Better You

Ini Alasan Kenapa Virtual Meeting Membuatmu Sangat Kelelahan!

  by: Kissy Aprilia       6/4/2021
    • Kelelahan karena melakukan virtual meeting disebut dengan fenomena 'Zoom fatigue'.
    • Menurut penelitian, salah satu penyebabnya karena kita melakukan 'eye contact' jarak dekat.
    • Zoom fatigue dapat diatasi dengan cara mematikan kamera video selama meeting. 


    Cosmo tidak ingin berbasa-basi dan memulai artikel ini dengan menjabarkan pola aktivitas kita selama pandemi—yang tentu saja memberikan dampak pada sejumlah aspek, termasuk kesehatan mental. Jadi, bagaimana kabarmu setelah melewati satu tahun penuh dengan virtual meeting? Merasa lelah sampai benar-benar kehabisan energi? Well, meskipun kamu hanya duduk diam dan menatap layar gadget, fenomena ini dapat memicu stress yang disebut ‘Zoom fatigue’




    Apa Penyebabnya?

    Menurut penelitian dari Stanford University bagian laboraturium Virtual Human Interaction yang diterbitkan dalam jurnal “Technology, Mind, and Behavior”, ada empat penyebab utama kelelahan fisik dan mental akibat virtual meeting, and fortunately… mereka juga menjabarkan cara penangannya. 


    Pertama, kita menjadi lebih sering melakukan eye contact ‘jarak dekat’. Saat virtual meeting, wajah kita di layar terlihat lebih besar dibandingkan aslinya. Selain itu, sudut pandang kita juga terstimulasi untuk melakukan eye contact dengan lawan bicara. Menurut Jeremy Bailenson selaku penulis jurnal penelitian tersebut, “perilaku yang bisanya hanya kita lakukan ke orang terdekat—seperti bertatap mata secara langsung dan melihat wajah secara close up—menjadi cara interaksi kasual untuk berkomunikasi dengan kenalan, rekan kerja, atau bahkan orang asing."


    Kedua, melihat diri kita sendiri selama virtual meeting juga membuat stres! Bailenson mengatakan bahwa hal ini sama saja seperti bekerja di kantor, tapi kita diikuti oleh seseorang yang membawa sebuah cermin dan ‘memaksa’ kita untuk melihat diri sendiri. Ugh, menyebalkan!


    Ketiga, kurangnya mobilitas. Berbeda dengan menonton K-drama favoritmu, virtual meeting hanya menggunakan satu latar belakang yang sama—dan kita sendiri pun akan dianggap tidak sopan jika sering berpindah tempat sepanjang meeting. Sementara itu, pertemuan tatap muka yang biasanya kita lakukan di era ‘normal’ justru menjadi alasan refreshing ke luar kantor. We miss this!




    Keempat, kita harus esktra berekspresi. Well, tidak mungkin rasanya kamu melakukan virtual meeting tanpa menyampaikan komunikasi non-verbal. Walaupun hanya mendengarkan presentasi lawan bicara, tetap saja kita harus menyambutnya dengan senyuman, ‘kan? Dan menurut Bailenson, hal ini membuat kita bekerja lebih keras untuk menerima dan mengirimkan sinyal-sinyal tesebut.


    Bagaimana Solusinya? 

    Nope, bukan menghindar dari tanggung jawab pekerjaan—kecuali kamu memang sedang menjalankan cuti atau ini adalah akhir pekan. Kamu dapat menangani masalah ‘Zoom fatigue’ ini dengan cara: menyembunyikan tampilan kamera agar kamu tidak melihat diri sendiri. Lalu, kurangi ukuran layar aplikasi virtual meeting agar wajah partisipan tampak lebih kecil. Jika durasi meeting cukup lama, kamu wajib mematikan kamera video sejenak untuk memberikan diri sendiri waktu istirahat. 


    (Kissy Aprilia, image: unsplash)