Better You

Ini Faktor Penyebab Nyeri Haid yang Patut Kamu Ketahui!

  by: Giovani Untari       20/4/2020
    • Sering mengalami nyeri haid, babes? Tapi terkadang kita tidak menyadari penyebab masalah nyeri datang bulan tersebut.
    • Ini dia beberapa fakta di balik nyeri haidmu.

    Don’t talk to me, I’m on my period!” Rasa nyeri saat datang bulan kerap menjadi momok bagi perempuan berapa pun rentang usianya. Apa sebenarnya penyebab kita mengalami nyeri yang ”menyebalkan” ini?


    MENGENAL LEBIH DEKAT DISMENORE

    Oh cramps! Membahas mengenai masa menstruasi kamu, tentu tak lepas dari rasa nyeri yang kerap menyertainya. Dalam bahas medis, nyeri haid pun dikenal dengan istilah dismenore. Nyeri yang dirasakan umumnya terletak pada area perut bagian bawah serta terkadang terasa di area bawah pinggang. Dismenore sering terjadi pada 1-2 hari menjelang fase menstruasi, hingga 2-4 hari setelahnya. Kamu juga tidak sendiri mengalami hal ini, dear! Pasalnya penelitian dari organisasi Women’s Health Concern mengungkap bahwa sekitar 80% perempuan mengalami nyeri haid dalam hidupnya. Pada 40% perempuan, nyeri haid bahkan diikuti beberapa gejala pra-menstruasi seperti: perut kembung, nyeri payudara, kesulitan berkonsentrasi, rasa lelah berlebih, hingga mood swings. 




    FAKTOR PENYEBAB NYERI HAID

    Apa sebenarnya yang menyebabkan terjadinya nyeri haid ini? Itu karena selama menstruasi, tubuh memproduksi hormon prostaglandin yang berfungsi merangsang kerja otot rahim untuk berkonstraksi mengeluarkan darah serta cairan lendir. Hormon inilah yang menyebabkan kamu mengalami nyeri haid. Semakin tinggi kadar prostaglandin dalam tubuh, maka intensitas rasa nyeri pun akan semakin terasa.

    Selain itu, proses kontraksi dalam rahim saat meluruhkan lapisan juga ternyata menekan area pembuluh darah di sekelilingnya. Hal ini turut membuat oksigen yang masuk ke rahim menjadi rendah sehingga area perut kita merasa rasa nyeri.



    TIPE DISMENORE YANG SERING DIALAMI PEREMPUAN

    Rasa nyeri haid juga diklasifikasikan ke dalam dua tipe yaitu: Dismenore primer dan sekunder. Pada dismenore primer, nyeri muncul secara alami karena kontraksi otot rahim dan meningkatnya produksi hormon prostaglandin. Kondisi ini memang menimbulkan rasa tidak nyaman namun masih alami dialami oleh perempuan. Nyeri ini akan reda setelah memasuki seiring berjalannya periode menstruasi.

    Sedangkan pada dismenore sekunder, rasa nyeri dipicu oleh beberapa kondisi kesehatan yang serius dan butuh penanganan yang tepat. Misalnya adanya penyakit endometriosis, kista, tumor ovarium, penyakit radang panggul, pemakaian alat kontrasepsi pada area rahim, dll. Konsultasikan pada dokter jika rasa nyeri menstruasi sampai membuat Anda tidak bisa beraktivitas, semakin memburuk sepanjang fase menstruasi, serta diikuti beberapa gejala lainnya yaitu: volume menstruasi yang terlalu deras, periode menstruasi di luar siklus reguler, keputihan, bahkan demam.


    LET’S HANDLE THIS CRAMPS

    Ini dia sejumlah cara yang bisa ditempuh untuk membantu meredakan nyeri menstruasi kamu:


    1. Kompres area Perut Bawah dengan Pad Hangat

    Sensasi panas yang dibawa oleh pad tersebut efektif untuk melancarkan aliran darah dan membantu mengurangi rasa nyeri. Coba juga posisi berbaring miring dan angkat lutut ke dada untuk meredakan nyeri di area pinggang.




    2. Relaks dan Istirahat yang Cukup


    Stres nyatanya mampu meningkatkan kadar hormon prostaglandin yang menjadi pemicu nyeri haid. Jadi usahakan selama mendekati masa menstruasi, kamu beristirahat yang cukup untuk membuat tubuh relaks.


    3. Perbanyak Makanan yang Mengandung Magnesium serta Vitamin B1

    Kedua zat tersebut juga bermanfaat membantu meredakan dismenore. Kamu bisa mendapatkan magnesium dalam makanan seperti alpukat, dark chocolate, tahu, pisang, serta beberapa jenis biji-bijian. Sedangkan makanan yaitu salmon, flax seeds, asparagus, brown rice, dan tuna kaya akan vitamin B1.


    4. Cobalah Teh Herbal


    Tak ingin terlalu bergantung pada ibuprofen untuk meredakan nyeri haid? Teh herbal pun bisa diandalkan meredakan nyeri menstruasi dengan kandungan alaminya. Sebagai pilihan, kamu bisa mencoba teh chamomile atau peppermint yang memiliki efek relaksasi.


    5. Lakukan Olahraga Ringan

    Nyeri haid bisa kamu diatasi dengan mencoba olahraga ringan seperti yoga, pilates, atau berjalan kaki. Olahraga terbukti mampu menghasilkan hormon endorfin yang merupakan pereda nyeri alami di tubuh.



    (Giovani Untari / Images: Dok. Freepik / Artikel ini disadur dari rubrik COSMO GYNO dengan judul THE SECRETS of YOUR PERIOD CRAMPS di COSMOPOLITAN edisi APRIL - MEI 2020)