Love & Sex

5 Cara Cerdik Mengajak Pria Berkenalan

  by: Redaksi       10/5/2015
  • Siapa bilang wanita pantang mengajak pria berkenalan? Sah-sah saja kok untuk memulai perkenalan lebih dulu dengan pria asalkan... Anda menggunakan trik yang tepat. Mau tahu caranya? Simak!

    Lihat Apa yang Ia Bawa atau Kenakan

    Sebelum menyapa, terlebih dahulu Anda harus mengamati si dia: Apa yang ia bawa, ia kenakan, atau yang sedang ia lakukan. Misalnya si dia tengah duduk di bar dengan segelas whisky. Anda bisa memulai pertanyaan seputar whisky tersebut. Dengan pengamatan singkat, Anda dapat lebih mudah memulai obrolan.

    Melirik Sekilas ke Arahnya



    Liriklah mata pria yang ingin Anda ajak berkenalan, ketika ia mulai memandang Anda cobalah untuk berpaling ke arah lain. Yes darling, tindakan ini akan membuat si pria menjadi penasaran apakah Anda sedang memerhatikannya. Nah, setelah beberapa saat barulah Anda lakukan kontak mata lagi dengannya. Kontak mata dipercaya dapat membangun daya tarik seksual antara Anda dan si pria incaran tersebut.

    Perhatikan Bahasa Tubuh

    Gerakan bahasa tubuh bisa berarti dua hal, yaitu penerimaan dan penolakan. Saat Anda mendekati sang target, perhatikan bahasa tubuhnya. Jika ia melihat dan menatap Anda dengan mimik dan ekspresi yang bersahabat, maka segera lancarkan "serangan". Dekati dan sapalah dengan sopan. Tunjukkan niat baik Anda dengan perilaku yang sopan dan hangat.

    Pura-Pura Bertanya



    Untuk menjawab rasa keingintahuan Anda mengenai si target, pura-puralah bertanya. Misalnya ketika Anda melihat si dia sedang berada di toko buku. Dekati dan bertanyalah tentang hal sepele seperti letak toilet, waktu, buku-buku terbaru yang seru, atau hal-hal sepele lain yang wajar dan bersifat situasional sesuai dengan keadaan sekitar. Lakukan secara spontan dan seolah-olah tidak dibuat-buat.

    Cari Persamaan

    Setelah bertanya hal sepele, Anda bisa memulai mencari persamaan dengan si dia, misalnya tentang minuman. Saat Anda melihat dia memegang gelas berisi wine, katakan bahwa Anda juga menyukai minuman yang sama. Lalu Anda bisa membuka pembicaraan dengan bahan obrolan yang lebih luas setelahnya, misalnya tempat hangout favorit untuk minum wine. Siapa tahu dia akan mengajak Anda minum wine bersama di tempat favoritnya. (Salli Sabarrang / VP / Image: doc. monkeybusinessimages / iStock / Thinkstock)