Fashion

I Am Indonesian, Karya Terbaru Oscar Lawalata

  by: Silvya Winny       15/5/2016
  • Telah lebih dari satu dekade menjadi seorang desainer fashion, nama Oscar Lawalata memang sudah tak diragukan lagi kemampuannya dalam mengolah kain tradisional menjadi sebuah karya seni. Kecintaannya terhadap budaya Indonesia membuahkan suatu movement yang diberi tajuk “I Am Indonesian”. Beberapa waktu lalu, tepatnya tanggal 25 April-1 Mei 2016, I Am Indonesian beserta Yayasan Jantung Indonesia mengadakan sebuah eksibisi kain nusantara kreasi Oscar Lawalata di Museum Nasional Indonesia. Tak hanya itu, juga terdapat pameran foto hasil bidikan Davy Linggar yang menampilkan 103 perempuan Indonesia dari berbagai generasi dan profesi, menggunakan kain nusantara. Cosmo berkesempatan untuk menghadiri perhelatan tersebut sekaligus berbincang lebih dalam dengan sang desainer mengenai misi budayanya.

    Oscar Lawalata biasanya hadir dengan sebuah fashion show, namun kali ini sebuah eksibisi budaya Indonesia. Apa yang mendasari membuat movement ini?
    Kurang lebih 15 tahun saya telah menelusuri dan mempelajari keanekaragaman kain Indonesia. Mulai dari proses pembuatannya, bicara dengan penenun, semua itu berasal dari kecintaan saya terhadap kain tradisional dan sebuah perjalanan pribadi yang spesial. Saya merasa hal ini harus digaungkan, karena saya yakin orang-orang Indonesia cinta dengan kebudayaannya namun mungkin tidak memiliki kesempatan untuk keliling Indonesia. Dari rangkuman perjalanan itu, saya merasa harus ada movement agar kita lebih bangga untuk mengatakan “I Am Indonesian.”

    Bagaimana proses dalam membuat koleksi ini, apa inspirasinya?
    Inspirasi terbesar saya datang dari kain nusantara itu sendiri. Saya tidak mau lari terlalu jauh dari budaya Indonesia, karena ini bukan tentang saya, namun tentang budaya kita. Saya berusaha memetakan Indonesia secara kain dari pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan lain sebagainya. Dari mulai Tenun Buna, Tapis Palembang, Sulam Tangan dan teknik-teknik khas dari setiap provinsi.

    Apa rencana dan misi kebudayaan Oscar Lawalata selanjutnya?
    Projek ini hanyalah awal dari gerakan “I Am Indonesian” yang mengangkat perempuan sebagai pelaku utama di industri mode, kebudayaan maupun lini kehidupan. Untuk selanjutnya, saya akan membuat projek lain yang mengangkat kultur Indonesia seperti musik dan tarian dan juga lintas umur serta gender.

    Pengaruh budaya luar semakin besar di era globalisasi, apa triknya agar kita tidak mudah terbawa dan tetap bangga sebagai orang Indonesia?
    Benar sekali bahwa semakin banyak informasi yang masuk di era digital ini. Namun, kalau kita tahu bahwa kita memiliki kekayaan yang tidak dimiliki bangsa lain, akan mudah untuk tidak terpengaruh. Tetapi kalau kita terbius dan tidak memiliki awareness akan keindahan budaya nusantara, maka mudah sekali untuk terikuti. Itulah mengapa saya ingin menggaungkan hal tersebut melalui “I Am Indonesian”.


    Penulis & Pengarah Gaya : Nina Natasya
    Fotografer: Michael Andrew
    Videografer: Akhmad Dariel
    Editor: Filisya Thunggawan
    Lokasi: Museum Nasional Indonesia