Love & Sex

Ingin Menyatakan Cinta? Ikuti Langkah-Langkah Ini

  by: Redaksi       2/4/2021
  • Sebagai seseorang yang mudah menyimpan rasa pada orang baru, saya tahu persis seberapa menakutkannya untuk mengakui kalau kamu telah jatuh cinta. Terkadang, perasaan ini sangat menakutkan rasanya lebih baik saya menghindar dari menyatakan perasaan tersebut. Namun, untuk waktu-waktu dimana saya tidak berhasil menghindar, antara saya melakukannya dengan menenggak empat gelas wine atau melalui chat dan, spoiler alert: Keduanya bukan cara yang baik untuk melakukan pembicaraan ini.




    Sekarang saya berada di dalam sebuah hubungan dan tidak bisa kembali ke masa lalu untuk mengulang kesalahan-kesalahan saya dalam menyatakan cinta. Tetapi, apa yang dapat saya lakukan adalah mencegahmu untuk melakukan kesalahan yang sama. Lain kali kamu memiliki crush pada seseorang, ikuti saja lima langkah mudah di bawah ini:


    Langkah 1: Perjelas perasaanmu.

    Sebelum kamu memberitahu seseorang bahwa kamu menyukainya, kamu harus yakin dulu terhadap perasaanmu sendiri. Kamu harus perjelas apakah perasaan ini adalah hal yang serius atau hanya sekedar rasa suka yang akan hilang jelang seminggu. Dalam kata lain, apakah kamu menganggap dia menyenangkan, atau apakah kamu melihat dirimu berada di sebuah hubungan dengannya? Menyatakan perasaanmu akan terasa worth it jika kamu “merasa ada perasaan yang lebih kuat dibanding dorongan hormon,” jelas Gary Brown, PsyD, seorang terapis pasangan dari Los Angeles.


    Tentu saja menyatakan perasaanmu kepada seseorang dapat menjadi hal yang menakutkan dan memiliki risiko yang tinggi, tetapi, menurut Brown, pembicaraan itu sepadan dengan kecemasan yang kamu rasakan saat ini. “Jika dia berpotensial menjadi pasanganmu dalam jangka panjang, kamu harus mencoba menyatakan perasaanmu,” katanya. “Jika kamu tidak melakukannya, kamu akan berakhir dengan rasa penyesalan di sepanjang hidupmu.”


    Langkah 2: Pilih momen yang tepat.

    Meski Brown mengatakan bahwa tidak ada “waktu yang tepat” untuk menyatakan perasaanmu pada seseorang, namun tetap terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kapan kamu akan menyatakan perasaan. Contohnya, Brown memastikan kamu telah menghabiskan waktu cukup lama dengannya sangat penting karena kamu jadi memiliki gambaran tentang kepribadiannya: “Waktu yang tepat untukmu menyatakan perasaan adalah setelah menghabiskan waktu yang cukup lama dengannya sehingga kamu benar-benar mengenal siapa dirinya dan kamu mendapat gambaran apakah kalian berdua akan cocok dengan satu sama lain,” jelasnya.


    Maka dari itu, terkadang kondisi eksternal dapat memaksamu untuk menunggu sedikit lebih lama dari yang kamu mau. “Misalkan, jika salah satu dari kalian baru saja putus cinta, saya akan sangat menyarankan kamu untuk menunggu,” ingat Brown. “Jika telah terjadi sebuah insiden besar yang berhubungan dengan kematian, penyakit yang serius, atau kecelakaan pada orang yang dekat dengan salah satu dari kalian, lebih baik untuk menunggu sampai emosi dan pikiranmu lebih tenang.”


    Langkah 3: Pilih tempat yang sesuai.

    Sayangnya, Brown mengatakan kalau pembicaraan ini bukanlah tipe pembicaraan yang dapat kamu lakukan secara kasual melalui pesan teks. Yup, benar sekali: Meskipun pikiran untuk melakukan pembicaraan ini secara langsung membuatmu mual, kamu harus menguatkan diri dan melawan ketakutanmu. Brown secara spesifik merekomendasikan untuk memilih tempat publik dengan suasana kasual dan tenang.


