Fashion

Ragam Keindahan Nusantara dalam Koleksi Terbaru The Palace

  by: Redaksi       7/4/2021
    • Memiliki usia kerja sama yang memasuki tahun keempat, The Palace dan Samuel Wattimena kembali meluncurkan koleksi terbarunya yang bertajuk Nusantara.
    • Terdiri dari tiga seri (Nusa, Anta, dan Tara), koleksi ini berjumlah 86 model perhiasan yang kental akan budaya Indonesia.


    Sejak tahun 2017, The Palace secara konsisten memperkenalkan ragam keindahan budaya Indonesia melalui kerja samanya dengan perancang busana Samuel Wattimena. Memasuki tahun keempat dari kolaborasi tersebut, The Palace merilis koleksi terbarunya yang mengusung judul Nusantara.







    Koleksi ini diluncurkan pada tanggal 27 April 2021 lalu melalui perhelatan An Exotic Journey to Nusantara yang diselenggarakan oleh KBRI Seoul, Korea Selatan. Di sini, The Palace mengenalkan seri terbarunya yang bertajuk Anta dan Tara setelah sebelumnya mengeluarkan seri pertama dari koleksi ini, Nusa. Diawali dengan 20 model perhiasan pada seri Nusa, kini jumlah perhiasan yang dikeluarkan telah mencapai 86 model dengan seri tambahan terbarunya.


    Ketiga seri pada koleksi Nusantara ini seluruhnya terinspirasi dari siluet aksesori tradisional Indonesia yang dikemas dalam bentuk modern tanpa meninggalkan filosofi di baliknya.






    Tiap seri mewakili budaya Indonesia dari berbagai wilayah: seri Nusa yang mengambil inspirasi dari Pending pada Indonesia Bagian Barat, seri Anta yang terinspirasi dari Mamuli dan Marangga dari Indonesia Bagian Tengah, dan seri Tara yang terinspirasi dari bentuk perhiasan pada Indonesia Bagian Timur, khususnya Maluku, seperti Mas Bulan Base, Belak, dan Pepek Soriti. Menurut Samuel, koleksi ini sejatinya bukan hanya terfokus pada berlian yang digunakan, tetapi warisan budaya yang terkandung di dalamnya.


    Tidak hanya kuat akan budaya Indonesia, pagelaran busana kali ini juga turut menghadirkan konsep sustainability dan zero waste yang kerap diangkat oleh Samuel Wattimena. Beberapa dari look yang ditampilkan sebenarnya bukanlah karya baru, banyak juga yang diambil dari karya beliau di era 70-90an. Dari koleksi ini, Samuel ingin menyampaikan bahwa untuk tampil trendi bukan berarti kita harus mengenakan pakaian baru. Koleksi Nusantara menunjukkan bahwa perhiasan dan aksesori yang dimiliki harus punya nilai guna long lasting yang dapat digunakan pada era dan situasi apapun.


    Untuk kedepannya, pihak The Palace menuturkan bahwa mereka sedang mengeksplorasi material precious stone, seperti batu rubi dan safir, untuk ditambah keindahannya pada koleksi ini.


    (Nabila Nida Rafida / EDT: DA/ Image: Dok. The Palace)