Lifestyle

24 Film Dokumenter Terbaik di Netflix yang Patut Kamu Tonton

  by: Shamira Priyanka Natanagara       18/4/2020
  • Oke, acara standup comedy memang menghibur dan film horor asyik untuk ditonton bersama-sama, tapi sekali-sekali, ada baiknya jika kita menyaksikan tontonan yang agak mendidik—itulah mengapa Cosmo melihat-lihat pilihan film dokumenter yang tersedia di Netflix ketika ingin menyeimbangkan tipe tontonan yang diserap. Menonton dokumenter mirip seperti membaca buku, kamu bisa lebih memahami suatu topik yang menarik dan belum dikenal luas tanpa harus membaca buku yang super tebal! Yang kamu butuhkan hanyalah satu atau dua jam dan kamu bisa langsung memamerkan informasi yang baru kamu pelajari pada meeting Zoom selanjutnya. 

    Jika ini adalah kali pertama kamu menjelajahi genre dokumenter dan takut akan memilih film yang membosankan, percaya Cosmo, deh, tak ada film yang membosankan atau 'garing' dalam daftar ini. TBH, mungkin kamu malah butuh menyediakan tetes mata karena tidak bisa berhenti nonton. Daftar ini juga tak hanya berisi dokumenter politik dan true crime, Cosmo juga telah memilih beberapa dokumenter feel-good. So... are you ready?




    Crip Camp (2020)


    Sebuah cerita inspiratif tentang sekelompok remaja yang menghadiri perkemahan musim panas untuk orang-orang dengan disabilitas dan bagaimana pengalaman tersebut mengubah hidup mereka. By the way, Barack dan Michelle Obama (kamu ingat mereka, kan?) adalah produser eksekutif film ini, so yeah, bisa dibilang film ini wajib ditonton.


    BNK48: Girls Don't Cry (2018)


    Menjadi seorang idol bukanlah hal yang mudah, sepertinya kita semua sadar akan hal tersebut. Dalam dokumenter ini, kamu bisa melihat proses pembuatan idol group asal Thailand, BNK48, yang merupakan sister group internasional dari grup Jepang AKB48. Grup ini dikenal memiliki peraturan yang ketat dan lingkungan yang kompetitif. Butuh lebih banyak alasan untuk menyaksikan film ini? Well, BNK48: Girls Don't Cry telah tayang di festival film Busan (Korea Selatan), Rotterdam (Belanda), dan Tokyo (Jepang). 


    Miss Americana (2020)


    Mungkin kamu adalah penggemar berat Taylor Swift, atau mungkin kamu tidak mengerti akan obsesi orang-orang terhadap penyanyi ini, tapi dokumenter ini patut ditonton. 100%. It's worth it. Taylor mengungkapkan cukup banyak hal dalam dokumenter ini dan bisa membuatmu lebih menghargai hidupnya yang, terus terang, tampak sungguh riuh, mulai dari tumbuh dewasa di bawah sorotan publik hingga diam-diam menghadapi eating disorder (gangguan makan).


    Fyre: The Greatest Party That Never Happened (2019)

    Kalau hingga kini kamu belum menonton film yang satu ini, hentikan apa pun yang kamu lakukan sekarang dan segera buka aplikasi Netflix! Ingat "festival musik" yang sukses menghebohkan internet pada tahun 2017? Of course you do. So tonton dokumenter ini sekarang juga!


    Homecoming (2019)


    Beyoncé adalah, dan akan selalu menjadi, the queen, tapi melalui dokumenter ini, kita bisa melihat behind-the-scenes yang menunjukkan betapa keras dan disiplinnya ia berlatih untuk mempersiapkan penampilan Coachella-nya yang ikonis—dan termasuk kesulitan yang ia alami (yes, sang ratu pun sempat mengalami kesulitan!).


