Beauty

4 Cara Mencukur Ini Dapat Sebabkan Masalah Pada Ketiak

  by: Astriana Gemiati       24/4/2020
    • Beberapa fakta yang harus kamu ketahui perihal mencukur ketiak.
    • Mencukur ketiak menggunakan pisau cukur dianggap metode yang paling mudah untuk menghilangkan bulu rambut yang tidak diinginkan.
    • Pastikan rawat ketiak kamu dengan produk perawatan kulit yang baik.


    Semua orang pasti menginginkan ketiak yang mulus dan tanpa cela, namun sebenarnya, dari manakah kita harus memulainya? Ketika berurusan dengan bulu rambut tubuh yang tidak diinginkan, banyak wanita menggunakan alat cukur karena kenyamanan dan harganya yang terjangkau. Namun tahukah kamu mencukur ketiak ternyata dapat menyebabkan berbagai masalah terkait kulit, berikut beberapa di antaranya mungkin sudah kamu temui atau rasakan:




    #1. Membuat ketiak kamu gatal-gatal.

    Setiap kali kamu mencukur ketiak, bulu rambut yang tidak diinginkan akan dihilangkan pada permukaan kulit, namun ini tidak pernah cukup untuk mengangkat bulu rambut hingga mencapai akarnya. Sehingga ketika rambut mulai tumbuh kembali, kulit kamu bisa mengalami iritasi, membuatnya tampak merah, dan terasa gatal. Tentu saja, kamu bisa menggaruknya untuk bantuan sementara, namun jika terlalu sering digaruk dengan keras hal ini bisa dengan mudah menyebabkan ruam. Ouch!


    #2. Menyebabkan pisau cukur cepat tidak tajam.

    Sebagian besar wanita ingin mencukurnya lebih dekat, karena percaya ketiak menjadi terlihat lebih halus dan tampak cerah. Namun menekan lebih dalam sebenarnya tidak benar-benar memotong bulu rambut lebih dalam. Faktanya, ini justru dapat menyebabkan kulit terlihat meradang atau bengkak, karena pada dasarnya kamu sama saja mengikis lapisan kulit! (huuu…). Memberi terlalu banyak tekanan saat bercukur dapat memutar dan menarik folikel rambut, sehingga membuat kesan ketiak kamu terasa lembut saat disentuh. Menggunakan pisau cukur memang bisa terasa menyakitkan dan menjengkelkan, dan bahkan bisa menyebabkan ruam penuh apalagi jika kamu menggunakan deodoran dengan formula yang keras.


    #3. Menyebabkan rambut tumbuh ke dalam.

    Kadang-kadang, mencukur rambut ketiak yang tidak diinginkan dapat membuat helai tumbuh kembali ke dalam kulit, bukannya lurus ke luar. Ketika ini terjadi, tubuh kamu mulai memperlakukannya sebagai pengganggu. Hasilnya? Kemerahan dan iritasi. Bahkan dapat menyebabkan jerawat.


    #4. Bisa menggelapkan ketiak kamu.

    Jika kamu hanya mengandalkan pencukuran untuk menghilangkan bulu tubuh yang tidak diinginkan, mungkin kamu akan sering menggunakan pisau cukur. Namun, bila sering dilakukan, gesekan antara kulit kamu dan mata pisau dapat menyebabkan kulit di ketiak cepat menjadi gelap. Mengingat lubang kamu sudah terkena gesekan secara harfiah sepanjang waktu, kamu dapat membayangkan betapa seringnya bercukur dapat memperburuk pigmentasi.


    Untuk semua kenyamannya, mencukur memang bisa menjadi sangat sulit. Namun, jika ini adalah metode untuk penghilangan bulu rambut kamu, lebih mudah untuk mengelolakan efek samping dengan cara menggunakan produk perawatan kulit yang baik. Sebagai permulaan, ada baiknya menggunakan deodoran yang membantu menenangkan kulit. Dengan penggunaan yang rutin, setidaknya membantu membuat kulit ketiak kamu terasa lembut dan halus bahkan setelah pencabutan rambut.




    Baca juga: Fakta Menarik Seputar Deodoran yang Belum Kamu Ketahui!







    (Astriana Gemiati / Image:  belchonoc©123RF.com / Artikel ini disadur dari Cosmo.ph / Perubahan dilakukan oleh editor)