Lifestyle

Simak 5 Pelajaran Hidup dari Drama Korea ‘Twenty Five Twenty One’

  by: Redaksi       7/4/2022
  • Walaupun telah tamat, drama Korea Twenty Five Twenty One tetap menjadi perbincangan hangat di berbagai media sosial.

    Drama ini bercerita tentang seorang pelajar bernama Na Hee Do (Kim Tae Ri) yang memiliki cita-cita menjadi atlet anggar nasional dan Baek Yi Jin (Nam Joo Hyuk) yang harus menjadi tulang punggung keluarga untuk membantu finansial keluarga akibat krisis IMF.

    Alur cerita yang menarik, pemainnya yang memiliki akting gemilang, ditambah kisah persahabatan dan cinta yang manis di masa muda, membuat drama ini begitu populer. Tak hanya itu, Twenty Five Twenty One juga memberikan banyak pesan moral yang dapat kamu jadikan pelajaran hidup.



    Bagi kamu yang masih belum bisa move on dari Twenty Five Twenty One, ini saatnya kita simak 5 pelajaran hidup dari drama Korea ini:


    1. Tekun dalam meraih mimpi





    Kita tahu cita-cita Na Hee Do (Kim Tae Ri) menjadi atlet anggar nasional kerap dipandang sebelah mata oleh ibunya sendiri. Walaupun ibunya tak merestui, tekad Na Hee Do menjadi seorang atlet anggar nasional tidak goyah. Ia justru semakin tekun dalam berlatih!

    Ketekunan Hee Do membuahkan hasil, babes! Ia berhasil menjadi atlet anggar nasional dan membuktikan kepada ibunya bahwa ia mampu.

    Ketekunan Na Hee Do patut untuk dijadikan dicontoh. Sebab jika kita bersungguh-sungguh dalam meraih mimpi, maka mimpi tersebut akan semakin dekat untuk menjadi kenyataan.


    2. Tak pantang menyerah walau menghadapi kegagalan




    Dalam drama ini, Baek Yi Jin (Nam Joo Hyuk) harus menggantikan posisi ayahnya untuk menyatukan keluarga dan mencari nafkah. Ia bahkan terpaksa tidak melanjutkan kuliahnya dan bekerja di banyak tempat agar bisa terus bertahan hidup. Berbagai lowongan pekerjaan ia lamar, tetapi selalu saja kegagalan yang menghampirinya.

    Walaupun demikian, Baek Yi Jin tetap tak pantang menyerah dengan keadaan yang ia alami. Akhirnya ia mendapat pekerjaan tetap sebagai reporter di salah satu stasiun televisi terkenal Korea. Tekad dan kerja kerasannya berakhir dengan posisi karier yang menjanjikan. Sikap pantang menyerah Baek Yi Jin ini wajib untuk kita tiru!


    3. Hidup selalu berputar




    Sebelum mengalami kebangkrutan, keluarga Baek Yi Jin memiliki kondisi finansial yang sangat mencukupi. Namun, karena adanya krisis IMF membuat keadaan keluarga Baek Yi Jin berubah 180 derajat. Baek Yi Jin harus terpaksa meninggalkan bangku kuliah dan bekerja untuk membantu melunasi hutang orang tuanya.

    Kehidupan yang dimiliki oleh Baek Yi Jin ini merupakan gambaran bahwa hidup selalu berputar. Ada kalanya di atas, ada kalanya juga di bawah. Mensyukuri segala kondisi yang ada adalah cara yang tepat dalam menghadapi naik turunnya kehidupan, babes!


    4. Jangan mudah menilai buruk seseorang




    Don't judge a book by the cover! Karena mengalami kebangkrutan, Baek Yi Jin harus tinggal hidup dan tinggal sendiri di sebuah kos. Akibatnya, banyak orang yang merendahkan Baek Yi Jin, termasuk sang anak pemilik kos.

    Namun ternyata, anak pemilik kos tersebut menyadari bahwa Baek Yi Jin merupakan alumni berprestasi di sekolahnya dulu. Ia juga seorang pemuda baik yang tidak menyerah dengan kesulitan hidupnya.

    Jadi kita tidak boleh meremehkan dan menilai buruk seseorang, karena kita tidak tahu apa yang sebenarnya dialami oleh orang tersebut.


    5. Setiap orang pasti memiliki tempat tersendiri di hati seseorang




    Walaupun sempat dekat, Baek Yi Jin dan Na Hee Do akhirnya memilih jalan masing-masing karena kesibukan yang berbeda dan akhirnya menumbuhkan jarak di antara mereka.

    Hal ini dapat menjadi pelajaran bahwa kita tidak bisa memaksa seseorang untuk bertahan di sisi kita. Walaupun tak bisa bersama, kehadiran orang tersebut pasti pernah memberi warna dan makna dalam hidup kita. Setiap pertemuan pasti kita juga akan dihadapkan pada perpisahan.


    (Margaretha Gabriella Ayudityas/ GIO / Images: Photo by Instagram @tvn.drama)