    Bikram: Yogi, Guru, Predator (2019)


    Yang satu ini benar-benar akan memberimu pandangan yang sama sekali baru tentang yoga, dan sejujurnya mungkin akan membuatmu tidak ingin membayar ratusan ribu rupiah untuk mengikuti kelas yoga. Dokumenter ini meliput praktik Bikram Choudhury (pria yang kabarnya memperkenalkan hot yoga pada warga AS) yang mencurigakan, yang diduga melibatkan kebohongan, fat-shaming, kekerasan seksual, dan bahkan pemerkosaan. Yikes, yikes, yikes.


    American Factory (2019)


    Seorang miliarder Cina membuka pabrik baru di pabrik lama General Motors di Dayton, Ohio. Meskipun, ya, dokumenter ini memperlihatkan nasib pekerja kerah biru di Amerika, dokumenter ini juga menawarkan pandangan menarik tentang Amerika dan pekerja Amerika melalui perspektif orang Cina. 


    One of Us (2017)


    Jika kamu tidak familier dengan komunitas Hasidic Jewish (Yahudi Hasidic) di Brooklyn, New York, segera tonton film ini. It's fascinating. Dokumenter ini mengikuti tiga mantan Yahudi Hasidic yang meninggalkan komunitas dengan peraturan ekstrim, picik, dan super konservatif dan perjuangan mereka untuk beradaptasi dengan kehidupan baru di luar sana.


    Abducted in Plain Sight (2017)


    Bahkan untuk para penggemar true crime alias kisah kriminal nyata, dokumenter ini sulit untuk ditonton. Bukan karena membosankan—justru film ini benar-benar mengasyikkan. Namun dokumenter ini bercerita tentang kisah seorang remaja yang diculik oleh tetangganya—dua kali—pada tahun 70an. Cosmo sangat merekomendasikan kamu untuk menonton sesuatu yang lebih, err, ringan setelah menyaksikan film ini. 


    What the Health (2017)


    Oke, beberapa klaim yang dibuat di dalam dokumenter ini mungkin agak sedikit lebay, tetapi tetap saja, tidak diragukan bahwa pendapatan yang dihasilkan industri hewan pangan memiliki pengaruh yang super besar terhadap pedoman nutrisi Amerika, dan berhubungan erat dengan "keinginan" perusahaan farmasi, secara finansial, untuk membuat orang tetap sakit. Scary.


    Knock Down the House (2019)


    Jika kamu butuh asupan women empowerment saat ini, tonton dokumenter ini. Film ini mengikuti perjalanan Alexandria Ocasio-Cortez, Perwakilan AS untuk Distrik Kongres Ke-14 New York, dan sejumlah kandidat politik wanita lainnya selama berkampanye di tahun 2018.


    Amanda Knox (2016)


    Dokumenter ini mengagumkan karena tak hanya fokus pada apa yang terjadi terhadap mendiang roomate Amanda Knox yang dibunuh ketika belajar ke luar negeri di Italia. Namun dokumenter ini pun membahas jurnalisme yang tidak bertanggung jawab dan seksisme yang membuat persidangan Amanda menjadi super sensasional.




    Forks Over Knives (2011)

    Mungkin kamu sudah pernah mendengar bahwa diet whole-food dan plant-based adalah hal terbaik yang bisa dilakukan untuk kesehatan kita dan untuk Bumi, dan Forks Over Knives adalah dokumenter yang mengedepankan ide tersebut. Film ini mengikuti dua dokter dengan kesimpulan yang sama: makanan hewani yang berlemak yang biasanya kita konsumsi membuat kita sakit. Sebagai bukti, mereka mengamati sekelompok orang, terdiri dari orang-orang dengan penyakit kronis, yang mengubah diet sekaligus hidup mereka.


    Casting Jonbenet (2017)


    Ada jutaan dokumenter yang membahas pembunuhan JonBenét Ramsey, masing-masing dengan teori berbeda soal apa yang terjadi pada sang ratu kecantikan cilik, tapi yang satu ini beda dari yang lain. Film ini fokus pada bagaimana pembunuhan JonBenét mempengaruhi tetangganya di area Colorado, dan apa yang mereka yakin telah terjadi.


