Lifestyle

12 Superfood Paling Sehat yang Wajib Ada di Rumah

  by: Kezia Calesta       29/4/2020
  • Untuk menjaga kesehatan di tengah pandemi ini, kamu perlu meningkatkan sistem imun dengan berbagai makanan sehat. Menurut Harvard Health Publishing, diet yang bernutrisi juga dapat menurunkan resiko darah tinggi, sakit jantung, diabetes, hingga berbagai macam kanker. Ingin tahu deretan makanan paling efektif untuk mendapat banyak nutrisi dan mineral? Berikut 12 superfood paling sehat yang wajib ada di rumah untuk dikonsumsi secara rutin.


    1. Sayuran hijau

    Sayur dan dedaunan hijau seperti bayam, kale, dan kol hijau termasuk dalam golongan superfood. Why? Sayuran tersebut merupakan sumber vitamin A, vitamin C, kalsium, magnesium, serat, dan phytochemicals yaitu zat kimia yang diproduksi oleh tanaman dan berdampak baik terhadap kesehatan. Selain itu, sayuran hijau juga dapat menangkal penyakit kronis dan memiliki properti anti-inflamasi yang melindungi kamu dari penyakit kanker.




    2. Buah beri

    Do you like berries? Selain lezat, buah beri seperti stroberi, blueberry dan acai berry merupakan powerhouse yang mengandung banyak vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang mampu menurunkan resiko penyakit jantung dan inflamasi. Ditambah lagi, buah-buah tersebut dapat melancarkan pencernaan dan meningkatkan sistem imun.


    3. Teh hijau

    Teh yang sering dipakai sebagai bahan obat di Cina ini sangat kaya akan antioksidan catechin dan kandungan polyphenolic yang dapat menangani masalah inflamasi. Kandungan catechin dalam green tea dapat membantu melindungi tubuh dari penyakit jantung, diabetes, hingga kanker. Menurut Healthline, berbagai riset telah membuktikan bahwa kombinasi catechin dan kafein dalam teh hijau dapat membantu menurunkan berat badan jika dikonsumsi secara rutin.


    4. Telur

    Meskipun dianggap kontroversial sebagai superfood karena mengandung kolestrol tinggi, telur tetap dianggap sebagai salah satu makanan paling sehat. Telur mengandung banyak nutrisi termasuk vitamin B, selenium, vitamin A, zat besi, phosphorus, hingga antioksidan zeaxanthin dan lutein yang baik untuk kesehatan mata. 


    5. Kacang-kacangan

    Selain lezat, biji-bijian seperti chia seed dan kacang-kacangan seperti hazelnut, walnut, almond dan pecan mengandung protein tanaman yang tinggi serta lemak tak jenuh yang dapat menurunkan resiko penyakit jantung. Tambahkan kacang-kacangan ini ke menu sarapan seperti sereal dan oatmeal, atau ke salad favorit kamu.


    6. Minyak zaitun

    Untuk opsi minyak yang lebih sehat, olive oil is the best option! Minyak zaitun mengandung vitamin E, polyphenol, dan fatty acid yang baik untuk menurunkan resiko penyakit jantung. Selain itu, rasa khasnya juga bisa membuat masakan kamu semakin lezat!


    7. Gandum utuh

    Sumber serat ini tidak hanya baik untuk saluran pencernaan, tetapi juga kaya akan vitamin B, mineral, hingga phytonutrients yang dapat menurunkan kolestrol dan resiko diabetes hingga penyakit jantung. 




    8. Bawang putih

    Penyedap makanan ini juga memiliki segudang nutrisi, lho - mulai dari manganese, vitamin C, vitamin B6, selenium, hingga serat. Menurut situs Healthline, riset membuktikan bahwa bawang putih dapat menurunkan resiko kanker, kolestrol, tekanan darah, hingga menyehatkan sistem imun.


    9. Jahe

    Sejak pandemi virus corona melanda, jahe menjadi bahan yang semakin sering dicari… and for good reason! Jahe mengandung antioksidan gingerol yang kaya nutrisi, juga ampuh mengatasi sakit mual dan penyakit kronis akibat inflamasi. 


    10. Avokad

    Yes, this delicious fruit is a superfood! Avokad atau alpukat kaya akan lemak tidak jenuh dan oleic acid yang dapat menurunkan inflamasi dalam tubuh. Ditambah lagi, avokad kaya akan serat, vitamin, mineral, dan berbagai lemak sehat sehingga mengonsumsi buah ini dapat menurunkan resiko penyakit jantung, diabetes, dan kanker.


    11. Ubi

    Jika sedang mencari pengganti nasi, ubi mengandung banyak nutrisi termasuk potasium, serat, vitamin A, vitamin C, dan antioksidan carotenoid yang bisa menurunkan resiko kanker. Meskipun manis, ubi tidak meningkatkan gula darah secara drastis - justru, ubi dapat memperbaiki kadar gula darah dalam tubuh untuk penderita diabetes tipe 2.


    12. Yogurt

    Produk susu yang lezat ini kaya akan bakteri baik seperti probiotik dan Lactobacillus, L. acidophilus, L. bulgaricus, dan lain-lain. Namun, ingat bahwa yogurt paling sehat adalah plain yogurt, bukan yogurt rasa buah yang mengandung kadar gula tinggi.


    (Image: doc. stokking via Freepik)