacques Demy ini juga punya kualitas candy-colored dan melankoli yang sama.


    Stormy Weather


    Musikal kuno lainnya yang juga jarang terekspos adalah Stormy Weather, yang dibintangi oleh Lena Horne dan hampir semua pemeran Afrika Amerika – yang jujur sangat langka untuk tahun 1943.


    Rodgers & Hammerstein’s Cinderella


    Kalau kamu tidak segera ikut menyanyikan “Cinderella” dengan “the one with Brandy”, Cosmo tak tahu lagi harus bilang apa.


    Annie


    Tak ada maksud untuk menyinggung film orisinalnya, tapi TV remake tahun 1999 jujur lebih tidak problematis.


    Inside Llewyn Davis


    10/10 Cosmo sangat ingin Oscar Isaac menyanyikan lagu-lagu folk sedih kapan pun ia mau. Juga, Cosmo salut pada apapun yang Adam Driver lakukan di film ini – Cosmo terobsesi.


    A Star Is Born


    Memang ada sejuta versi dari A Star Is Born, tapi tentu saja Cosmo tak akan bisa menolak versi yang ada lagu “Shallow”.


    Into the Woods


    Flm ini memang tak sempurna, tapi Chris Pine tampak sangat sempurna, dan “Last Midnight” adalah uhhhh… jadi mood Cosmo.


    The Sound of Music


    Tentu saja Cosmo tak akan melewatkan para Von Trapps! Bahkan film-film umum lainnya tak ada yang bisa menandingi The Sound of Music, dan kebetulan, juara yang satu ini adalah musikal.


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan US / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Givania Diwiya / Image: Dok. Cosmopolitan US)