Beauty

Terlalu Lama Di Depan Laptop? Beginilah Dampak Blue Light Pada Kulit

  by: Astriana Gemiati       16/4/2021
  • Selama masa pandemi Covid-19 masih berlangsung, yang sebagian besar dari kita tinggal di rumah —dan bekerja dari jarak jauh, kita terpaksa beralih ke layar ponsel dan laptop untuk menjalani hidup kita. Seluruh dunia —pekerjaan, hubungan sosial kita, dan berita terbaru— tampaknya telah menyusut ke dalam layar kecil kita. Dan, meskipun norma WFH bermanfaat dalam berbagai cara, hal ini juga secara tidak langsung dapat merusak kulit kamu lebih dalam dari yang kamu kira.


    Cahaya berenergi tinggi ini yang dikenal sebagai blue light yang dipancarkan oleh layar gadget kita, adalah bagian dari spektrum cahaya tampak. Namun, ini adalah cahaya berenergi tinggi dan panjang gelombang pendek yang menyebabkan kerusakan radikal bebas pada kulit kita yang akan memicu stres oksidatif dan akibatnya mengarah ke tanda-tanda penuaan dini termasuk garis-garis halus, kerutan, dan bintik-bintik penuaan. Blue light (aka cahaya biru) juga dapat menyebabkan kerusakan pada sel kulit kamu —disebut sebagai keratinosit— yang dapat menyebabkan perubahan tekstur dan dispigmentasi pada kulit. 





    Paparan waktu layar hingga 30-60 menit dapat sangat merusak kulit kamu, karena cahaya biru memiliki kemampuan untuk mencapai lapisan terdalam dari dermis —tempat serat kolagen dan elastin berada. Selain itu, peningkatan waktu layar juga berkompromi dengan kecantikan tidur kita dengan mengganggu ritme sirkadian alami dan memengarugi proses perbaikan diri kulit yang berlangsung dalam semalam.


    Ingin tahu bagaimana cara melindungi kulit kamu dari sinar layar yang berbahaya, sambil mempertahankan kehidupan profesional yang bergerak cepat? Berikut tips cara-cara untuk melindungi kulit kamu dari hal-hal yang tak terelakkan:

    1. Sebaiknya gunakan setelan filter cahaya biru atau mode malam pada perangkat kamu —pada siang hari juga— serta biasakan untuk bekerja pada layar dengan jarak minimum yang dengan dekat dengan kulit kamu.


    2. Pikirkan kembali ide mengaplikasikan sunscreen hanya saat kamu keluar rumah. Dengan layar pintar yang memancarkan cahaya biru yang dapat menyebabkan kerusakan pada kulit, kamu harus mengoleskan setidaknya setengah sendok teh sunscreen, bahkan saat berada di dalam ruangan. Sangat penting bagi kamu untuk memilih sunscreen yang diperkaya dengan antioksidan, zat besi, sinc oxide, dan titanium dioxide. Selain itu, pastikan tabir surya hadir dengan SPF 30 atau lebih yang menawarkan perlindungan spektrum luas.


    Perlukah mengaplikasikan sunscreen selama WFH dalam ruangan? Klik, di sini!




    3. Untuk melindungi kulit kamu dari kerusakan sinar biru yang berbahaya, pastikan rutinitas perawatan kulit harian kamu sarat dengan bahan-bahan kaya antioksidan seperti Vitamin C dan Vitamin E. Menggunakan antioksidan pada dasarnya akan menjaganya dari kerusakan yang berlebih.








    (Artikel ini disadur dari www.cosmopolitan.in / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Nara Sumber: Dr. Geetika Mittal, Isaac Luxe / Alih bahasa: Astriana Gemiati / Image: [email protected], GIPHY.com )