Better You

Ups, Makanan Ini Harus Kamu Hindari Saat Buka Puasa!

  by: Alvin Yoga       16/5/2018
  • Tak terasa sebentar lagi bulan Ramadan. Cosmo akui, terkadang memang sulit menyiapkan menu makanan untuk berbuka atau sahur, apalagi untuk sebulan penuh. Padahal, sejujurnya ada beberapa makanan yang juga harus dihindari selama bulan puasa, terutama agar maag kamu tidak kambuh dan tidak bau mulut. Ingin tahu makanan apa saja yang sebaiknya dihindari? Baca!


    Buah dan Sayur Yang Menghasilkan Gas



    Beberapa buah dan sayur dapat menghasilkan gas, semisal sayur sawi dan kol, juga kacang-kacangan. Bawang bombay juga harus dihindari, lho. Menurut Oklahoma Foundation for Digestive Research, mereka yang mengonsumsi bawang bombay ternyata mengalami pengurangan pH lambung dalam waktu cepat (semakin rendah pH, asam pun semakin tinggi) sehingga meningkatkan kemungkinan untuk sakit lambung. Tak hanya itu, bawang bombay juga dapat menyebabkan mual serta bau mulut. Untuk buah, nangka, pisang ambon, dan buah yang dikeringkan seperti kismis juga perlu dihindari agar perut kamu tidak penuh gas yang bisa memicu asam lambung. Tomat juga menjadi salah satu buah yang harus dihindari karena mengandung sitrat dan asam malat yang dapat meningkatkan asam lambung. 


    Minuman Bersoda

    Untuk yang satu ini jelas harus dihindari, karena soda dapat menghasilkan banyak gas yang menyebabkan rasa perih di perut, belum lagi kamu akan cepat merasa "kenyang" dengan adanya gas di dalam perut. Sebaiknya hindari dulu minuman bersoda dan alkohol selama puasa, terutama ketika berbuka saat kondisi perut sedang kosong.


    Makanan Pedas

    Ya, Cosmo tahu bahwa menolak makanan pedas memang mustahil, terutama jika kamu penggemar makanan pedas. Makanan pedas memang nikmat, tetapi di sisi lain juga dapat melukai lambung, terutama jika porsinya terlalu sering atau terlalu banyak. Mengganti sambal dengan merica juga bukan pilihan yang baik karena hasilnya akan tetap sama. Pasalnya, makanan pedas seperti mustard dan saus sambal dapat memperburuk gejala gastritis. Tak hanya itu, refluks atau kenaikan asam lambung yang disebabkan makanan pedas juga menjadi penyebab utama munculnya penyakit maag.


    Makanan dan Minuman Asam

    Semisal makanan yang mengandung cuka, atau buah citrus yang rasanya asam seperti lemon dan jeruk. Hindari pula jus jeruk untuk minuman berbuka, serta kopi yang mengandung kafein tinggi yang dapat membuat lambung mengeluarkan banyak asam. Tak hanya itu, penderita sakit maag juga biasanya disarankan menghindari susu full cream ketika berbuka karena mengandung lemak tinggi dan laktosa yang membuat susu menjadi sulit dicerna oleh tubuh. Ketika laktosa tidak dapat dicerna dengan baik, perut akan menjadi kembung dan menghasilkan gas yang dapat membuat perut kembung.




    Beberapa Makanan Karbohidrat

    Beberapa makanan karbohidrat seperti ubi dan singkong dapat membuat perut menghasilkan banyak gas, yang berujung pada sakit lambung jika dikonsumsi dalam jumlah yang terlalu banyak.


    Makanan Manis

    Bukannya tidak boleh dikonsumsi, namun jumlahnya yang perlu dikurangi. Selain akan membuat kerja lambung menjadi berat karena sulit dicerna, makanan berlemak tinggi seperti krim kue dapat meningkatkan peradangan pada selaput lambung yang berujung pada sakit lambung. Tak hanya itu, coklat juga merupakan salah satu makanan yang harus dihindari. Alasannya, cokelat mengandung kafein dan stimulan lainnya yaitu theobromine serta cocoa dan lemak tinggi yang dapat menyebabkan refluks atau naiknya gas dari lambung. Psst, donat juga termasuk dalam daftar makanan yang harus dihindari karena berlemak tinggi, lho.


    Makanan yang Digoreng

    Makanan yang digoreng mengandung asam lemak trans dan lemak jenuh, yang berpotensi melukai selaput lambung dan memicu asam lambung yang menyebabkan iritasi. Tak hanya itu, lemak juga dapat memperlambat otot-otot pencernaan dan menyebabkan otot-otot kandung empedu berkontraksi, memperlambat pengosongan lambung, serta memperburuk konstipasi. Hindari makanan yang digoreng kering seperti french fries, keripik kentang, serta berbagai jenis makanan yang digoreng tepung, terutama yang menggunakan margarin.

    (Alvin Yoga / SW / Image: Dok Руслан Шугушев©123RF.com)