Love & Sex

5 Alasan Sebuah Hubungan Bisa Berakhir

  by: Sky Drupadi       22/5/2017
  • Bertemu, berkencan, dan putus. Kadang, semua upaya Anda dalam mempertahankan hubungan terasa sia-sia. Setelah hubungan tersebut berakhir pun Anda masih bertanya-tanya, salah di mana ya kita? Sedihnya, ada beberapa hal tak terhindari yang membuat hubungan Anda go downhill...

     

    Prioritas Berbeda



    Let's face it, walaupun berada dalam sebuah hubungan, Anda masih menginginkan kebebasan and do your thing. Itu bukan suatu masalah. Yang menjadi problem adalah ketika Anda dan dia tidak saling memahami hal tersebut. Mungkin Anda suka traveling, sedangkan dia lebih memilih bersantai di rumah. Bukan hanya soal kegiatan, prioritas Anda juga bisa berbeda dalam hubungan itu sendiri. Misalkan ketika ia sudah siap melamar, sedangkan Anda masih ingin fokus pada karier. Ketika prioritas tersebut tidak menemukan titik temu, tidak mengejutkan jika jalur Anda dan dia semakin menjauh.

     

    Masalah Personal

    Mudah untuk merasa egois dan memikirkan diri sendiri saat menjalankan sebuah hubungan. Namun sebenarnya, dia pun juga memiliki beban di pundaknya. Everybody has a baggage. Baik itu kenangan traumatis, hubungan masa lalu, broken family, atau kepercayaan diri. Ketidakmampuan untuk memikul beban satu sama lain bisa menjadi satu alasan sebuah hubungan akan berakhir.

     

    Tidak Realistis



    Hmm, mungkin jika Anda terlalu sering nonton drama Korea atau film romantic-comedy, Anda akan memiliki ekspektasi yang tidak realistis terhadap si dia. Cinta memang hal yang indah, tapi real love membutuhkan usaha, dan kadang penampakannya tidak selalu 'cantik'. Ladies, dia bukanlah Prince Charming.

     

    Ternyata Bukan Cinta

    Cinta adalah suatu perasaan yang sulit digambarkan, jadi wajar saja jika orang salah mengartikan perasaan tersebut. Contohnya seperti cinta pada pandangan pertama. Apa benar itu cinta? Atau hanya ketertarikan sesaat pada fisiknya yang tampan dan seksi? Begitu juga dengan perasaan bahagia saat baru memulai hubungan. Apakah itu cinta, atau hanya honeymoon phase saja? Bila salah satu pihak sadar bahwa selama ini yang ia rasakan bukan cinta, it's time to say goodbye.

     

    Fall Out of Love

    Ini merupakan alasan yang paling menyakitkan dan sulit diakui oleh siapa pun. But it's the truth, dear. Orang bisa berhenti merasa cinta terhadap orang lain. Saat mulai menyadarinya, Anda mungkin akan merasa marah, sedih, dan bersalah memikirkan semua waktu dan kenangan yang telah dilalui. Tapi jangan anggap semua itu a waste of time. Percayalah, hal tersebut merupakan sebuah pembelajaran berharga dan yang paling penting, akan membawa Anda ke hal-hal yang lebih baik lagi. (Sky Drupadi / SW / Image: outnow.ch)