    Audrie & Daisy (2016)


    Sebaiknya kamu menyiapkan minuman dingin dan seember es batu, karena yang satu ini akan membuatmu marah hingga berapi-api. Film ini, sayangnya, bercerita tentang dua perempuan muda yang dilecehkan secara seksual, dipermalukan di depan publik, lalu orang-orang (termasuk polisi) menyalahkan mereka atas kejadian tersebut.


    The Great Hack (2019)


    Kita semua tahu bahwa selama ini Facebook telah mengumpulkan informasi pribadi kita, tapi kabar ini baru tersebar setelah kita mengunggah foto dan berinteraksi dengan banyak orang selama bertahun-tahun. Nah, melalui dokumenter ini, kita mempelajari cara Cambridge Analytica menggunakan platform media sosial tersebut untuk mengumpulkan data serta memproduksi iklan dan postingan bertarget untuk mempengaruhi ajang politik besar, seperti pemilihan Brexit dan Pemilihan Presiden AS tahun 2016.


    Voyeur (2017)


    Jurnalis ternama Gay Talese menyelidiki seorang pemilik motel di Colorado, Gerald Foos, yang diduga telah membangun loteng rahasia di atas kamar tamunya agar ia bisa mengintip mereka kapan saja. Cosmo jamin kamu bakal ingin teriak saat menyaksikan film ini.


    Holy Hell (2016)


    Siapa, sih, yang tidak suka mendengar kisah nyata tentang cult? Dokumenter yang satu ini membahas cult Buddhafield di California (meskipun sekarang beroperasi di Hawaii) dan diduga memiliki pemimpin yang kejam, Michael Rostand


    Hot Girls Wanted (2015)


    Lewat dokumenter ini, kamu bisa mengintip ke dalam dunia pornografi amatir, dan cara dunia tersebut mengeksploitasi perempuan-perempuan muda yang mengincar uang dan ketenaran.


    The Final Year (2017)


    Jika kamu merasa rindu akan suami Michelle Obama, coba tonton dokumenter ini, yang mengikuti tim Presiden Obama pada tahun terakhir masa jabatannya saat mereka mencoba merancang peninggalan kebijakan luar negeri yang akan sulit dihancurkan pemerintahan selanjutnya.


    Behind the Curve (2018)


    Jika kamu kagum dengan Flat Earth Society (Komunitas Bumi Datar) seperti Cosmo, kamu patut menonton dokumenter yang satu ini. Kamu bisa melihat dengan jelas bagaimana beberapa orang bisa percaya akan teori bahwa Bumi itu datar. Yup, just give it a watch.


    Get Me Roger Stone (2017)


    Masih bingung bagaimana Trump bisa menjadi Presiden AS? Jawaban dari pertanyaan tersebut adalah Roger Stone, yang moralnya dipertanyakan. Roger adalah ahli strategi politik Partai Republik yang dikenal dengan sikapnya yang harus-menang-dengan-segala-cara dan, menurut dokumenter in, pelopor "pelobi modern yang kotor". 


    Bill Nye: Science Guy (2017)


    Sejujurnya, Cosmo bisa mendengar Bill Nye berbicara sepanjang hari, tapi melihat ia mengedukasi orang-orang yang tidak percaya akan topik-topik penting seperti evolusi dan perubahan iklim tak hanya informatif, tapi juga menginspirasi.


    Bob Lazar: Area 51 and Flying Saucers (2018)


    Bahkan orang yang paling skeptis pun masih ingin percaya bahwa di suatu tempat di luar sana, alien itu ada. Dan Bob Lazar, pria yang membongkar rahasia tentang keberadaan Area 51 (lokasi yang ingin orang-orang kunjungi untuk membebaskan para alien) mengatakan bahwa alien itu benar-benar nyata dan bahkan ia pernah melihat langsung peswat antariksa mereka.


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan US / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Shamira Natanagara / Ed. / Opening image: Dok. Cosmopolitan US/JOHN FRANCIS)