Better You

5 Cara Agar Terhindar dari Gigi Sensitif

  by: Silvya Winny       13/5/2017
  • Bicara tentang gigi sensitif, pasti siapapun Anda pernah mengalaminya. Dari mulai kesakitan saat sedang menggigit es krim, meringis ngilu saat minum air dingin (koktil dingin pun), terasa nyeri saat makan soto yang panas, bahkan saat makan triple chocolate cake kesukaan. Keluhan ini kerap menganggu aktivitas sehari-hari Anda? Karena problema gigi ini cukup menyiksa, Cosmo punya solusi cepat untuk mengakhirinya.

    Guess What?
    Sebelum melangkah lebih dalam, Anda pasti mengira kalau makanan makanan dan minuman yang panas, dingin, hingga asam menjadi pemicu gigi sensitif. Darling, bukan itu! Saluran dentin atau lapisan pelindung syaraf gigi yang pelan-pelan terbukalah penyebabnya. Makanya, ketika makanan atau minuman yang “merangsang” itu datang, rasa ngilu itu pun jadi menyerang. Worry no more, ladies! Kalau cepat-cepat Anda atasi, rasa sakit yang menusuk bisa cepat pergi.


    #1 Perhatikan Konsumsi Makanan
    Walaupun ini artinya Anda akan berusaha ekstra untuk menahan banyak “godaan” menarik, pilihan makanan atau minuman tertentu ternyata memberi efek spesifik buat kesehatan gigi. Jadi bila memang gigi Anda tergolong sensitif, hindari dulu sementara makan makanan atau minuman dengan suhu yang ekstrem yang merangsang rasa ngilu tersebut muncul.



    #2 Jaga Kebersihan Mulut
    Perhatikan higienitas mulut dan kesehatannya dengan cara menyikat gigi secara rutin, atau sesimpel berkumur menggunakan obat kumur. Saat membersihkan gigi, bersihkan hingga ke sela-sela gigi setelah makan.


    #3 Perhatikan Bulu Sikat Gigi
    Sedikit ataupun banyak sikat gigi memberi pengaruh terhadap kesehatan gigi Anda, lho. Jika selama ini Anda menggunakan sikat dengan bulu sikat ukuran medium dan gigi juga masih terasa ngilu, gunakanlah bulu sikat yang lebih lembut untuk menjaga penurunan gusi, dan parahnya, iritasi gusi. Selain itu, temukan sikat gigi yang dapat menjangkau seluruh bagian dalam gigi, hingga ke sudut terdalamnya.



    #4 Rutin ke Dokter Gigi
    Anda tidak akan tahu bagaimana kondisi terkini gigi bila tidak mengunjungi dokter gigi secara rutin. Amannya, adalah enam bulan sekali. Kondisi perusakan gigi akan butuh proses, dan selama belum parah, pengecekan secara rutin bisa mencegah kondisi gigi pada perusakan. Hii, siapa yang tak mau senyum indah Anda terganggu karena ada gigi yang hilang karena terpaksa harus dicabut, kan?  Sebelum itu terjadi, go and see your dentist.

    #5 Pasta Gigi Khusus Gigi Sensitif
    Kenali gigi Anda dengan spesifik sehingga Anda jadi tahu pasta gigi apa yang cocok untuk masalah gigi. Bila kondisi gigi sensitif, gunakanlah yang sesuai. Seperti Sensodyne yang didedikasikan khusus untuk permasalahan gigi sensitif. Karena gigi yang bersih dan sehat, selalu berawal dari memilih pasta gigi yang tepat. Ayo dicoba! (Silvya Winny / Image: dok. Cosmopolitan by Silvya Winny)