Better You

Memiliki PCOS? Ini 4 Pola Makan yang Harus Kamu Terapkan!

  by: Giovani Untari       20/4/2021
    • Apa yang kamu konsumsi ternyata bisa membawa dampak pada sindrom ovarium polikistik (PCOS).
    • Yuk terapkan 4 pola makan ini agar PCOS kamu tidak semakin memburuk dan menganggu kondisi kesehatanmu.


    Sindrom ovarium polikistik atau PCOS merupakan salah satu gangguan kesehatan yang umum dialami oleh para perempuan saat ini. Masalah kesehatan tersebut setidaknya dialami 1 dari 10 perempuan di Inggris*.

    Hal ini ternyata cukup berbeda dari polycystic ovaries (PCO). Yang mana PCO lebih mengarah pada munculnya banyak sel telur kecil di ovarium dan kondisi ini dianggap normal terjadi area ovarium.



     

    PCOS sendiri bisa ikut memengaruhi kondisi perempuan yang memiliki PCO, menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur, pertumbuhan rambut di beberapa area tubuh yang berlebihan, munculnya jerawat, serta kenaikan berat badan. PCOS juga berhubungan erat dengan kondisi hormon kita dan gejalanya ternyata bisa ditangani melalui pola diet yang benar. 


    Apabila kamu memiliki Indeks Massa Tubuh (BMI) di atas 25, Dr John Butler selaku konsultan ahli bedah ginekologi dari The London Clinic mengatakan: “Bahkan dengan sedikit mengurangi berat badan, hal ini bisa secara signifikan membantu meredakan gejala PCOS.”

    Cara yang bisa kamu tempuh dalam menjaga pola makan contohnya dengan mengonsumsi lebih banyak buah dan sayur, menghindari makanan yang tinggi kandungan indeks glikemik, dan juga makan secara reguler sehingga gula darahmu tidak mengalami efek naik turun layaknya yo-yo.




    “PCOS adalah salah satu cara tubuh memberitahu bahwa Anda tidak bisa menangani tingginya kadar gula darah. Jadi diet yang Anda lakukan jelas akan mengubah banyak hal.”

    Daria Tiesler, seorang holistic perfomance coach sekaligus founder dari Holistic Perfomance Method juga secara rutin melatih para kliennya yang mengalami PCOS. Ia setuju bahwa menjaga pola makan dapat membantu kondisi kesehatan para pemilik PCOS.

    Tapi bagaimana caranya? (Psst... ingat, jangan lupa untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengubah pola makan kamu).


    1. Fokuslah pada nutrisi dari menu yang dikonsumsi

    Tiesler menyarankan kamu makan dengan tujuan untuk ‘mengisi’ tubuh melalui zat-zat yang bernutrisi, menyeimbangkan hormon, dan menjaga kadar stres dalam tubuh. Kuncinya juga mencegah resistensi insulin serta mengurangi kadar hormon kortisol melalui makanan yang mengandung zat anti inflamasi.

    Makanan yang bisa kamu konsumsi contohnya blueberry, nanas, sayuran hijau, ikan, telur, dada ayam, alpukat, dan kacang-kacangan. Ia juga menyarankan setiap harinya kamu mengonsumsi dua sendok makan flaxseed yang kaya serat.




    2. Seimbangkan kadar gula darahmu 

    “Banyak klien saya yang melewatkan sarapan atau hanya mengonsumsi kopi dan croissant – dan tubuh mereka kesulitan untuk memproses hal tersebut,” tutur Tisler. Telur, salmon, dan bayam atau segelas smoothie dengan protein vegan, kayu manis, alpukat, dan aneka berry adalah contoh pilihan sarapan yang baik. Tiesler juga mengatakan bahwa lemak baik yang terdapat dalam alpukat dan salmon, mampu membuat perut lebih kenyang, membantu penyerapan vitamin, dan menjaga kadar hormon sehat perempuan.



    3. Pilih karbohidrat kompleks

    Mengurangi makanan yang dapat memicu tingginya gula darah sangat penting saat menangani PCOS. Jadi ini waktunya kamu ebih memilih gandum sebagai sumber karbohidrat. Saran Tiesler, kurangi mengonsumsi pasta yang terbuat dari tepung putih, nasi, dan apapun yang diolah secara berlebihan (termasuk daging). Penting untuk memilih makanan yag mengandung karbohidrat kompleks seperti buah, sayur, kacang-kacangan, lentil, karena mereka fitonutrien, vitamin, dan serat.


    3. Waspadai hormon yang tidak seimbang

    Banyak hal yang membuat tubuh kesulitan menyeimbangkan hormon di dalamnya. Faktor pemicunya pun beragam seperti produksi hormon yang tidak seimbang, rasa stres, hingga kurang tidur. “Pastikan Anda mendapat tidur yang cukup dan berkualitas. Saya juga merekomendasikan klien saya untuk mencoba melakukan journalling atau mempelajari teknik pernapasan agar tubuh mereka lebih relaks,” tukas Tisler. Hindari minum kopi di atas jam dua siang, sebab kadar kafein yang terlalu tinggi dalam tubuh bisa ikut memengaruhi kondisi tidur kamu.




    *NHS.UK


    (Artikel disadur dari COSMOPOLITAN UK edisi Februari 2021 dengan judul artikel "So you want to... adapt your diet for PCOS?" / Penulis asli: Lauren Smith / Alih bahasa: Giovani Untari / FT / Images: Dok. Brooke Lark on Unsplash, Ella Olssoni on Unsplash, Ilyuza Mingazova on Unsplash