Beauty

Kenali Jenis Jerawat! Dan, Lakukan Ini Untuk Mengatasinya!

  by: Astriana Gemiati       26/4/2020
    • Jerawat sebenarnya memiliki beberapa jenis, dengan masing-masing jerawat yang memerlukan perawatan tertentu.
    • Cosmo berkosultasi dengan dokter kulit untuk bantu menjawab seputar berbagai jenis jerawat dan bagaimana cara mengatasinya.


    Mungkin jerawat terlihat sama, namun tahukah kamu mereka tidaklah sama! Jika kamu tumbuh dewasa berurusan dengan kulit berminyak dan rawan berjerawat, dipastikan kamu telah banyak mencoba produk penghilang noda jerawat dengan harapan bisa bantu menghalau atau menutupi noda di kulit wajah selamanya. Jika kulit kamu masih terlihat breakout, hmm.. ada baiknya kamu perlu melangkah mundur dan mengevaluasi kembali rutinitas. Meskipun jerawat sebagian besar mirip, jerawat sebenarnya memiliki beberapa jenis, dengan masing-masing jerawat yang memerlukan perawatan tertentu. Inilah sebabnya mengapa sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kulit berlisensi agar mereka dapat mendiagnosis kondisi kulit kamu dengan benar dan meresepkan kamu dengan obat yang tepat.




    Karena itu, Cosmo memutuskan untuk berkonsultasi dengan Dr. Ron Michael Dagala, MD DPDS dan Dr. Elaine Aban, MD DPDS, yang merupakan dokter kulit di Skin House Beauty and Laser Clinic, untuk bantu menjawab semua pertanyaan kami mengenai berbagai jenis jerawat dan bagaimana cara mengatasinya.


    Keep on scrolling to know more…


    Apa saja jenis-jenis jerawat? Dan, apa yang menyebabkan setiap jenis terjadi?

    Acne vulgaris, atau jerawat, adalah suatu kondisi yang secara khusus memengaruhi unit kelenjar bulu rambut berminyak di kulit. Ini disebabkan oleh kelebihan produksi minyak yang menyebabkan pori-pori kita tersumbat dan meradang, di samping organisme bakteri bawaan di kulit kita.


    Jerawat biasanya bermanifestasi sebagai papula merah dan pustula di wajah, dada, dan punggung di mana terdapat banyak kelenjar minyak. Itu juga dapat muncul dalam berbagai bentuk:


    1. Comendonal acne

    Ini adalah jerawat yang didominasi oleh whiteheads dan blackheads yang disebabkan oleh produksi minyak yang berlebihan. Ini biasanya berkembang menjadi jerawat yang biasa kita lihat.


    2. Nodulocystic acne

    Ini adalah bentuk jerawat yang lebih parah dan lebih besar, serta memiliki nodul yang lebih menyakitkan dan meninggalkan bekas luka. Ini masih disebabkan oleh produksi sebum yang berlebihan namun dengan lebih banyak peradangan.


    3. Hormonal acne

    Jerawat hormon adalah apa yang biasanya dimiliki oleh wanita dengan polycystic ovarian syndrome (PCOS). Mereka sering menghasilkan terlalu banyak testosteron dalam tubuh yang mengarah pada peningkatan produksi sebum.


    4. Fungal acne

    Jamur jerawat disebut juga dengan Pityrosporum Folliculitis, yang terjadi ketika proliferasi berlebihan dari ragi pityrosporum dalam folikel rambut. Ini, pada gilirannya, menghasilkan peradangan dan pecahnya folikel rambut. Perawatan pityrosporum folliculitis juga berbeda dari jerawat biasa kamu.


    (Note: Jenis jerawat mungkin terlihat sama dan satu-satunya cara untuk mem-verifikasinya adalah dengan dilihat oleh dokter kulit bersertifikat sehingga kamu bisa mendapatkan rencana perawatan yang lebih personal dan efektif.)


    Bagaimana Anda merekomendasi perawatan jerawat?

    Menurut Dr. Dagala, produk penghilang noda jerawat bukan “satu ukuran untuk semua”, karena beberapa jenis jerawat bahkan mungkin memerlukan pemeriksaan dan pembersihan lebih lanjut sebelum perawatan yang sebenarnya. Inilah sebabnya mengapa sangat merekomendasikan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit bersertifikat. Perawatan berkisar dari obat topikal hingga oral, dan hanya dokter yang dapat menilai apa yang benar-benar kamu butuhkan. Jadi, jika jerawat telah mengganggu kamu selama beberapa waktu dan produk rujukan rutin kamu tidak lagi bisa membantunya, sekarang saatnya untuk membuat janji temu dengan dokter kulit. ASAP!


    Ia juga menekannya pentingnya melakukan rutinitas perawatan kulit kamu. 10 langkah dasar perawatan kulit kamu akan berikan hasil maksimal, namun jangan sampai lupa tiga langkah yang harus diutamakan untuk dilakukan setiap pagi dan malam secara rutin.


