Better You

Sudah Minum Air Mineral Tapi Tetap Dehidrasi? Ini Alasannya

  by: Kissy Aprilia       29/4/2020
  • Mengonsumsi air mineral adalah salah satu cara untuk menjaga stamina tetap fit. Apalagi di saat sedang berpuasa seperti ini, kamu perlu mengatur kadar air yang masuk ke dalam tubuh. Jika merasa sudah cukup minum air mineral, namun tetap merasa dehidrasi, mungkin kamu mengalami ketidakseimbangan elektrolit atau justru mengonsumsinya terlalu banyak. 


    Apa saja tanda-tanda dehidrasi?

    Kalau pernah mengalami dehidrasi, kamu tidak akan merasa asing dengan gejala umum ini: sakit kepala, kelelahan, kulit kering, sembelit, tubuh terasa kaku, rambut rapuh, urin berwarna gelap, dan kram otot. Selain itu, dehidrasi juga dapat ditandai dengan jarang buang air kecil. 





    Berapa banyak air mineral yang seharusnya dikonsumsi setiap hari?

    Kamu mungkin sudah mendengar tentang aturan 8 gelas setiap hari. Tapi sebenarnya, setiap orang memiliki kebutuhan akan air mineral yang berbeda-beda. Rumus termudah yang dapat kamu ingat adalah membagi berat badan dengan angka 30, lalu minumlah air mineral dalam jumlah tersebut dengan hitungan liter. Contoh: Jika kamu memiliki berat badan 60 kilogram, maka air mineral yang harus kamu konsumsi setiap hari adalah 2 liter. 

    Rumus tersebut tidak dapat sepenuhnya diterapkan jika kamu sedang menjalankan program diet, lalu kamu juga harus menyesuaikan dengan kondisi lingkungan tempat tinggal, aktivitias yang dilakukan setiap hari, serta faktor pendukung lainnya. Selalu dengarkan apa kata tubuh, karena otakmu akan selalu mendeteksi dehidrasi dengan menciptakan rasa haus. 


    Apakah mungkin kita mengonsumsi terlalu banyak air mineral?

    Sangat mungkin. Selain kekurangan air, tubuh juga bisa mengalami kondisi over hydrate. Terlalu banyak mengonsumsi air mineral dapat menyakibatkan ‘keracunan air’, dan hal ini disebabkan karena volume air tersebut mencairkan elektrolit di dalam darah seperti sodium, potasium, magnesium, dan kasium. Lalu apa yang terjadi bila tubuh mengalami keracunan air? Kamu akan mengalami komplikasi seperti kram otot dan mudah letih. 




     

    Lalu mengapa saya merasa dehidrasi meski sudah mengonsumsi cukup air mineral?

    Okay, girls.. ada beberapa alasan yang mungkin saja terjadi dalam tubuhmu. Inilah jawaban dari sejumlah ahli:


    • Ketidakseimbangan elektrolit: kamu sudah mengonsumsi air mineral sesuai kebutuhan tubuh, tetapi kamu tidak mengonsumsi cukup sayur dan buah. 
    • Terlalu banyak berkeringat: hal ini membuat tubuhmu kehilangan elektrolit. Mengonsumsi air mineral biasa tidak dapat menggantikannya, kecuali kamu mengonsumsi sports drink yang mengandung gula. 
    • Kamu merasa lapar: ada beberapa tanda lapar dan dehidrasi yang mirip, salah satunya adalah cranky. Menurut para ahli, kondisi ini disebabkan karena seseorang mengalami disregulasi gula darah di saat lapar.
    • Sedang mengonsumsi obat yang bersifat diuretik: karena itulah cairan dan elektrolit di dalam tubuhmu terus dikeluarkan dan menyebabkan dehidrasi. 
    • Your body is on the way: tubuh membutuhkan waktu untuk bisa benar-benar terhidrasi dengan baik, Setelah minum, cairan akan memasuki sistem peredaran darah, lalu menyebar ke jaringan tubuh yang lain. Perjalanan ini akan menurunkan kandungan cairan dalam tubuh untuk sementara waktu. Jadi, meski kamu sudah mengonsumsi banyak air mineral, tubuh tetap membutuhkan waktu untuk bekerja. 


    (Kissy Aprilia, images: Christopher Campbell on Unsplash)