Beauty

Jangan Salah, Ini Perbedaan Garis-Garis Halus Dan Kerutan

  by: Fariza Rahmadinna       20/4/2021
  • Seiring bertambahnya usia, kulit bisa mengalami perubahan warna, kehilangan kekencangan, menjadi kusam, muncul garis-garis halus (fine lines) dan kerutan (wrinkles). Umumnya, kemunculan tanda-tanda penuaan dapat diminimalisir dengan mengubah kebiasaan serta rutin menggunakan produk skincare berformulasikan anti-aging. Tapi sebelumnya, apakah kamu sudah paham betul mengenai perbedaan tanda-tanda penuaan itu, khususnya perbedaan garis halus dan kerutan? Baca terus untuk mengetahui perbedaan dan cara mengatasinya!




    Apa itu garis-garis halus?

    Menurut Dr. Elizabeth Bahar Houshmand, seorang ahli dermatologi dari Dallas, Texas, garis-garis halus adalah tanda awal pembentukan kerutan. Lebih lanjut lagi, Ia menjelaskan bahwa garis-garis halus merupakan lipatan kulit kecil yang biasanya muncul dan terlihat pada area wajah yang paling ekspresif, seperti di sekitar mata, mulut, dan dahi.

    Beberapa kebiasaan yang berkaitan dengan ekspresi wajah berulang, seperti sering mengerutkan alis saat berpikir, menyipitkan mata saat tertawa, dan sebagainya, dapat menyebabkan garis-garis halus dan kerutan. American Academy of Dermatology (AAD) menjelaskan bahwa setiap kali kita membuat ekspresi wajah, otomatis kita juga mengencangkan otot yang mendasarinya.



    Lalu, bagaimana dengan kerutan?

    Tidak seperti garis-garis halus (fine lines), kerutan biasanya muncul karena faktor bertambahnya usia dan seringkali tampak lebih jelas dibandingkan garis halus. Kerutan bahkan cenderung terlihat jelas di permukaan kulit, meski kamu tidak membuat ekspresi wajah. Selain itu, hal penting yang perlu diingat adalah garis-garis halus bisa menjadi permanen dan berubah menjadi lipatan kulit yang lebih dalam dan jelas. Kondisi inilah yang mengakibatkan munculnya kerutan pada kulit.


    Lantas, apa Penyebab Garis Halus dan Kerutan?

    Dr. Houshmand menjelaskan bahwa garis-garis halus dan kerutan tidak selalu merupakan tanda penuaan. Dalam beberapa kasus, garis-garis halus dan kerutan dapat menandakan kurangnya kelembaban pada kulit karena faktor lain, seperti kerusakan akibat sinar matahari dan radikal bebas.

    Akan tetapi, salah satu penyebab utama munculnya garis halus dan kerutan pada wajah disebabkan karena seiring bertambahnya usia, kulit menjadi lebih tipis, kering, dan kehilangan elastisitasnya sehingga menyebabkan terbentuknya keriput, dan dapat berkontribusi pada garis-garis halus yang berubah menjadi kerutan.


    Bagaimana mengurangi tampilan garis halus dan kerutan?

    Meskipun pada akhirnya setiap orang dapat mengalami munculnya kerutan pada wajah, namun ada beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk mengurangi tampilan garis halus dan kerutan pada wajah.

    Dr. Houshmand menyarankan untuk menghidrasi kulit secara teratur dengan pelembap yang tepat dan mencukupi kebutuhan air harian untuk mencegah dehidrasi. Selain itu, Ia juga menyarankan untuk menggunakan skincare yang mengandung hyaluronic acid atau retinol. Hyaluronic acid dapat menjaga kulit tetap terhidrasi dan kenyal, sehingga dapat meminimalkan munculnya tampilan garis-garis halus.

    Sedangkan retinol dapat membantu meningkatkan produksi kolagen, membantu pergantian sel, dan merupakan antioksidan, sehingga dapat mengurangi munculnya tanda-tanda penuaan, seperti garis-garis halus dan kerutan. Sebagian besar ahli kulit merekomendasikan penggunaan skincare dengan kandungan retinol saat mulai memasuki usia 20-an untuk membantu mencegah keriput dan garis-garis halus terbentuk sebelum waktunya.

    Selanjutnya, jangan lupa untuk mengaplikasikan sunscreen! Mengaplikasikan sunscreen setiap hari sebelum beraktivitas di luar ruangan dapat membantu mencegah kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari dan radikal bebas.  


    Perbaiki waktu tidurmu!

    Last but not least, getting enough sleep! Tidur yang cukup setiap malam tidak hanya penting untuk menjaga kesehatan mental, tetapi juga dapat membantu memperbaiki tampilan kulit. Ini karena, saat tidur kulit akan melakukan natural self-repair. Oleh karena itu, jika kamu tidak memiliki waktu tidur yang cukup, think: Late night Netflix binge-watch atau scrolling Instagram dapat membuat kulit tidak bisa melakukan natural self-repair, yang pada gilirannya menjadi pemicu munculnya garis halus dan kerutan.

    Dengan mengambil tindakan pencegahan sejak dini, kamu dapat membantu memperlambat dan meminimalisir tampilan tanda-tanda penuaan, seperti garis-garis halus dan kerutan pada wajah.




    (Fariza Rahmadinna/VA/Images: Doc. Andrea Piacquadio/Pexels)