Love & Sex

Ketika Mantan Adalah Rekan Kerja di Kantor, Resign atau Bertahan?

  by: Redaksi       26/4/2022
  • Breakup is already hard, lalu bagaimana jika mantanmu juga adalah rekan kerjamu di kantor? Well quite tricky! Baik itu satu departemen maupun berbeda departemen, sisi emosional akan tetap berpengaruh. Namun bukan berarti tidak bisa diatasi. Cosmo merangkum sejumlah tips agar kamu tetap bisa bersikap profesional dan semangat bekerja sekalipun harus bertemu dengan mantanmu setiap harinya di kantor.

    Tetapkan Batasan Komunikasi

    Trik paling cepat move on dari mantan adalah membatasi komunikasi. Namun ketika mantan adalah rekan kerja, kamu dan dia harus sama-sama sepakat bahwa akan tetap bersikap profesional. Komunikasi hanya akan dilakukan yang terkait pekerjaan. Jangan pernah tergoda untuk menghubungi ia di luar urusan kantor.



    Hindari Drama



    Bisa bersikap profesional erat kaitannya jika rekan kantor yang lain pun mengetahui hubungan kalian. Melihat kalian berdua tetap bisa bekerja sekalipun hubungan personal sudah berakhir, bisa membuat rekan kerja yang lain merasa nyaman dan tidak perlu khawatir akan terjadinya drama yang berujung perpecahan di tim. Jangan membahas mengenai permasalahan kalian di jam kerja dengan rekan kerja lain. Minimalisir drama sebisa mungkin.

    Fokus Kepada Pekerjaan

    Ini mungkin memang sebuah kewajiban di kantor, namun fokus kepada pekerjaan adalah cara yang bisa dilakukan untuk bisa ‘bangkit’ dari sebuah perpisahan. “Dunia kerja begitu kompetitif dan bisnis begitu cepat berkembang. Mengkhawatirkan mantan dapat memengaruhi performa mu. Kamu harus bertanya kepada diri sendiri apakah mau hubungan yang sudah berakhir ini akan mengakhiri kariermu, juga” ujar Michelle Moore seorang presiden dari sebuah perusahaan public relations di Ohio, Amerika Serikat seperti dikutip dari Forbes. Michelle sebelumnya menikah dengan rekan kerja hingga akhirnya bercerai suami, namun hingga kini tetap bisa bekerja sama dengan mantan suaminya di sejumlah proyek.

    Butuh Waktu


    Selayaknya bangkit dari sebuah perpisahan, dibutuhkan waktu untuk kembali terbiasa menjalani rutinitas yang ada. Sadari dan siap hadapi, bahwa di masa-masa awal berpisah dan kembali bekerja dengan mantan adalah hal yang tidak mudah. "Mungkin masih ada perasaan ingin kembali, dendam, dan sakit hati. Mungkin juga ada kecemburuan dan reaksi berlebihan,” ujar Susan Winter seorang pakar hubungan di New York seperti dikutip dari Elite Daily. Namun percaya lah seiring waktu kamu akan mulai terbiasa dan mendapati kamu telah menjadi sosok yang lebih baik dari sebelumnya.

    Pindah Kerja atau Bertahan?




    Keinginan resign pasca putus dari mantan yang juga rekan di kantor terdengar sebagai solusi instan. Namun ada pengecualian. “Pindah dari tempat kerja menjadi satu-satunya solusi jika permasalahan yang ada dengan mantanmu berlanjut panjang. Apalagi jika mantanmu sampai ingin menghancurkan kehidupan profesional. Meninggalkan pekerjaan yang Anda sukai akan menjadi tragedi, tetapi meninggalkan pekerjaan yang tidak Anda sukai (juga mantan yang antagonis) mungkin merupakan berkah,” terang Winter.

    Teks: Malcolm Rei/Foto: Freepik-wayhomestudio, Freepik-artursafronovvvv,




    tags: karier