    “Saya merekomendasikan suasana yang kasual,” jelasnya. “Mungkin kamu bisa berjalan bersama di taman, bertemu di pantai, atau pergi ke tempat kasual lain dimana kalian merasa dapat berbicara dengan bebas. Saya sangat tidak merekomendasikan untuk melakukan pembicaraan ini di tempat yang ramai, dan tentu saja bukan di bar atau restoran yang penuh dengan pengunjung. Kamu ingin berada di situasi yang nyaman sehingga dapat menginisiasi percakapan yang lebih intim.”


    Oh, dan ketika kamu mengajaknya bertemu, jangan membuat suasana menjadi aneh. Tanya saja dengan santai apakah mereka ingin berjalan di taman atau apapun. Brown berkata, memperingati mereka kalau kamu ingin “membicarakan sesuatu” akan menimbulkan rasa takut tersendiri.




    Langkah 4: Katakan perasaanmu.

    Oke, setelah kamu bersama dengannya di tempat publik yang tenang pilihanmu, sekarang waktunya untuk memberitahu dia perasaan yang sudah kamu pendam selama ini. Saya tahu menginisiasi suatu pembicaraan dapat terasa menakutkan, tapi Brown berkata kalau ini bukan sesuatu yang seharusnya dibesar-besarkan. Temukan saja celah yang tepat dari pembicaraan kasualmu dan mulai kaitkan dengan perasaan itu.


    “Beritahu saja bahwa kamu akhir-akhir ini menyadari betapa menyenangkannya menghabiskan waktu bersamanya,” saran Brown. “Mungkin kamu juga dapat mengatakan kalau ketika kamu memikirkan dirinya, kamu merasakan senyuman di wajahmu. Tidak apa juga kalau kamu mau menyatakannya dengan cara yang lebih humoris dan seperti bercanda. Jika kecocokan diantara kalian berdua nyata, sejak awal percakapan ini tidak sesulit itu untuk dilakukan.”


    Jika kamu berusaha untuk mengawali percakapan dan tidak berjalan sesuai rencana, jangan terlalu dipikirkan. “Semua ini mungkin secara natural keluar dalam percakapan lain, atau bisa saja dalam beberapa percakapan,” kata Brown. “Kamu tidak harus melakukannya dengan sempurna untuk membuat perasaanmu didengar. Jujurlah pada dirimu dan apresiasi keberanian yang sedang kamu lakukan, tak peduli apapun hasilnya.”


    Langkah 5: Lanjutkan sesuai respon yang kamu dapat.

    Oke, ada dua kemungkinan respon yang akan kamu dapat.


    Opsi pertama: Mereka memiliki perasaan yang sama. Yay! Dalam kasus tersebut, kamu dapat menikmati momen ini dan perhatikan bagaimana percakapannya beranjak dari situ. “Jika mereka merasakan hal yang sama, mungkin kalian berdua ingin bertemu lebih sering dan bahkan meningkatkan status kalian ke jenjang yang lebih eksklusif,” kata Brown, ia juga menambahkan bahwa “hubungan yang eksklusif” bukanlah sesuatu yang dapat kamu paksakan dalam tahapan ini.


    Opsi 2: Mereka tidak merasakan hal yang sama denganmu, dalam kasus ini, Brown mengatakan kamu harus berterima kasih padanya karena telah berkata dengan jujur sehingga kamu dapat mulai move on ke orang lain yang memiliki perasaan yang sama. Jangan memiliki ekspektasi yang terlalu tinggi, tapi Brown juga menambahkan: “Ada kemungkinan mereka akan mulai memiliki perasaan yang sama denganmu, hanya saja tidak dalam waktu yang sama denganmu.”


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan US / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Nabila Nida Rafida / Image: Unsplash)