Beauty

Perlukah Mengaplikasikan Sunscreen Selama WFH dalam Ruangan?

  by: Yovita Pratiwi       30/4/2020
  • Selama masa pandemi ini berlangsung, ada hal-hal yang dapat kamu abaikan. Misalnya, perlukah merias diri? Tidak. Perlukah mengenakan atasan yang sesuai dengan bawahan? Tidak. Perlukah mencatok rambut? Tentu tidak. Namun, ada satu hal yang nyatanya tak boleh sampai terlewat, yaitu sunscreen alias tabir surya. Wait, what?! Jadi, perlukah memakai sunscreen meski hanya berada di dalam ruangan? Cosmo telah siapkan jawabannya untukmu.


    Ada dua jenis paparan sinar matahari yang merusak kulit, yaitu UVA jarak panjang dan UVB jarak pendek. Kebanyakan jendela mampu menyaring sinar UVB, sehingga kamu tak akan terbakar sinar matahari saat duduk di samping jendela. Namun, sinar UVA dapat menembus melalui jendela. Sinar UVA lebih berbahaya karena dapat menurunkan tingkat kolagen secara drastis dan berisiko menyebabkan kanker kulit. 




    Selain itu, meeting sepanjang hari dan berada di depan layar komputer juga tak baik untuk kulit, lho! Kamu juga patut melindungi kulit dari blue light alias sinar biru yang berbeda dengan UVA atau UVB. Sinar biru memiliki gelombang pendek serta energi yang tinggi. Biasanya, sinar biru dipancarkan oleh matahari, namun juga datang dari layar LED, smartphone, komputer, dan fluoresensi. Menonton Netflix sepanjang hari, terpaku pada Tiktok, seluruh screen time kamu dapat berkontribusi pada paparan cahaya biru yang berlebih. Sebuah studi membuktikan bahwa terlalu banyak sinar biru dapat memengaruhi tidur kita dengan menekan sekresi melatonin.


    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sinar biru dapat menyebabkan hiperpigmentasi, keriput, menghasilkan radikal bebas, molekul tidak stabil yang dapat membunuh kolagen dan merusak kulit. Selain itu, studi membuktikan bahwa terlalu banyak sinar biru dapat memengaruhi tidur kita dengan menekan sekresi melatonin. Mungkin itulah alasan mengapa keadaan kulitmu jadi lebih buruk semenjak Working From Home dimulai.


    Jadi, apa yang harus saya lakukan?


    Aplikasikan sunscreen dengan perlindungan berspektrum luas yang mampu menangkal sinar UVA dan UVB. Rata-rata sunscreen telah memilikinya. Cara mendeteksinya ialah membaca penjelasan yang tertera pada kemasan. Angka SPF berarti tingkat perlindungan pada sinar UVB, sementara angka PA ialah tingkat perlindungan terhadap sinar UVA.




    Karena belum ada penelitian yang benar-benar menjelaskan cara menangkal sinar biru, untuk saat ini kamu dapat mencari sunscreen yang memiliki kandungan penangkal mineral, seperti zinc oxide, ditambah dengan serum antioksidan. 


    So, ladies, don’t forget to put on your sunscreen! Simak rekomendasi Cosmo di sini.



    (Yovita Pratiwi. Image: Dok. Radu Florin on Unsplash)