    1. Membersihkan

    Cuci wajah kamu dengan pembersih wajah yang ringan dua kali sehari pada pagi dan sore hari. Gunakan formula lembut yang cocok dengan tingkat pH atau keasaman kulit. Melakukan hal ini dapat mengurangi risiko iritasi yang dapat menyebabkan jerawat.




    2. Melembapkan

    Pelembap adalah langkah penting bahkan bagi mereka yang memiliki kulit berminyak! Tidak hanya akan melembapkan kulit kamu, namun juga akan membentuk penghalang pelindung terhadap iritasi, alergi, dan infeksi yang kemudian bisa membantu mencegah jerawat. Jika kamu memiliki kulit berminyak, kamu dapat memilih untuk menggunakan pelembap tipe gel untuk meminimalkan rasa lengket. Terapkan ini setidaknya dua kali sehari.


    3. Sun Protection

    Membiarkan kulit kamu terkena sinar matahari tidak hanya akan membuat bekas jerawat lebih gelap, namun juga dapat memicu lebih banyak jerawat muncul karena kelenjar minyak kamu menjadi hiperaktif. Menurut Dr. Dagala, kamu masih perlu mengoleskan tabir surya meskipun kamu hanya tinggal di dalam rumah sepanjang hari. Sinar matahari masih bisa masuk ke rumah kamu melalui jendela, jadi lebih baik tetap terapkan produk tabir surya. Pastikan bahwa faktor perlindungan matahari atau SPF kamu adalah 30 hingga 50 untuk mencapai perlindungan maksimal!


    Bisakah retinol membantu mengobati jerawat?

    Jika rutinitas perawatan kulit kamu mencakup retinoid (seperti asam retinol) untuk manfaat anti-penuaan, maka kamu dapat terus memasukkannya ke dalam rejimen kamu karena bermanfaat dalam mengatasi jerawat juga. Berhati-hatilah, karena retinoid dapat menyebabkan iritasi kulit ketika digunakan dalam dosis besar. Oleskan lapisan tipis sekali setiap malam atau setiap malam lainnya.


    Kebiasaan perawatan kulit seperti apa yang harus kita ikuti untuk mencegah jerawat?

    Dr. Dagala dan Dr. Aban merekomendasikan agar kamu memasukkan langkah-langkah ini dalam rutinitas sehari-hari kamu untuk meraih kulit yang tampak bercahaya:


    1. Hari bebas makeup

    Beri kulit kamu waktu untuk bernafas dari semua produk kosmetik. Saat kamu melakukannya, pastikan untuk membersihkan kuas makeup dan spons setiap kali selesai menggunakannya.


    2. Rotasi perawatan kulit Anda saat ini.

    Setiap beberapa bulan, kamu harus menilai produk perawatan kulit kamu untuk melihat apakah mereka masih bekerja dengan baik untuk kamu. Kita mungkin tidak mengetahuinya, namun kadang-kadang, kita terus menggunakan barang-barang tertentu tanpa mengetahui bahwa itu adalah penyebab jerawat kita. Jika itu membuat kulit kamu terasa terlalu sensitif, merah, menyakitkan, dan gatal, saatnya kamu untuk mengubahnya. 


    Dibutuhkan banyak percobaan dan kesalahan untuk menemukan produk yang sempurna untuk kamu. Jika kamu memerlukan bantuan profesional, ada banyak ahli dermatologi dan klinik yang menawarkan konsultasi online selama karatina. Mereka dapat merekomendasikan produk dan perawatan kulit yang sesuai dengan jenis dan anggaran kamu.


    3. Batasi asupan makanan kamu dengan indeks glikemik tinggi.

    Makanan dengan indeks glikemik tinggi (yaitu meliputi gula murni, roti putih, nasi putih, kentang tanpa kulit kue manis semangka, melon, dan nanas.) dapat memicu jerawat. Beberapa dari kamu mungkin merasa sulit untuk membatasi, terutama dengan semua makanan ringan karantina yang kamu tebar di rumah dan itu tidak masalah. Tapi, tujuannya adalah membatasi asupan, bukan untuk menghilangkan secara total agar tidak menghilangkan diri kamu. Namun, jika kamu memiliki kemauan untuk menghindarinya sama sekali dengan segala cara, lakukanlah!


    4. Hindari memencet jerawat kamu

    Kebosanan dapat membuat kamu mulai meletup atau memencet jerawat. Hindari kebiasaan buruk ini apapun yang terjadi, karena ini dapat memperburuk jerawat kamu, dan bahkan dapat meningkatkan pembentukan bekas luka.


    5. Ganti seprai kamu secara teratur

    Karena kamu menghabiskan sekitar delapan jam berguling-guling di seprai dan bantal kamu, mereka akan mudah menyerap banyak kotoran dan minyak dari kulit kamu. Pastikan untuk menggantinya setiap minggu untuk menghindari penyebaran bakteri kembali ke wajah kamu.


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan Philippines / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Astriana Gemiati / Image: Roman Iegoshyn©123RF.com)