Career

Tips Bertahan dari Pekerjaan yang Dibenci

  by: Hana A. Devarianti       17/5/2016
  • Situasi: Anda benci pekerjaan saat ini dan ingin segera resign. Sayangnya: hingga kini belum menemukan pekerjaan lain yang lebih baik. Well, tidak perlu khawatir. Cosmo temukan cara untuk tetap bertahan dari pekerjaan yang dibenci sebelum akhirnya mengambil jalan terbaik untuk karier Anda.

     

    Jangan Terburu-Buru



    Cosmo tahu ketika sudah membenci pekerjaan, hal yang selalu terlintas di benak Anda adalah keinginan untuk segera resign. Namun, jangan terburu-buru membuat keputusan untuk mengundurkan diri. Perusahaan yang sedang mencari biasanya memilih kandidat yang masih bekerja, dan ini berarti Anda bisa mendapatkan posisi yang lebih baik ketika melamar ke pekerjaan yang baru.

     

    Cari Tahu Asal Rasa Benci

    Faktanya, akan lebih sulit menemukan pekerjaan yang baru ketika Anda tidak dapat mengetahui alasan dari rasa tidak nyaman di pekerjaan yang sebelumnya. Penting lho untuk mengetahui asal rasa benci yang membuat jam kerja serasa mimpi buruk. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah menemukan pekerjaan dan perusahaan yang lebih baik untuk pengembangan karier di masa depan.

     

    Buat Rencana Jangka Panjang dan Jangka Pendek



    Tujuan akhir alias rencana jangka panjang Anda tentu saja resign dari pekerjaan saat ini. Namun, harus diakui kalau masih ada hari esok di mana Anda harus duduk dan mengerjakan tugas yang tidak disukai. Tidak ada salahnya membuat pula rencana jangka pendek untuk mengurangi rasa stres di kantor. Semisal, mengikuti kelas boxing untuk melampiaskan perasaan atau hal yang lebih sederhana seperti menyiapkan latte favorit setiap pagi agar Anda lebih bersemangat bekerja.

     

    Identifikasi Kelebihan Diri

    Rasa benci terkadang membuat Anda lupa untuk mensyukuri hal yang paling penting: kelebihan yang dimiliki. Coba deh fokus untuk menunjukkan kelebihan tersebut daripada fokus pada rasa merana saat berada di kantor. Tidak hanya mengurangi stres di kantor, hal ini juga membantu Anda untuk mengetahui hal-hal yang perlu ditonjolkan saat melakukan wawancara di pekerjaan yang baru.

     

    Siapkan Perpisahaan yang Baik

    Mungkin Anda lebih ingin untuk mengatakan “Bye, Felicia!” sambil mengibaskan rambut layaknya karakter Cookie Lyon dalam serial TV Empire. Namun, Anda tentu tidak boleh melakukannya kepada rekan kerja, apalagi atasan. Adalah ide yang buruk untuk meninggalkan kesan yang tidak manis pada perusahaan. Sebaliknya, siapkan perpisahaan yang dapat memberi impresi yang baik. Sehingga, transisi antara pekerjaan yang lama dengan yang baru dapat berjalan dengan mulus. (Hana Devarianti/VP/Image: Kaspars Grinvalds/shutterstock/clickphotos)