Love & Sex

Jangan Ghosting, Ini Hal yang Bisa Kamu Lakukan untuk Menolak Si Dia

  by: Redaksi       12/4/2022
  • Menemukan kecocokan dan kenyamanan dengan seseorang memang lah tidak mudah. Setelah melewati beberapa kali kencan, ada saja faktor yang membuat kita sulit untuk membuka hati, sekalipun ia begitu baik dan perhatian. Kalau sudah di situasi ini akui saja melakukan ghosting jadi solusi instan yang sering kita pilih. Tidak tega sering kali dijadikan alasan. Padahal memberi dan menerima kepastian adalah sebuah hak dan kewajiban yang perlu dipenuhi oleh kedua belah pihak ketika menjalani proses pendekatan.

    Lalu bagaimana cara menolak perasaan seseorang secara tegas, lugas, dan tetap menunjukkan sisi empati? Berikut sejumlah hal yang bisa kamu coba.

    Buat Eye Contact




    Ketika ingin menunjukkan ketegasan melakukan eye contact adalah sebuah trik pertama yang harus dilakukan. “Ini menunjukkan ketegasan dan kamu benar-benar yakin,” ujar Laura MacLeod, seorang Licensed Master Social Worker, seperti dikutip dari Bustle.

    Tegas, Singkat, dan Jangan Berjanji Lebih



    Kalimat “Maaf, sepertinya kita tidak bisa berlanjut ke hubungan selanjutnya” dapat jadi pilihan untuk menolak seseorang. Ini bisa juga jadi pilihan ketika kamu lebih ingin mengatakannya lewat pesan Whatsapp atau telepon ketimbang bertemu secara langsung. Kuncinya adalah tegas dan jelas. Serta jangan memberi harapan. Bahkan semisal “kita masih bisa berteman” bisa jadi boomerang alias memperumit hubungan kalian kedepannya.

    Jujur Mengenai Alasan


    Siapapun tak akan pernah menerima mudah akan sebuah penolakan di awal. Ketika dia menanyakan alasan kamu bisa menjawab jujur mengenai hal yang memang membuatmu tidak nyaman. Ada baiknya ini bukan tentang menyangkut fisik. Kita tidak ingin dinilai bukan hanya berdasarkan fisik, bukan?! Begitu juga dengan orang lain.

    Konsisten


    Jika kamu sudah menyatakan penolakanmu maka selanjutnya kamu perlu tegas terhadap diri sendiri. Tidak ada kewajiban untuk menenangkan kesedihan yang ia alami. Perasaan merasa bersalah adalah hal yang wajar namun bukan berarti itu adalah tanda sebuah penyesalan. Sekalipun mungkin kamu merasa bersedih juga karena masih jadi single, but hey that means you still have plenty of times to have fun and enjoy yourself. That sounds better than being trapped in an unhappy relationship, isn’t it?

    Teks:Malcolm Rei/Foto: Pexels-cottonbro/freepik-wayhomestudio/freepik-gpointstudio/freepik-marymarkevich






    tags: relationship