Lifestyle

The Mirror Never Lies

  by: RedaksiCosmopolitan       11/5/2011
  • Indonesia terkenal dengan pulau yang indah, pantai dan hamparan pasir putih yang luas, kekayaan bawah laut meliputi flora dan fauna yang memesona, dan pastinya tak kalah indah dengan negara lain. Karena itu pemerintah kabupaten Wakatobi, organisasi konservasi WWF-Indonesia (World Wild Fund for Nature Indonesia) dan rumah produksi Set Karya Film, membuat sebuah film bertema kelautan dan mengangkat kisah suku Bajo di Wakatobi, Sulawesi Tenggara, yang merupakan bagian dari Segitiga Terumbu Karang Dunia.

    Film ini menceritakan tentang kisah seorang anak yang menginjak usia remaja, Pakis (Gita Lovalista) dalam mencari ayahnya yang sudah lama hilang setelah pergi melaut. Melalui ritual suku Bajo yang menggunakan cermin, pakis bersama kedua sahabatnya Lumo (Eko) dan Kutta (Zainal) berusaha untuk mencaritahu keberadaan ayahnya, dia percaya cermin itu akan membawa dia menemui ayahnya. Namun di satu sisi, sang ibu Tayung (Atiqah Hasiholan) yang tahu akan keberadaan suaminya, selalu berusaha menutupi kejadian sebenarnya dari Pakis. Sebagai bentuk penyangkalannya, ia menutupi mukanya dengan bedak putih sebagai simbol kepercayaan suku Bajo.

    Selepas kepergian suaminya, Tayung berusaha menghidupi keluarganya dengan berjualan rumput laut. Lelah dengan keadaan dan tertekan dengan sikap Pakis yang terus menerus mencari ayahnya, membuat Pakis dan Tayung kerap bertengkar karena berbeda pendapat. Konflik semakin sering terjadi ketika Tudo (Reza Rahadian), seorang peneliti yang ingin melestarikan dan melindungi hewan yang sudah cukup langka yaitu lumba-lumba, datang di tengah mereka.



    Film yang disutradarai oleh sineas muda berbakat, Kamila Andini ini bergenre drama keluarga dan dikemas dalam cerita yang tidak terlalu berat, sehingga bisa dinikmati juga oleh anak-anak. Ya, bisa dikatakan kalau film ini segar dan sangat menghibur. Segar karena selain pemandangan Wakatobi dan kekayaan bawah laut yang sangat indah dan memanjakan mata, Anda juga bisa mengetahui kebudayaan suku Bajo seperti pelepasan lumba-lumba dan tradisi mereka dalam mencari jodoh. Menghibur karena di film ini Anda akan melihat para pemain anak-anak ini bernyanyi dan membuat puisi ala suku Bajo.



    Secara keseluruhan, film ini sangat menarik dan wajib Anda tonton, dengan menonton film ini penonton akan melihat ekowisata laut dan pusat penelitian bawah laut di Pulau Wakatobi. Selain itu, ada juga ilmu pengetahuan dan pesan yang dapat diambil di sana. So, masukkan film ini sebagai agenda film yang akan Anda tonton minggu ini, karena The Mirror Never Lies sudah bisa disaksikan sejak awal Mei 2011.