Lifestyle

Pepsodent Berikan Solusi untuk Gigi Ngilu & Sensitif

  by: Kezia Calesta       3/4/2021
  • Apa kamu sering merasakan sensasi ngilu di gigi, khususnya saat sedang makan atau minum? Menurut studi IPSOS tahun 2018, 1 dari 5 orang Indonesia menderita gigi sensitif tanpa mengetahui penyebab di belakangnya. Menurut drg. Ratu Mirah Afifah GCClinDent MDSc, gigi sensitif dapat dicegah dan dirawat dengan cara mengembalikan mineral yang hilang pada gigi.




    Mineral merupakan salah satu elemen utama yang ada pada gigi dan penting untuk pembentukan kesehatan gigi. Bahkan, email yang menjadi lapisan terluar gigi memiliki persentase mineral terbesar, dibanding bagian tubuh lainnya yaitu 95%. Inilah alasan mengapa peran mineral terhadap kesehatan gigi sangat penting!



    Karena itu, Sensitive Mineral Expert by Pepsodent, merek perawatan gigi yang ahli di bidang permasalahan gigi sensitif produksi PT Unilever Indonesia, memperkenalkan teknologi Active Remin Complex pada varian Sensitivity Treatment terbarunya. Inovasi terbaru dari Pepsodent ini dipercaya dapat mengembalikan lapisan mineral alami pada gigi untuk menggantikan mineral yang terkikis dan hilang, yang merupakan salah satu penyebab gigi sensitif.



    “Mineral pada gigi yang kerap terkikis akibat gaya hidup sehari-hari, dapat dikembalikan ke kristal HA melalui proses remineralisasi. Remineralisasi adalah proses penggantian kalsium dan fosfat (yang mulai terkikis pada email gigi). Proses ini juga berkontribusi dalam pemulihan kekuatan dan fungsi dalam struktur gigi. Kandungan ACTIVE REMIN COMPLEX yang merupakan inovasi terbaru dari Pepsodent, dapat membantu proses remineralisasi, dengan cara membentuk lapisan mineral alami untuk menggantikan mineral yang terkikis dan hilang, penyebab gigi sensitif,” jelas drg. Ratu.


    APA FAKTOR YANG MENYEBABKAN GIGI SENSITIF?

    Beberapa faktor penyebab menghilangnya mineral atau demineralisasi pada gigi biasanya datang dari aktivitas dan gaya hidup sehari-hari, seperti pola makan, bertambahnya usia, faktor hormon saat masa kehamilan, termasuk cara menyikat gigi yang salah atau terlalu kuat. Akibatnya gigi memiliki sensitivitas tinggi terhadap panas, dingin, ataupun tekanan.





    “Banyak masyarakat yang belum menyadari bahwa mengonsumsi makanan sehat, bukan berarti terhindar dari gigi sensitif. Pilihan makanan sehat seperti tomat, lemon, jeruk, cuka, ataupun salad dressing, termasuk minuman dari campuran air putih dan buah-buahan yang direndam (infuse water), tinggi akan asam sehingga berpotensi sebagai salah satu faktor yang memicu timbulnya demineralisasi, sehingga timbul permasalahan gigi sensitif. Perlu diperhatikan, mineral yang hilang pada gigi tidak dapat dibentuk secara alami oleh tubuh kita. Diperlukan bantuan dari luar agar proses remineralisasi terjadi,” ungkap drg. Ratu.


    (Image: doc. Unsplash)