Better You

Percaya Diri Boleh Saja, Tapi Jangan Berlebihan!

  by: Adya Azka       14/5/2015
  • Memiliki percaya diri memang jauh lebih baik daripada tidak memilikinya sama sekali. Tapi hati-hati, dear, karena punya kepercayaan diri yang berlebihan juga tidak baik lho. Simak alasannya.

    Overconfidence = Hiding Something

    Ya, beberapa psikolog berpendapat kalau seseorang terlihat berupaya terlalu keras untuk menampilkan image yang penuh percaya diri maka biasanya orang tersebut sebenarnya menggunakan sikap itu sebagai “tameng”, yang biasanya disebabkan oleh merasa inferior sepanjang hidupnya. Be honest, ladies, karena hal ini berpotensi membuat Anda terlihat arogan. Jaga ego Anda dan mulailah memiliki sikap percaya diri yang lebih inklusif—memiliki kepercayaan diri bukan berarti posisi Anda lebih superior dibandingkan orang-orang lain!



    Overconfidence = False Image

    Tak mengetahui karakter diri yang sebenarnya, beberapa orang terkadang bergantung pada feedback dari pihak eksternal seperti orangtua, teman, kolega atau bos. Now this is tricky: Bila selama ini Anda senantiasa dipuji—terutama dari orangtua—maka bila feedback berikutnya bersifat mengritik maka hal tersebut berpotensi membuat Anda jadi defensif atau bahkan depresi, yang berujung pada self-denial. That’s why, Anda mesti mengetahui terlebih dahulu sumber dari rasa percaya diri Anda—and it better comes from you!



    Overconfidence = What’s the Effect?

    So, selama ini Anda berpikir Anda penuh percaya diri, tapi orang lain justru menganggap Anda arogan. Bila mengacu pada poin pertama, memang tipis garis antara overconfidence dan arogansi. Bila Anda ingin tahu perbedaannya, coba amati dampak dari sikap Anda: is it positive or negative. Bila ternyata hasilnya malah banyak orang yang tidak menyukai Anda, well, Anda tentu sudah tahu jawabannya. (Sahiri Loing / SW / Image: MaxFrost / iStock / Thinkstock)