Love & Sex

8 Alasan Mengapa Kamu Sebaiknya Tidak Lagi Menghubungi Mantanmu!

  by: Giovani Untari       27/4/2021
  • Baru saja putus dari mantan kekasihmu, dear? Mari saatnya menerima kenyataan bahwa proses perpisahan adalah suatu hal yang sulit bagi kita semua.  Momen ini bisa terasa begitu menyakitkan, bahkan tak jarang membuat kita ingin menyerah dan kembali menghubungi sang mantan seperti sebelumnya.

    Menurut Dr Bhavna Barmi, seorang psikolog klinis dan relationship expert asal India, akan lebih baik jika kamu menerapkan prinsip ‘No Contact’, di mana ini artinya kamu sama sekali tidak menghubungi mantanmu lagi dalam bentuk telepon, chat, atau bahkan sekadar DM di Instagram setelah kalian resmi berpisah.

    Ini juga termasuk untuk tidak berbicara kepada teman atau keluarganya tentang hal yang berhubungan dengan sang mantan dan membahas soal perpisahan kalian.



    Cara ini akan membantu kamu untuk move on lebih cepat!

    Mari kita simak 8 alasan mengapa kamu sebaiknya tidak lagi menghubungi mantanmu setelah putus:



    1. Ada begitu banyak kenangan di antara kalian

    Kapan pun kamu berbicara kepada mantanmu lagi, pasti kamu akan teringat kenangan saat kalian masih bersama. Entah itu kenangan manis ataupun menyedihkan, sejumlah memori itu akan datang kembali dan mungkin membuatmu ingin merasakannya lagi. Tak jarang memori tersebut juga bisa sangat menyakitimu.


    2. Mantanmu saat ini bisa saja sudah move on dan melihat ini akan membuat kamu merasa frustasi

    Melihat orang yang pernah menjadi bagian dalam hidupmu tersebut kini sudah berkencan dengan orang baru bisa saja membuat kamu merasa sedih dan jealous. Lalu fakta bahwa mereka kini memiliki pasangan baru juga bisa membuat perasaanmu jadi tidak nyaman.


    3. Bisa membuatmu merasa depresi dan gelisah

    Berbicara dengan mantan kekasihmu juga bisa membuat kamu merasa ingin segera menjauh dari dirinya. Dan jika hal ini tidak bisa dilakukan atau disampaikan, kamu bisa merasa depresi dan gelisah karenanya.




    4. Ingat lagi alasan mengapa kalian berpisah!

    Sebelum berpikir untuk kembali atau menghubungi mantan, ingat lagi apa saja alasan yang membuat kalian berpisah. Fakta bahwa kalian kini tidak lagi bersama dan luka pernah yang terjadi di masa lalu, saatnya membuat kamu bertanya kembali kepada dirimu... apakah kamu ingin merasakan itu semua lagi?




    5. Tidak menyelesaikan masalahmu

    Jika alasan mengapa kalian putus tidak diselesaikan atau dibicarakan dengan baik, ada kemungkinan hal ini akan terjadi kembali pada hubungan kalian berdua setelah putus. Jadi pikirkan baik-baik, dear apabila kamu saat ini memang ingin kembali ke mantanmu.


    6. Merindukan seseorang bukan berarti kamu masih mencintainya

    Banyak orang yang sering bingung dengan perasaan bahwa mereka merindukan mantannya dan menganggap mereka juga masih mencintai sang mantan. Meski perpisahan baru saja terjadi dan sekarang kamu sedang sangat terluka, tetapi bukan berarti rasa rindu tersebut artinya cinta atau sesuatu yang membuatmu ingin kembali bersama. Bisa saja saat ini kamu hanya merindukan kenangan bersamanya, bukan sosoknya.



    7. Ia sudah merusak kepercayaan yang kamu berikan

    Saat kepercayaan yang diberikan dirusak, akan sangat sulit untuk memercayai dan membangunnya kembali. Ingat, tidak ada hubungan yang berhasil tanpa adanya rasa saling percaya. Kembali ke siklus hubungan yang negatif seperti itu jelas bukan sesuatu yang baik untukmu.


    8. Kamu masih dalam fase berduka dan mudah terluka

    Bila kamu benar-benar baru saja putus dengan kekasihmu, luka yang kamu alami jelas masih terasa menyakitkan. Kamu sedang berada dalam fase tidak baik-baik saja. Dan kembali berhubungan dengan mantan akan membuat perasaanmu semakin sakit dan sulit. Ingat, kamu butuh waktu untuk menyembuhkan luka dan perasaanmu. Saatnya berikan waktu dirimu waktu untuk sembuh!



    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan India / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Giovani Untari / Ed. / Images:  Dok. Yuris Alhumaydy on Unsplash, Anthony Tran on Unsplash, Fausto Sandoval on Unsplash)