Career

Pilihan Baju Untuk Interview Kerja Sesuai Bidang Kamu

  by: Silvya Winny       2/5/2018
  • Baru lulus kuliah, dapat panggilan kerja dan masih bingung baju seperti apa sih yang akan kamu pakai? Suka atau tidak, fashion dan bagaimana penampilan fisik kamu saat wawancara pekerjaan impian itu amat penting. Ketika memutuskan apa yang akan dikenakan untuk wawancara kerja, kamu pasti cenderung ingin menyesuaikan diri dengan budaya perusahaan namun juga berusaha tidak “lari” dari karakter diri. Untuk menavigasi keduanya agar beriringan itulah yang kerap jadi tantangan.

    Saat ini, bahkan beberapa perusahaan dengan seleksi paling ketat pun telah melonggarkan aturan berpakaian mereka untuk beradaptasi dengan jaman dan teknologi. Okay, terlepas dari kenyataan bahwa ini saatnya untuk CV yang lebih “berbicara”, namun apa yang kamu kenakan pun bisa menjadi faktor penentu. Well, jangan sampai stres dalam memilih busana untuk dipakai wawancara melebihi stres dalam menyiapkan materi dan jawaban tapi yaa.

    Berikut saran busana saat wawancara yang sesuai dengan bidang yang kamu lamar!

    Jika Kamu Wawancara Untuk: Pekerjaan Kreatif
    Contoh: penulis, editor, editor foto, film, desainer grafis, direktur seni


    1. Untuk bidang kerja ini kamu bisa lebih leluasa dalam memilih busana. Tidak terlalu rapi namun jangan sampai terlihat seakan mau ngafe. "Saya tidak khawatir tentang karakter berpakaian kamu,” ujar Frank Dahill, seorang perekrut dari Sam & Lori di New York. “Jika kamu tidak memiliki kepribadian, pakaian tidak akan membantu. Saya lebih suka melihat cara berpikir seseorang."
    2.    Meskipun kamu tidak memakai rok, jangan muncul dengan kemeja yang terlampau mini atau belahan dada terlalu rendah. Apa yang ada di sosmed, tidak selalu berlaku dalam dunia professional.
    3.    Pastikan baju kamu nyaman. Saran Cosmo, coba baju yang akan kamu pakai sehari sebelum wawancara, supaya kamu bagaimana kamu bisa bergerak dengan baju tersebut.
    4.    Pilihan aman: Sepatu tertutup, celana harus hitam atau denim gelap, dan jaga aksesori dalam jumlah minimum.

    Jika Anda Wawancara Untuk: Perusahaan Korporat
    Contoh: firma hukum, real estat, hubungan masyarakat, penjualan, pemasaran, iklan, atau eksekutif akun

    1.    Pastikan semua rapi (rambut, kemeja, sepatu). Jangan memakai riasan terlalu banyak dan rambut Anda bersih dan sederhana. Jangan pernah memakai parfum berlebihan.
    2.    Investasikan blazer yang bagus. Pricey tapi ia bisa kamu padankan dengan apa saja dari mulai blus sederhana dan celana panjang berpotongan rapi. Sekali lagi, pilih sepatu tertutup  dan tidak lebih tinggi dari 6cm.
    3.    Pilih baju dengan warna konservatif. Kenapa? Ini membuat kamu terlihat berkelas. Jangan sampai terlalu cerah, terang dan bikin pewawancara kesilauan bertatapan dengan kamu.
    4.    Hindari kemeja dengan potongan dada rendah apalagi dengan unsur lace.

    Jika Kamu Wawancara Untuk: Dunia Fashion Mode
    Contoh: Fashion editor, buyer, stylist, perancang busana, merchandiser.


    1.    Kesalahan yang dilakukan orang ketika wawancara untuk pekerjaan yang berkaitan dengan mode adalah berasumsi bahwa mereka harus berpakaian edgy atau update dengan tren.
    2.    Apa yang Anda kenakan tergantung dari pekerjaan dan perusahaan yang Anda lamar: Tampilah sesuai estetika brand perusahaan tersebut, tapi jangan sampai kamu muncul dengan penampilan yang seakan berjalan di panggung runway.
    3.    Jaga supaya tetap terlihat sederhana dan sebagai gantinya pilih aksesori yang mencuri perhatian. Pilih sepatu yang stylish, tas dan perhiasan modern yang memperlihatkan selera fashion kamu.
    4.    Jangan terlalu fashion-forward. Ingat ya, di sini kamu ingin orang-orang berpikir “dia terlihat rapi dan bergaya dalam baju itu” bukannya,  “wow, itu adalah gaun desainer yang sangat mahal.” Kalau begitu pakaian hanya akan mengecoh fokus pewawancara nantinya.

    Jika Kamu Wawancara Untuk: Bidang Keuangan
    Contoh: perbankan, konsultan, akuntan, asuransi, analis riset, analis saham

    1.    Di bidang keuangan — setidaknya pada tahap wawancara — sayangnya tidak banyak yang berubah. Kamu dituntut untuk tampil konservatif dan profesional.
    2.    Kenakan setelan celana panjang atau rok hitam gelap. Padukan dengan blus putih atau warna lembut dan aksesori yang minim. Serius deh, anting saja sudah cukup.
    3.    Pilih celana yang pas dan tidak ketat. Oh ya, jika kamu berencana pakai rok pilih dengan panjang yang melebihi lutut ya.
    4.    Please, hindari memakai stoking warna-warni atau bermotif. Ini bukan situasi yang cocok untuk memamerkan tungkai kaki kamu. So, sepatu heels disarankan tidak lebih dari 6cm.

    Jika Kamu Wawancara Untuk: Pekerjaan Teknologi dan Startup
    Contoh: pembuat kode, manajer produk, desain grafis, komunikasi, ahli strategi konten, IT

    1.    Startup umumnya memiliki karyawan yang lebih muda dan bekerja di sini terkenal dengan atmosfer kantor yang lebih santai, sehingga ketakutan terbesar orang saat wawancara di sini adalah overdressed di lautan para hipsters.
    2.    Solusi praktisnya adalah berpakaian setidaknya setengah langkah dari orang lain. Jadi orang yang mewawancarai kamu tahu kalau kamu niat tampil untuk wawancara.
    3.    Datanglah dengan mengenakan setelan gaya perusahaan tersebut yang membuat mereka tahu kalau kamu mengerti industri tersebut. “Jika kamu muncul dengan three-piece suit, kamu sebaiknya memberikan jawaban yang mereka harapkan. Tetapi jika kamu hanya ingin bekerja di sini dengan motivasi untuk mencari lingkungan kerja yang beda, perusahaan tersebut mungkin berpikir mereka tidak dapat menawarkan Anda menginginkan yang Anda inginkan," jelas Jill Jacinto, Managing Editor untuk WORKS by Nicole Williams.
    4.    Perlihatkan keseriusan kamu atas posisi yang kamu lamar dengan tidak berpakaian berlebihan. Pilihlah nuansa denim gelap dan blus yang dimasukkan dalam celana, atau rok stylish yan dipadukan dengan blazer, plus aksesori sederhana.

    Goodluck, ladies!!!

    (Image: Anastasia Nelen©123RF.com)