Fashion

Ingin Merapikan Isi Lemari Pakaian Kamu? Ini caranya!

  by: Dheniel Algamar       21/4/2020
  • Well ladies, apakah kamu salah satu perempuan yang memiliki masalah dengan isi lemari pakaian? Sebanyak apapun pakaian yang kamu miliki, tetapi setiap kali hendak berpenampilan perasaan bingung pun muncul. Rasanya seperti tidak memiliki busana yang pas padahal isi lemari membludak. Oh no! Nah, di masa pandemi virus corona ini dan tengah melakukan self-isolation di rumah saja, kenapa tidak meluangkan waktu untuk membereskan dan merapikan isi lemari pakaian kamu. Cosmo yakin beberapa busana yang sempat terlupakan atau 'hilang' tertimbun di dalam laci atau tumpukan paling belakang akan kamu temukan lagi.

    Kalau kamu sudah lama tak merapikan isi lemari pakaian. Ini saatnya memilah, mana diperlukan dan item apa yang akan didonasikan. Sehingga lemari pakaian pun tampak lebih rapi, jadi tak pusing lagi kala harus berpenampilan setiap hari. Lalu bagaimana cara merapikan isi lemari pakaian kamu? Simak!




    1. Mulai membongkar isi lemari secara besar-besaran

    Bongkar isi lemari. Keluarkan satu per satu, lalu pilih. Kategorikan isi lemari yang telah kamu bongkar menjadi 5 kategori yaitu save (simpan), sell (dijual), maybe (ragu-ragu), customise (disesuaikan), toss (dibuang atau didonasikan). Saat melakukan langkah ini kamu akan menemukan 'harta karun' yang telah terpendam. Coba kembali busana yang berada di kategori pakaian maybe, siapa tahu beberapa item yang kamu miliki bisa dimodifikasi jadi lebih trendi sesuai dengan tren saat ini.


    2. Kembali memilah pakaian yang sudah kamu kategorikan tersebut.

    Di tahap ini, saatnya memastikan pakaian yang kamu pilih tersebut benar-benar telah sesuai dengan kategorinya. Coba trik berikut, setiap kamu memiliki satu pakaian baru artinya satu pakaian yang lama kamu wajib disingkirkan. Atau jika ingin lebih menantang, satu pakaian baru menyingkirkan dua pakaian lama. Dengan melakukan hal ini, kamu tidak akan memiliki koleksi pakaian yang telah ketinggalan tren atau tak cukup lagi dikenakan. Cosmo yakin dengan merapikan benar-benar isi lemari pakaian kamu, maka kamu pun terhindar dari rasa pusing harus menentukan pilihan baju yang akan dipakai di pagi hari.

    3. Kamu juga bisa mengambil keuntungan dari koleksi pakaian yang tidak terpakai

    Bukan berarti busana yang tidak kamu inginkan lagi, tidak bisa bermanfaat untuk orang lain. Busana yang masih layak pakai bisa dijual lagi dengan harga miring. Ini akan membuat kamu merasa lebih baik jika ingin membeli pakaian baru dengan menggunakan uang hasil dari menjualan pakaian lama. Gunakan media sosial atau aplikasi seperti Carousell untuk melakukan ini.





    4. Investasikan ke peralatan yang tepat

    Agar lemari pakaian pun terlihat rapi maksimal. Gunakan hanger atau gantungan pakaian yang serasi dan berkualitas baik. Pakai boks untuk menyimpan item seperti kaus kaki, ikat pinggang, sepatu dan lainnya agar lebih terorganisir.


    5. Pisahkan Pakaian Kamu

    Pisahkan pakaian untuk kerja atau busana formal dari outfit sehari-hari kamu. Dengan memisahkannya, kamu pun tidak akan keliru dan mengubrak-abrik tumpukan yang salah kala terburu-buru berbusana di pagi hari.



    6.  Simpan setiap busana atau barang kamu di tempat yang sesuai

    Setiap busana harus dilipat, digantung dan disimpan dengan benar. Seperti sweater rajut harus dilipat atau digantung dan dipisahkan dari pakaian berdetail seperti manik-manik, payet atau stud agar benangnya tidak tersangkut dan merusak rajutan. Simpan sepatu kamu di dalam kotak, foto sepatu dan tempel di bagian depan luar kotak agar mudah diketahui isinya. Boks juga berfungsi untuk membuat sepatu kamu tidak berdebu dan merusak bentuk atau material sepatu. Untuk tas, gunakan dust bag agar terhindar dari goresan dan debu. Jangan lupa untuk menyumpal isi tas, supaya bentuknya tidak berubah apabila terimpit benda lain. Selamat mencoba!

    (Image: Photo by Sarah Brown on Unsplash)