Beauty

6 Cara Mengubah Rutinitas Skincare Dari Musim Dingin Ke Musim Panas

  by: Astriana Gemiati       1/4/2021
  • Ya, sama seperti saat kita menukar gaya pakaian dari musim dingin ke musim panas, kulit juga membutuhkan perhatian saat pergantian musim. Meskipun pakaian melindungi tubuh, namun secara tidak langsung kulit wajah kita tidak terlindungi. Oleh karena ini, memilih produk kecantikan yang tepat dan mengatur perawatan kulit yang ideal —sesuai dengan perubahan cuaca— merupakan prasyarat mutlak untuk kulit yang tampak sehat dan lebih bercahaya. Musim dingin identik dengan cuaca yang terasa dingin dan terkesan kering, sedangkan pada musim panas cuaca akan terasa hangat dan lembap. Saat suhu naik dan panas, serta kelembapan melonjak, kulit kita akan menjadi semakin berkeringat, berminyak, dan rentan berjerawat. 


    Untuk mengikuti pergeseran musim dan memerangi penyebab stres lingkungan baru, Cosmo akan berikan tips perawatan kulit yang perlu kamu perhatikan:



    1. Pilih pembersih yang lebih ringan

    Sepanjang bulan musim dingin biasanya membutuhkan pembersih yang lembut dan melembapkan. Sedangkan musim yang terik membutuhkan sabun wajah berbahan gel dan busa yang bantu membersihkan pori-pori kamu secara mendalam, menghilangkan kotoran, minyak, dan polutan, tanpa membuatnya kulit mengering.


    2. Tambahkan serum ke rutinitas perawatan kulit kamu

    Serum memiliki tekstur yang lebih ringan dibandingkan dengan pelembap dan krim kental yang dapat menyumbat kulit kamu saat musim panas. Pilih serum yang terdiri dari hyaluronic acid untuk hidrasi, dan Vitamin C, A, atau E untuk tujuan pigmentasi dan anti penuaan. Serum adalah cara menuju kulit yang lembut, kenyal, dan terhidrasi!


    3. Pilih pelembap yang tepat, dan jangan pernah terlewatkan untuk menggunakannya

    Sebagai aturan praktis, jangan pernah melewatkan untuk mengaplikasikan pelembap, tidak peduli seberapa berminyaknya kulit kamu. Dan, penting untuk menemukan formula yang tepat untuk diri kamu sendiri. Meskipun sepanjang bulan musim dingin yang kering membutuhkan heavy moisturizer dengan kandungan emolien yang lebih tinggi, kulit kamu menginginkan formula berbahan dasar air yang ringan serta menghidrasi —mengandung hyaluronic acid dan aloe vera gel— selama musim panas.


    4. Temukan exfoliant ringan yang ideal untuk kulit kamu

    Kamu menyukai kulit yang fresh dan dewy skin, bukan? Saat panas dan kelembapan masuk, kotoran dan partikel polusi bergabung dengan keringat, serta sekresi sebum dari kulit, hingga membuat pori-pori kamu tersumbat. Ini dapat dengan cepat mengubah kulit kamu menjadi sarang jerawat dan komedo. Untuk mencegah kesalahan hal ini terjadi, gentle exfoliation —sekali atau dua kali seminggu— dapat membantu membersihkan pori-pori kamu, mengangkat lapisan sel kulit mati dan mempertahankan kulit remaja, dan bantu membuat kulit kamu tampak lebih segar.


    5. Pilih sunscreen yang paling sesuai untuk jenis kulit kamu

    Menjelang hari yang cerah, bersiaplah untuk melindungi kulit kamu dari radiasi UV-A dan UV-B yang keras, yang dipancarkan dari sinar matahari. Siapkan tabir surya bertekstur gel dan berbahan dasar air dengan hasil akhir matte. Tidak terasa lengket, tidak berminyak, dan cepat menyerap ke dalam kulit secara efektif.




    6. Gunakan sheet mask sesekali

    Sheet mask yang sifatnya menghidrasi dan menutrisi, sarat dengan bahan-bahan alami yang akan bantu membuat kulit tetap terasa lembap serta tampak terlihat cerah, hal ini menjadi perawatan kulit yang wajib kamu lakukan selama musim panas. Paska eksfoliasi, penggunaan sheet mask akan membantu mengisi hidrasi kulit kamu dan mengubahnya dari kulit yang tampak kusam dan kering menjadi terasa lebih kenyal. 










    (Artikel ini disadur dari www.cosmopolitan.in / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Astriana Gemiati / Nara sumber: Dr Simal Soin, founder of Aayna Clinic / Image: [email protected], Dok. Instagram, GIPHY.com )