Career

Kesalahan Menabung yang Harus Anda Hindari

  by: Redaksi       15/5/2015
  • Pernah merasa sudah rutin menabung tetapi nominal di buku tabungan Anda tidak bertambah? Percaya atau tidak, menabung secara rutin saja tidak cukup untuk membuat kondisi finansial sehat. Anda juga perlu menghindari hal-hal ini saat menabung.

    Menabung dari Uang Sisa

    Peraturan pertama dalam menabung adalah jangan menabung dari uang sisa. Strategi ini dapat membuat Anda merasa memiliki uang yang lebih. Perencana keuangan David Blaylock mengatakan menabung dari uang sisa dapat membangun rasa percaya diri terhadap kondisi keuangan sehingga Anda akan membelanjakan penghasilan secara berlebih. Ia menyarankan untuk  menyisihkan sejumlah uang di awal bulan khusus untuk ditabung agar target menabung dapat tercapai.

    Hanya Memiliki Satu Rekening

    Mencampurkan uang pengeluaran dan tabungan dalam satu rekening adalah kesalahan besar, dear. Kebiasaan ini membuat Anda tidak disiplin saat menabung karena sulit untuk membedakan antara uang yang boleh dan tidak boleh dibelanjakan. David menyarankan untuk membuka rekening baru khusus untuk uang tabungan Anda. Sebaiknya tidak perlu membuat kartu ATM agar tidak tergoda menggunakan uang yang tersimpan di rekening tersebut.

    Tidak Disiplin dalam Hal Nominal



    Menabung secara rutin saja ternyata tidak cukup, lho. Untuk mengubah kegiatan menabung menjadi sebuah kebiasaan yang tidak menyiksa, Anda jugar harus menyimpan uang dalam jumlah nominal yang sama. Hal ini akan menumbuhkan sifat disiplin yang sangat penting dalam menabung. Tidak hanya itu, cara ini juga akan mempermudah Anda menentukan rencana anggaran setiap bulan.

    Target Menabung yang Pendek



    Memiliki target menabung yang pendek, seperti menabung demi membeli sepatu baru atau menabung untuk menonton konser, bukan kebiasaan yang baik. Hal ini membuat Anda mudah kehilangan motivasi dan mengakibatkan kondisi keuangan menjadi tidak stabil. Lebih baik tentukan target yang yang memiliki jangka waktu panjang, seperti menabung untuk membeli rumah atau membangun usaha ketika pensiun agar Anda lebih terdorong untuk terus menabung. (Hana Devarianti / VP / Image: doc. Alliance/iStock/Thinkstock)